Princess Mafia

Princess Mafia
Episode 102



Beberapa menit kemudian alex dan bee berhenti di sebut mini market untuk membeli camilan yang di minta viola saat di telpon tadi.


"ayo turun, aku bantuin belanja" ajak alex


"iya lex" jawab bee


"aku yang bawa troli nya kamu tinggal pilih aja" perintah alex saat masuk ke mini market


"iya bawel banget sih" balas bee


"ayo kita ke sana dulu beli buah" lanjutnya


"jangan lupa beli melon ama setrobery yah" ucap alex


"melon. ?? Buat apa. ??" tanya bee bingung


"ish itu kan buah kesukaan aku yank" jawab alex, Bee hanya ber oh ria


Setelah memilih buah Bee mengajak alex ke bagian makanan ringan, saat sedang mengambil snack tiba tiba ada yang tak sengaja menyenggol Bee membuat Bee terjatuh.


Bruukh


"aduuhh" suara rintihan bee


"astaga maaf nona saya tidak sengaja" ucap lelaki yang menyenggol bee


"Queen kamu ga papa, ada yang sakit tidak" tanya alex khawatir


"aku ga papa kok" jawab bee


"nona alexsa, maaf saya tidak sengaja" ucap lelaki tadi


"hah tuan Elden, iya ga papa kok tuan saya baik baik saja" jawab bee


"kalo begitu kami permisi dulu ya tuan" lanjutnya


"tunggu nona" tahan elden


"iya tuan ada apa" tanya bee


"ehm boleh saya minta nomor ponsrl anda" tanya Elden ragu


Bee pun melirik alex, sedangkan yang di lirik hanya membuang muka nya karna kesal.


"ehm ini kartu nama saya di situ juga ada nomor lonsel saya" jawab bee sambil memberikan kartu nama milik nya


"terima kasih nona alexsa" ucap Elden


"iya tuan Elden kalo begitu kami permisi" ucap bee hanya di angguki Elden


Bee langsung menggandeng tangan alex dan mengajak alex ke kasur untuk membayar blajaan nya.


Setelah selesai berbelanja mereka melajukan kendaraan nya untuk pulang ke mansion. Sekitar 20 menit mereka telah sampai di mansion Bee.


"mommy" panggil zio saat melihat bee


"hai sayang, maaf ya mommy baru pulang soalnya kerjaan mommy banyak" ucap bee sambil memeluk tubuh zio


"iya mom ga papa zio paham kok" jawab zio


"daddy gak di peluk nih" ucap alex cemberut


"eh iya sini zio peluk daddy" ucap zio sambil mendekat ke arah alex


"ehem yang suka nya berduaan jadi lupain keluarga" sindir ray


"tau tuh, kalian ke mana aja sih dari siang ampe larut gini baru pulang atau jangan jangan... " ucap viola sengaja di gantung


"jangan jangan apa hah" tanya bee menatap tajam viola


"hehehe ga jadi" jawab viola nyengir


"mending kalian mandi dulu gih bau tau gak" perintah viona


"mana ada bau, Queen kan wangi gitu loh" ucap bee narsis


"eeiiyuuu gak cocok lo Bee narsis gitu" balas nesi


"bodo lah serah gue" balas Bee cuek


"kak bunga nih ada buah juga cemilan, ambil seperlunya sisa nya simpen aja" ucap bee pada bunga sambil memberikan kantong blajaan nya


"iya lexa, yaudah kamu mandi terus makan gih kita udah makan kok" balas bunga lalu pergi ke arah dapur


"yaudah aku naik dulu ya" ucap bee


"aku juga lah, mau mandi gerah banget" tambah alex


"jangan macem macem lo lex" ucap ray menatap alex


"gak macem macem kok ray cuma satu macam iya gak yank" ucap alex sambil merengkuh pundak bee


"widiihhh udah sayang sayangan aja nih" ucap viona


"paan sih lex jangan pegang gini, geli tau" ucap bee kentus sambil melepaskan tangan alex dari pundaknya lalu pergi ke arah kamar nya


"yank tungguin napa" ucap alex sambil mengejar bee


"satu balok es udah cair nih tinggal sisa nya" ucap viola sambil melirik rey


"apa lo liatin gue hah minta di colok" ucap rey dingin


"ya elah rey kapan lo bisa cair sih perasaan lama lama lo tambah dingin aja, jangan ampe bikin nih mansion beku ye" balas viola


"emang gue putri Elsa bisa bikin Kerajaan Narindele (bener gak tuh kaya cerita Frozen😂) beku" ucap rey kentus


"hahah ternyata lo bisa becanda juga rey" ucap viona tertawa


***


Skip keesokan harinya


Saat ini Bee tengah berada di markas nya, karna malam ini Bee akan menyerang markas TBR secara besar besaran dan ingin menghancurkan nya secara habis sampai akar akar nya.


"yoga persiapkan semua pasukan kuat untuk penyerangan kali ini, termasuk para seniper handal" perintah bee


"baik Queen" jawab yoga


*Note : saat Bee sedang merencanakan rencana disini Bee tidak bicara dengan kata aku kamu karna menurut author kurang sreg ya maka dari itu author nulis nya lo gue.


