
"dan saya viola anindita asisten pribadi presdir" ucap viola
"saya viona anindya sekretaris pribadi presdir" ucap viona
"saya angnesia tan flora pengawal pribadi presdir" ucap nesi
"baiklah, ini tuan Elvano kenan putra sanjaya presdir utama dari Ken company" ucap gio
"dan saya giorgino asisten pribadi tuan Ken" lanjutnya
(dia Ken teman masa kecil ku, astaga aku bertemu dengan nya sekarang, apa dia mengingat ku) batin bee
"baik tuan gio salam kenal" ucap viola
"mari nona kita bahas kerja sama yang akan kita lakukan" ucap gio
"tunggu gi, saya ingin berbicara pada nona Beequeen" ucap ken
"ah tapi tuan....."
Belum sempat gio menjawab viola sudah memotong bicara nya.
"tidak apa tuan gio biar mereka berdua berbicara dulu" ucap viona
Mereka pun meninggalkan Ken dan Bee berdua di ruangan vip tersebut
"queena" panggil Ken berkaca kaca
"kenan" panggil Bee juga
Bruukkhh
Tiba tiba Bee memeluk ken
"kenan hiks aku merindukan mu hiks kau kemana saja hiks selama ini hiks" ucap Bee menangis
"queena maaf kan aku, aku juga merindukan mu, selama ini aku mencari mu tapi tak menemukan mu tak ada jejak tentang dirimu" ucap ken
"kau jahat hiks kenapa kau meninggalkan ku hiks aku menderita tanpa mu hiks aku kesepian kenan hiks hiks" ucap Bee lagi sambil menangis di pelukan kenan
"tenang queena sekarang aku ada di sini, aku akan selalu menjaga mu lagi" ucap kenan sambil mengelus lembut punggung bee
"janji ya Ken jangan tinggalkan aku lagi" ucap Bee sambil melepas pelukan nya dan menyodorkan kelingkingnya pada ken
"iya aku janji sayang" jawab Ken membalas jari kelingking bee
"baiklah sekarang berhenti menangis kau jelek tau kalo menangis seperti itu" ucap Ken sambil mengusap sisa air mata di pipi bee
"kau ini kebiasaan selalu menggoda ku" ucap Bee menahan malu nya
"hey kenapa dengan pipi mu merah begitu hem" ucap len menggoda nya
"ah kau ini sudahlah" elak bee
"baiklah aku akan menyuruh mereka semua masuk" ucap Ken hanya di angguki bee
Mereka akhirnya masuk ke ruangan itu namun mereka kaget melihat Bee habis menangis 2V dan nesi memandang ken tajam seperti ingin menelan ken hidup hidup.
Ken yang di tatap mu merasa salah tingkah ingin menjelaskan namun takut akhirnya dia hanya diam tak bersuara.
"maaf tuan kenan terhormat apa yang sudah anda lakukan pada presdir kami" tanya viola dingin
"ah sa...ya ti...dak melakukan apa apa" ucap ken terbata
"tapi kenapa...."
Belum selesai bicara, Bee sudah memotong ucapan viola
"sudahlah viola nanti saya yang akan jelaskan padamu" ucap Bee datar
"baik presdir" ucap viola
"baiklah saya akan mulai presentasi nya" ucap gio
Akhirnya mereka semua mendengarkan presentasi yang gio ucapkan sesekali ken memandang wajah Bee yang nampak serius, wajah yang selama ini dia rindukan.
"baiklah bagaimana nona Beequeen" tanya gio
"menurut saya bagus tapi keputusan ini juga di ambil oleh viola asisten saya" ucap Bee datar
"bagus tuan gio saya menyukai nya alangkah baiknya kita melakukan kerja sama ini akan saling menguntungkan bagi perusahaan kita masing masing" ucap viola
"baik nona kalo begitu akan saya buat kontrak kerja sama nya lalu akan mengirimkan nya lewat email anda" ucap gio
"baik tuan saya akan menunggu nya" ucap viola
"baiklah tuan kalo begitu kami permisi dulu" ucap viola
"tunggu nona, lebih baik kita lakukan makan malam bersama dulu" ucap ken
"baiklah tuan kenan" ucap viola
Mereka pun memesan makanan dan melakukan makan malam nya dengan tenang.
.
.
.
.
.
.
***Masih banyak nih kejutan nya kak, rahasia Bee juga masih banyak loh yang belum terbongkar.....
Makanya yuk kak baca terus jangan lupa dukungan nya ya kakak kakak cantik😘***