Nguber Duda

Nguber Duda
Tujuh Puluh Sembilan



"Jadi kamu kembali lagi ke kampung ini Bee.., Aku fikir kamu akan jadi nyonya besar setelah menikah dengan laki-laki kota, tapi setelah dilihat-lihat biasa aja tuh. Bagusan kemana-mana kamu jadi istri ketiga ku kemarin. Karena kamu gak perlu lagi pergi ke kebun atau sekedar membersihkan rumah yang notabennya pekerjaan pembantu itu. Atau jangan-jangan suami kamu itu sudah bangkrut ya atau jadi banyak hutang karena bayarin hutang kamu kemarin. Ganteng sih boleh, tapi kalau banyak hutang percuma ha... ha... " Ucap seorang laki-laki yang baru saja melewati depan rumahku.Atau lebih tepat nya memang sengaja melewatinya? Karena melihat aku yang sedang menyapu halaman.Masih terobsesi padaku kayaknya.


Siapa lagi pelakunya hayo?kalau bukan juragan Santos. Mantan calon suami yang gagal menikahi ku.Lagian kok orang itu bisa tau aku dirumah dan pergi kekebun segala. Padahal itu sudah kemarin lho? Tau dari mana coba?


Aish..emamg dasar kepo sih, kayak perempuan aja nih laki. Lemes banget bibirnya pengen gue tampol aja.


Lagian seenak Kate dia bilang suami aku bangkrut dan banyak hutang. Coba aja aku gak kabur dari rumah pasti kita pulang ke kampung halaman pakai mobil mewah. Ish.. kok jadi ikut-ikutan sombong gini sih...


Harap maklum.. sebaik apapun orang nya tetap aja ada khilaf nya Hi... Hi...


"Juragan ngomong sama saya? " Ucapku sambil menunjuk diriku. Pura-pura gak tau aja ding.Biar tau rasa dia dicuekin.Gemes pengen aku bejek-bejek nih orang.


"Sama siapa lagi? Emangnya kamu fikir saya bisa ngomong sama dede*it disini"Jawab juragan Santos yang otomatis membuat ku langsung tertawa.


Emang cocok banget sih ha.. ha...dede*it ya temennya juga dede*it.


Ups... segera aku tersadar dan mengusap perutku yang sudah mulai mengeras tapi belum terlalu kelihatan kalau aku sedang hamil saat ini. Amit-amit jabang bayi. Kok bisa-bisanya aku ngetawain orang sampai segitunya pas lagi hamil kayak gini.Sambil terus mengucap kata-kata itu aku terus mengusap perutku.


Kata orang kalau kita sedang hamil dan ngelihat atau ngelakuin sesuatu hal yang gak bener atau sekedar punya fikiran gak suka sama seseorang. Kita perlu mengelus perut dan mengucap kata-kata itu. Supaya kedepannya anak yang kita kandung gak seperti orang yang tidak kita sukai itu.


Entah sih itu mitos atau fakta. Toh nyatanya memang banyak orang yang melakukannya. Dan aku sih cuma ngikut aja..


"Oh... jadi bener ngomong sama saya? Kirain aja, habisnya langsung ngerocos aja sih juragan, gak pakai salam dulu pas datang" Jawabku akhirnya.


Tetep harus ngegas, biar gak ditindas sama orang.


"Ehmmm"


Juragan Santos nampak berdehem dan pura-pura membenahi bajunya yang sebenarnya gak kenapa-kenapa.Caper gitu? Sorry ya.. gak akan tergoda tuh.


"Kalau kamu mau saya bisa jadikan kamu istri ke empat saya. Saya jamin kamu akan bahagia dan hidup bergelimang harta. Dibanding kamu yang harus hidup kere dengan suami kamu saat ini. Tidak masalah kalau kamu bekas orang, saya akan Terima kamu apa adanya. Karena kamu memang cantik bahkan lebih cantik dari ketiga istri saya" Tambah juragan Santos gak ada akhlak.


Apa dia bilang? Istri keempat?Enak saja. Dijadiin mas Abhi istri pertama dan mau diduain aja ogah apalagi jadi istri keempat.