**Back to story***


"viola dan 80 pasukan menyerang dari arah barat, viona dan 80 pasukan menyerang dari arah timur, nesi, rey dan 50 pasukan menyerang dari arah selatan, sedangkan haikal, yoga dan 5 seniper kalian bawa helikopter untuk mengawasi dari atas, gue serta 30 pasukan akan menyerang arah depan" ucap nya berhenti sejenak


"ingat ray lo dan 15 anggota selamatin semua wanita yang mereka kurung di markas itu karena mata mata gue kemarin bilang kalo terdapat banyak wanita yang di jadikan budak nafsu mereka" lanjutnya


"jangan lupa persiapkan diri kalian, bawa senjata kalian masing masing, jangan sampai ada yang terluka parah dan kalian harus saling membantu, PAHAM" ucap bee tegas


"kami paham Queen" jawab mereka kompak


"baiklah bersiap lah kita akan memulai permainan nya" ucap bee dengan senyum semrik nya


***


Malam hari pun telah tiba, saat ini Bee dkk serta anggota mafia nya sedang berada di markas TBD untuk bersiap ke markas TBR.


"dengarkan saya baik baik" ucap bee tegas dan dingin


"kalian akan mendapat intrukdi dari ketua kalian masing masing, saya hanya berpesan jaga kalian baik baik jangan sampai terluka parah dan saya harap kalian bisa saling membantu, apa kalian PAHAM" ucap bee lantang


"paham Queen" jawab mereka serempak


"baiklah sekarang kita berangkat" ucap bee


Semua anggota naik mobil tak ada satupun yang menaiki motor, haika dan yoga pun membawa helikopter masing masing serta 5 seniper yang di minta Bee.


Mereka jalan beriringan, mobil Bee berada di depan karna sebagai lambang karna mobil leader terdapat bendera putih bertuliskan *THE* BLACK* DIAMOND*** dengan warna hitam juga gambar pedang bersilang terdapat diamond berwarna biru di tengah silangan pedang.


Saat berada di jalan raya semua kendaraan memilih minggir karena mereka tau jika TBD saat ini akan melakukan serangan besar besaran dilihat dari 2 helikopter yang terbang di atas dan ratusan mobil yang mengikuti mobil leader.


Mobil yang mereka naiki semua berwarna hitam dan bertuliskan THE BLACK DIAMOND berwarna silver di sebelah kiri dan kanan dan juga bendera putih berukuran sedang berlambang pedang silang dan diamond biru di setiap depan mobil.


Semua orang juga tau bahwa TBD adalah mafia penyelamat TBD juga membantu polisi untuk menangkap para penjahat juga narapidana dengan syarat polisi tak akan membubarkan TBD.


Satu jam kemudian anggota TBD telah sampai di markas TBR, mereka memarkirkan mobil nya jauh dari markas TBR agak tak di ketahui oleh anggota TBR, 2 helikopter juga ikut mendarat.


"baiklah semua bersiap, haikal dan yoga kalian nyerang nanti saat rey dan anggota nya telah membubarkan para tahanan wanita" ucap nya


"baik Queen" jawab haikal dan yoga kompak


"semuanya bersiap lets Start game" ucap bee lantang sambil mengayunkan 2 katana nya yang dia pegang ke arah depan


Sontak semua anggota berlarian ke arah masing masing mengikuti ketua mereka.


***


Saat ini viola dan 80 anggota nya menyerang di bagian barat, viola mengatur anggota nya untuk menyerang secara diam diam namun menghanyutkan.


"baiklah mari kita mulai permainan nya" ucap viola sambil mengayunkan senapan nya


Semua anggota langsung menyerang anggota TBR dengan bruntal, anggota TBR yang mendapat serangan dadakan pun kaget karan mereka tak menyiapkan metal.


Dukh


Sret


Sring


Dor dor


Bukh


Krek


Arrhh


Dukh


Dor dor


Dalam waktu singkat viola and The genk pun telah menghabiskan anggota TBR.


*****


Sedangkan ray dan 15 anggota nya telah berhasil masuk, mereka mencari di mana tempat sandera para wanita. Ray pun melihat ruangan yang menurutnya mencurigakan, tak mau lama lama ray mendobrak pintu ruangan itu.


Braak


Sekali tendangan pintu langsung terbuka, di sana terdapat puluhan wanita yang sedang di kurung bagaikan burung dalam sangkar.


Ray dan anggota langsung mendekati para wanita itu.


"kalian tenang saja kita dari TBD ingin menyelamatkan kalian" ucap ray dingin


"kalian tau di mana kunci untuk membuka sangkar ini" tanya ray dingin


"tuan biasanya mereka menyimpan kunci di dekat vas bunga itu" jawab salah satu wanita sambil menunjuk ke arah vas bunga yang berada di pojok ruangan.


"ali ambil kuncinya, kau hati hati bisa jadi anak jebakan" perintah ray datar pada salah satu anggota nya


"baik King" jawab ali


Beberapa menit kemudian Ali membawa kunci yang di minta ray.


"ini King kuncinya" ucap Ali sambil memberikan beberapa kunci


"apa tidak ada jebakan" tanya ray datar


"ada King sebuah asap beracun namun saya langsung menutup hidung saya dan untung tidak terjadi apa apa" jawab ali


"hmm kerja bagus" balas ray datar


Ray pun langsung membuka 3 sangkar yang di gunakan untuk mengurung para wanita itu, setelah terbuka semua para wanita itu mengucapkan terima kasih pada ray juga anggota nya.


"terima kasih banyak tuan tuan telah menyelamatkan kami" ucap salah satu dari wanita itu


"hmm setelah ini tinggalkan pekerjaan kalian ini dan Hidup lah dengan baik, kembali ke rumah kalian masing masing" ucap ray dingin


"baik tuan sekali lagi terima kasih" ucap wanita tadi


Semua wanita itu pun pergi keluar dari markas TBR yang menurut mereka adalah neraka, karna mereka di paksa untuk melayani semua anggota TBR setiap harinya tanpa beristirahat.