Oh My Davis

Oh My Davis
Kakek Austin



...~Happy Reading~...


“Kakek?” gumam Davis langsung menghela napas nya panjang, saat melihat laki laki paruh baya yang akan ia temui siang nanti, namun ternyata sudah terlebih dulu mendatangi apartemen nya.


“Cucu kurang ajar! Begini cara kamu Vis, kamu sengaja menunda pulang ke rumah karena kamu lebih mementingkan simpanan kamu, hah!” seru kakek Austin.


“Maaf Kek, tapi saya bukan simpanan,” cicit seorang gadis yang memakai kemeja putih polos kebesaran milik Davis.


Tadi saat Nichole baru saja selesai mandi, ia berniat untuk pergi ke dapur karena sangat haus. Namun, belum sempat ia mengambil minum, tiba tiba ia mendengar suara bel, dan tanpa pikir panjang, Nichole langsung membuka nya. Tentu saja, kakek Austin yang melihat keberadaan gadis dengan memakai pakaian seperti Nichole langsung terkejut dan tidak bisa berfikir positif.


Terlebih saat ia melihat penampilan cucu nya yang hanya mengenakan sebuah celana boxer pendek tanpa baju. Ia yakin, bahwa siapapun yang melihat nya pasti tidak akan bisa berfikir positif, batin kakek Austin.


“Berapa umur kamu?” tanya kakek Austin menatap Nichole.


“Tujuh belas tahun,” jawab Nichole dengan cepat, membuat kakek Austin terkejut dan langsung membulatkan matanya dengan sempurna.


“Apakah selera kamu anak di bawah umur?” tanya kakek Austin langsung melirik tajam pada cucu nya.


“Saya sudah tujuh belas tahun. Jadi saya bukan di bawah umur, saya sudah remaja,” kata Nichole seolah tidak terima.


“Kau masih anak anak, seharusnya kau masih duduk di bangku SMA. Mengapa kau mau dengan laki laki tua seperti cucu ku? Apa kau sangat membutuhkan uang?” tanya kakek Austin pada inti nya, hingga membuat Nichole seketika langsung terdiam.


“Dia tidak sebodoh cucu kesayangan, mu. Jadi dia bukan anak SMA lagi,” saut Davis dengan cepat namun datar.


Ya, cucu kesayangan kakek Austin, siapa lagi kalau bukan adik dari Davis yang merupakan anak paling pintar dan baik hati di sekolah nya. Hingga harus tinggal kelas selama hampir lima kali.


Davis adalah cucu tertua di keluarga Austin. Kakek Austin hanya memiliki satu anak laki laki dan dua cucu laki laki. Namun, keduanya tidak pernah akur apalagi bertemu. Mungkin Davis bertemu dengan adik nya terakhir kali saat adik nya masih usia balita.


Orang tua Davis sudah bercerai saat dirinya masih kecil. Ayah nya berselingkuh dengan bawahan nya sendiri, hingga akhirnya ibunya menutut cerai, dan berakhir bunuh diri karena terlalu mencintai suami nya.


Setelah kematian sang ibu, ayah dari Davis tidak pernah merasa menyesal sama sekali, justru laki laki itu malah menikah dengan wanita nya hingga memiliki anak yang juga laki laki.


Pernikahan itu hanya pernikahan sirih, hingga kini pun tidak banyak yang tahu bahwa ayah kandung Davis menikah lagi.


Bertahun tahun, Davis berusaha menahan diri untuk melihat keharmonisan keluarga baru sang ayah. Hingga akhirnya, Davis tidak sanggup lagi dan memilih meninggalkan negara nya.


Saat itu, usia Davis masih belasan tahun. Ia nekat pergi keluar negri, bertujuan untuk ikut adik dari kakek nya. Namun, dirinya malah hilang dan berakhir bertemu dengan Clayton.


Namun Davis menjadikan itu sebagai keberuntungan, hingga akhirnya ia bisa membangun kehidupan dan dunia nya sendiri.


Meskipun Davis pergi dari keluarga nya, dan tidak pernah pulang. Namun, ia masih tetap memantau keluarga nya dari jauh. Bahkan, perkembangan sang adik yang terlalu di cintai oleh para guru nya hingga selalu tinggal kelas pun, Davis tahu.


Namun ia membiarkan nya, karena bagi Davis itu bukanlah hal penting. Yang terpenting baginya, mereka semua yang ber status keluarga nya masih memiliki nyawa dan hidup sehat.


...~To be continue ......


...Ada yang tahu gak? Siapa adik nya akang Davis? Komen yah.......