Oh My Davis

Oh My Davis
Tembakan



...~Happy Reading~...


“Apakah kau yakin, kakak mu mati karena nya?” tanya Clayton yang tiba tiba ikut masuk ke dalam kamar Davis kala mendengar suara teriakan dari Kimmy.


Wanita itu menatap Clayton dengan begitu marah. Tangan nya semakin mencengkram pergelangan tangan Nichole dengan sebuah pisau kecil yang sudah ia letakkan di depan leher Nichole. Bahkan, ia tidak perduli dengan kandungan nya sendiri apalagi kandungan Nichole.


“Miyya itu orang baik. Aku heran mengapa dia bisa memiliki adik seperti mu!” imbuh Clayton yang membuat Kimmy seketika menjadi terdiam.


“Iya, kalian benar. Kakak ku memang sangat baik! Kakak ku orang baik, tapi kenapa tidak pernah kalian lihat hah!” seru Kimmy yang kini mulai berleehan air mata, “Dan kamu, kamu yang membuat kakak ku nekat pergi dari rumah, kakak ku rela mengikuti mu hanya untuk kamu, tapi kamu malah mengkhianati nya. Kamu menikahi wanita sialan ini!”


“Aaahhhh!” jerit Nichole kala pisau milik Kimmy berhasil menggores leher nya.


“Brengsekkk!” Davis hendak mendekat ke arah Kimmy, namun dengan cepat Clayton menahan nya, “Dia tidak tau apapun, lepaskan dia!”


“Hahaha, kau mencintai nya bukan? Kamu salah Davis, kamu salah! Seharusnya kamu hanya boleh mencintai kakak ku, bukan wanita lain, apalagi dia!” seru Kimmy semakin tak terima saat melihat Davis begitu khawatir kepada Nichole.


“Masuklah, dia sudah datang!” ucap Kimmy seraya berbicara dengan seseorang dari ujung earphone nya, ia masih menatap Davis dengan begitu dalam dan intens, membuat kedua laki laki itu sempat tertegun melihat nya.


Entah rencana apa lagi yang di miliki oleh Kimmy. Davis benar benar tidak menyangka bahwa ternyata Kimmy bukanlah orang sembarangan. Ia bukan wanota polos yang tidak tahu apa apa, wanita itu sudah menyiapkan semuanya dengan begitu matang, sedangkan dirinya? Ia bahkan tidak memiliki persiapan apapun.


‘Shitt!’ umpat Clayton ketika mendengar suara beberapa orang di luar sana yang mulai berdatangan, “Aku akan membantu Edward!” imbuh Clayton lalu ia segera bergegas untuk turun seraya mengeluarkan pistol yang memang sejak tadi sudah ia siapkan di dalam saku jas nya.


Sementara itu, Davis yang memnag tidak memiliki kesabaran lebih, ia tidak memperdulikan ancaman demi ancaman yang di keluarkan oleh Kimmy. Laki alki itu terus melangkah kan kaki nya untuk maju ke depan, semain dekat hingga membuat Kimmy semakin gugup sendiri


“Mundur atau—“


“Kau mau membunuh nya? Silahkan!” ucap Davis dengan ekspresi wajah datar nya, sontak hal itu membuat mata Nichole dan Kimmy langsung membola dengan sempurna, “Jangan kan dia, kamu pun bisa ku bunuh sekarang juga. Apa kau pikir aku perduli dengan siapa kamu?”


“Aku tidak perduli. Sekalipun kau adik kandung dari Miyya, orang yang pernah emnolong ku dan menyelamatkan hidup ku. Tapi untuk siapapun yang sudah menghancurkan hidup ku, maka dia pantas mati!” Langkah kaki Davis semakin dekat dan dekat membuat Kimmy semakin panik.


“Mundur kamu! Mu—aaaaaarrkkk!” pekik Kimmy saat dengan tiba tiba leher nya di cekik oleh Davis.


Laki alki itu berusaha merebut pisau dari tangan Kimmy, namun ternyata begitu sulit hingga membuat pisau itu semakin menggores dalam pada leher Nihcole.


Wanita itu hanya bisa menangis dan menggigit bibir bawah nya menahan rasa sakit yang teramat sangat luar biasa akibat pisau yang di genggam oleh Kimmy. Nihole tidak bisa lari, karena posisi tangan dan kaki nya terisak dengan tralis, ia hanya bisa pasrah dan berserah, hingga tiba tiba ...


Doorrr!


“Davissss!”