Oh My Davis

Oh My Davis
Unknown Numbers



...~Happy Reading~...


Hari demi hari berganti, tak terasa kini usia kandungan Nichole sudah memasuki usia tujuh bulan. Tiada hari tanpa berbuat keusilan, entah itu dari hal yang sepele hingga besar. Davis benar benar selalu di repotkan oleh kemauan dan keinginan Nichole yang terkadang tidak masuk akal.


"Faisal tunggu!" seru Nichole ketika melihat keberadaan adik ipar nya yang hendak pergi.


Entah sudah berapa lama, ia merasa bahwa adik ipar nya kini semakin berbeda. Laki laki itu semakin jarang di rumah dan jarang berinteraksi dengan nya atau orang sekitar.


"Kenapa?" tanya Faisal mengerutkan dahi nya ketika melihat Nichole menghampiri nya.


"Kamu mau kemana? Kenapa harus pergi terus sih? Kamu sibuk banget ya?" Nichole menatap Faisal dengan intens.


Tak bisa ia pungkiri, bahwa ia juga merindukan canda tawa dari Faisal. Biasanya laki laki itu yang selalu menghibur nya dan selalu menemani nya. Namun sejak beberapa bulan ini, ia bahkan hampir tidak pernah lagi melihat nya setiap hari. Hanya saja terkadang weekend atau saat makan malam saja ia akan bertemu.


Mendengar pertanyaan dari Nichole, seketika membuat Faisal langsung menghela napas nya dengan berat, "Aku sedang sibuk menyelesaikan skripsi ku. Kau tau sendiri bukan, ancaman dari suami mu seperti apa. Dan aku membutuhkan konsentrasi extra!"


"Oh begitu!" Nichole hanya menganggukkan kepala nya sebentar, "Ya sudah sana pergi lagi. Aku tidak akan bertanya lagi, " imbuh Nichole tersenyum lalu ia kembali berbalik dan menuju kamar nya lagi.


Nichole memasuki kamar nya. Ia meneliti setiap benda yang berada di dalam kamar. Lalu tiba tiba pandangan nya terfokus akan suatu benda yang berada tepat di atas tempat tidur nya.


Entah mengapa, selama ia menghuni kamar itu bersama Davis, ia tidak pernah melihat adanya benda seperti itu di dalam kamar nya. Karena penasaran, akhirnya Nichole berusaha untuk naik ke tempat tidur dan mencoba untuk meraih benda tersebut.


Dan benar saja, seperti dugaan nya. Benda kecil yang berada di sisi bingkai foto itu ternyata ialah sebuah CCTV tersembunyi.


"Apakah Davis mengawasi ku lewat sini selama ini?" gumam Nichole pelan.


Dengan perlahan, Nichole kembali turun dari tempat tidur nya. Ia masih menatap sebuah benda berwarna hitam mungil di tangan nya dengan tatapan yang sulit di mengerti.


Drrrttt... Drrrttt...


Sontak pandangan Nichole langsung teralihkan. Ia menatap ke atas meja dimana ponsel nya berada. Nomor asing yang tidak terdaftar dari kontak nya, namun mampu membuat nya penasaran.


"H—halo... " jawab Nichole begitu pelan.


"Aku akan pastikan, kebahagiaan yang kau miliki akan segera sirna. Hahahaha!" ucap seseorang yang menggunakan suara samaran lalu tergelak begitu kencang, hingga membuat Nichole langsung menjauhkan ponsel nya dari telinga nya.


"Siapa kamu?" tanya Nichole masih mencoba menekan rasa takut nya.


"Akulah malaikat maut yang akan menjemput mu dan anak ku!" jawab nya lalu kembali tertawa hingga membuat Nichole membulatkan mata nya dengan sempurna.


Pyarrrr!


Seketika itu juga, Nichole langsung melemparkan ponsel nya hingga hancur berserakan ke lantai saat mendengar suara gelak tawa dari seberang sana.


Jantung Nichole berdetak dengan begitu cepat, keringat dingin mulai membasahi wajah nya dan tubuh nya semakin bergetar kalau kata kata itu terus terngiang di kepala nya.


"S—siapa dia? kenapa... "


...~To be continue... ...