Jadi ceritanya setelah dia gagal menikahi, ku dia tetap menikah dengan orang lain gitu? Dan sekarang dia meminta aku jadi istri ke empat nya.


No.. no.. no... enak saja no way..


Ceh... pakai ngomongin soal harta segala. Emang dia fikir aku seperti istri-istrinya yang gila harta.Dikasih mas Abhi kartu ATM aja aku anggurin .


Memang orang satu ini harus diberi pelajaran dan segera diusir dari sini biar gak bikin rusuh aja. Nyesel aku dulu sempat begitu mengagumi kebaikannya karena memberi ku waktu membayar hutang. Gak tau nya sama aja dia itu tipe cowok-cowok mes*m.Udah punya istri tiga aja masih kurang.


Baru juga aku akan mengangkat laki-laki sapu untuk memukul pria mes*m itu, tiba-tiba terdengar suara teriakan yang mendekat ke arah kami.


"Eh... awas-awas-awas....minggir...." Teriak mas Abhi yang tiba-tiba saja datang membawa sepeda milik Bagas. Suamiku itu tampak kerepotan membawa rumput yang memenuhi depan dan belakang tubuhnya.Bahkan mas Abhi sulit mengendalikan laju sepeda yang sedang di naiki nya.


Grubyak....


Tanpa diduga sepeda mas Abhi menabrak juragan Santos ,gak keras sih tapi cukup membuat laki-laki mes*m itu terjengkang dan tertimpa rumput dan juga sepeda yang di naiki mas Abhi.Sementara mas Abhi tampak langsung berdiri saja.


Jadi tambah ngakak aku. Ternyata aku tidak perlu mengotori tangan ku sendiri untuk membalas laki-laki bermulut mes*um itu. Terima kasih mas kamu udah membalaskan nya untuk ku.Sungguh aku sangat puas melihatnya. Biar tau rasa dia.


"Maaf.. maaf.. pak saya tidak sengaja" Ucap mas Abhi tapi tetap saja suami ku itu tak mau menolong juragan Santos yang tertimpa barang bawaannya. Bahkan mas Abhi terkesan membuat juragan Santos lebih kesulitan lagi dengan dia yang pura-pura keberatan mengangkat rumput. Sehingga tubuhnya juga ikut menindih juragan Santos.


Ha.. ha.. senangnya lihat adegan ini.


Setelah dirasa cukup mengerjai juragan Santos barulah mas Abhi benar-benar menolong laki-laki itu. Sambil sesekali ku lihat senyum yang mengembang di bibir nya. Roman-roman nya mas Abhi memang sengaja ini. Apa dia tadi dengar omongan juragan Santos padaku ya.Cemburu kamu mas...?


Setelah aku fikir-fikir pun memang seperti nya iya? Masalahnya kandang kambing letaknya jauh...dibelakang rumah dan bisa langsung lewat samping rumah,jadi gak harus lewat depan rumah kayak gini.


Ngomong-ngomong soal kambing. Sejak kapan ibu punya kambing? Dapat uang dari mana coba? Padahal aku gak pernah kirim uang setelah menikah karena aku sudah tidak bekerja lagi.


Ah.. sudahlah.. mungkin ibu memang punya tabungan. Kembali ke adegan suamiku yang menghadapi mantan calon suami ku.


"Maaf-maaf pak, mungkin ini adalah karma laki-laki yang suka gangguin istri orang" Ucap mas Abhi to the poin. Rupanya suamiku ini sudah banyak belajar dariku.


Baguslah... waktunya kamu beraksi mas, aku tinggal lihat acara live nya aja sekarang.


Juragan Santos tampak melotot. Rupanya kini dia sadar telah dikerjai oleh mas Abhi.


"Tunggu pembalasanku ,akan ku balas perbuatanmu padaku. Kamu sudah berani melawan juragan Santos maka akan ku tunjukkan kekuasaanku disini padamu" Ucap juragan Santos lalu pergi meninggalkan kami berdua.


*


*


*


Intermezzo dulu...


Bikin konflik kecil dulu sebelum Gendis datang. Karena nanti akan terbuka siapa Binar sebenernya? Ada hubungan apa? Kira-kira ada yang bisa nebak gak yah???