Oh My Davis

Oh My Davis
Kedatangan Nichole



...~Happy Reading~...


Bertahun tahun Davis mencari keberadaan seorang gadis yang pernah menyelamatkan nya.


Saat itu, Miyya datang dan memberikan nya makanan serta tumpangan menginap selama beberapa hari di rumah nya. Bahkan, Miyya dan orang tuanya memberikan beberapa bantuan kepada Davis.


Dari uang, pakaian bahkan untuk Davis keluar negri semua di urus oleh orang tua Miyya. Dan saat Davis sudah sukses bertemu Clayton, Davis mencari keberadaan Miyya. Namun sayang, gadis itu tidak ada, sejak orang tuanya meninggal, Miyya pergi dari rumah.


Dan tanpa Davis sadari bahwa ternyata Miyya melamar pekerjaan, sebagai seorang bodyguard untuk Chila. Bodohnya Davis, baru menyadari beberapa bulan terakhir, namun saat dirinya sudah mulai membuka hati untuk Miyya sebagai balas budi, takdir kembali memisahkan nya.


Kini, bukan jarak yang memisahkan nya dengan Miyya, si gadis penyelamat nya. Namun alam yang memisahkan nya begitu jauh.


"Pertemuan kita sangat singkat, tapi juga sangat bermakna." gumam Davis dalam hati nya.


Tok tok tok...


Cklek!


Mendengar suara ketukan pintu dan seseorang yang membuka pintu ruangan nya. Sontak saja membuat Davis langsung marah dan hendak menerkam siapa orang itu.


"Sudah ku katakan, jangan ada—" Tiba tiba ucapan nya terhenti saat melihat seorang wanita muda bertubuh mungil memasuki ruangan nya.


"Jangan ada apa?" tanya wanita itu mengerutkan dahi nya.


"Kenapa kemari?" Bukan menjawab, Davis justru balik bertanya.


Menghela napas berat, wanita yang tak lain dan tak bukan adalah istri Davis, yakni Nichole langsung mendudukkan diri di depan Davis setelah meletakkan sebuah kotak bekal makan siang nya di meja.


"Tadi pagi, kamu gak sarapan. Makanya siang ini aku sengaja datang untuk membawakan mu ini," katanya sedikit melirik ke arah meja makan, "Apakah kamu tidak punya sekertaris? Meja mu sangat berantakan."


"Kenapa?" tanya Nichole masih enggan untuk pergi.


"Tidak apa. Pulang lah, biar Yudha yang mengantarkan mu."


"Yudha? Asisten pribadi mu? Dimana dia? Baiklah, aku akan langsung pulang dengan nya," kata Nichole dengan sangat antusias dan segera beranjak dari kursi nya. Hingga membuat wajah Davis yang semula lemas dan enggan menatap wanita itu, seketika langsung memberikan tatapan tajam.


"Tadi di depan aku tidak melihat nya? Dia dimana? Katakan saja, biar aku yang mencari nya." imbuh Nichole menatap suaminya dengan tatapan berbinar.


"Kenapa kau senang sekali mendengar akan di antar kan pulang oleh Yudha?" tanya Davis langsung menatap tajam.


"Jelas saja aku senang. Yudha ganteng kok, dia juga baik, asik juga di ajak ngobrol. Dia sama seperti Faisal, jadi kenapa aku harus tidak senang?"


Mendengar jawaban dari Istrinya, seketika membuat Davis langsung menatap datar. Ia masih menahan rasa amarah nya, dan kini ia seperti di uji kembali oleh istrinya.


Dan entah mengapa, melihat bagaimana wajah Nichole yang terlihat bahagia sepeti itu karena laki laki lain, membuat dada nya semakin bergemuruh, seolah tidak terima.


Tanpa ia sadari, bahwa sebenarnya, Nichole hanya berpura pura bersikap seperti itu karena dirinya kesal pada Davis.


Bagaimana tidak kesal, dirinya sudah capek capek masak. Mengantarkan ke kantor dengan menggunakan taxi. Namun saat sudah tiba dirinya malah di usir. Maka dari itu, saat Nichole mendengar bagaimana z Davis menyuruh nya untuk pulang dengan Yudha, membuat sebuah ide berlian muncul dalam benak nya.


"Yudha sedang meeting. Kamu pulang nanti saja dengan ku!" ucap Davis dengan datar, membuat Nichole berusaha menahan tawa nya.


'Sudah ku duga.' gumam Nichole dalam hatinya bersorak bahagia.


...~To be continue......