My Reincarnation and My Reincarnation 2

My Reincarnation and My Reincarnation 2
Istana Serigala (2)



Satu bulan kemudian...


Leana melihat Jack sedang bersiap bersama dengan prajuritnya dengan memakai baju zirah. Luther juga ikut dalam persiapan ini. Ada beberapa prajurit sudah berubah wujud menjadi serigala.


“Bolehkah aku ikut denganmu, Jack?”


“Jangan ikut dulu ya.” Lalu, Leana memasang muka cemberut di depan Jack. “Lain kali saja ya,” lanjutnya.


Jack menyuruh prajuritnya pergi terlebih dahulu. Jack berpamitan kepada Leana enggan mencium keningnya.


“Tetap disini ya. Kami akan kembali besok. Benarkan?”


“Iya.” Jack dan Luther meninggalkan Leana tanpa melihatnya yang sedang melambaikan tangan ke arah mereka.


“Mereka pergi. Apa aku harus mengikuti mereka secara diam-diam?” Leana pergi ke kamarnya dan mengambil tas teropongnya. Setelahnya, dia sudah siap pergi. Sebelum pergi, Leana menggunakan mantra sihir agar tidak terlihat dan tidak tercium aroma. Dia mulai mengendap-ngendap agar tidak ketahuan.


Sesampai di sebuah istana yang tidak kalah megahnya dengan istana milik Jack, banyak orang yang telah menunggu Jack dan kawanannya. Leana menghilangkan mantranya dan memilih bersembunyi di semak-semak agak jauh dari kawanan itu. Dia melihat mereka menggunakan teropong yang telah dibawanya. Dia juga mendengarkan secara seksama.


“Apa yang kamu mau, Jack?!”


“Seperti biasa, Richard. Ingat ini bulan purnama, kami rindu sekali untuk mencabik-cabik dan melukai seluruh bangsamu itu.”


“Kita sudah beratus-ratus tahun berperang, apa tidak ada gencatan senjata untuk kami? Kami telah kehilangan seseorang.”


“Siapa?! Tidak ada yang menghilang di kelompokmu?! Alasan saja.”


“Dia bernama Stephanie,” sahut perempuan setengah baya. Tiba-tiba, Leana merasa pusing setelah mendengar nama Stephanie.


‘Siapa itu Stephanie? Mengapa mendengar namanya membuatku pusing? Apa ada hubungan denganku?’ Seketika, mata Leana menjadi kabur dan jatuh pingsan di tempat itu. Jadi, Leana melewatkan peperangan sengit antar dua bangsa itu.


Keesokan pagi...


Leana mendengar suara sayup-sayup yang membuatnya terbangun. “Halo? Apa kamu baik-baik saja, nona?” Seorang pria paruh baya memakai jas hitam dan kacamata bulat membantu Leana berdiri


“Aku baik-baik saja. Dimana aku? Jam berapa sekarang?”


“Kamu di istana Vampire. Sekarang jam 12 siang, nona.”


“Oh, maaf. Aku langsung pergi dulu. Terima kasih telah membangunkanku, tuan.”


Leana mengetuk pintu raksasa istana Jack itu. Leana tidak mengetahui bahwa Jack dan Luther telah menunggu di balik pintu tersebut.


Saat pintu mulai dibuka oleh Leana, Jack memarahi Leana. “Darimana saja kau?!” Leana menjawab dengan nada bergetar ketakutan.


“Aku ba-ba-baru dari taman bunga. Iya, taman bunga.” Leana harus berbohong demi dirinya sendiri. Lalu, Jack mendadak memeluk Leana dengan erat. “Kami khawatir denganmu karena kamu tidak ada di kamar.”


Leana mulai menitihkan air mata haru karena dia telah di khawatirkan oleh orang yang sangat dia cintai.


“Aku pulang.” Leana berbisik ke telinga Jack.


“Lain kali, kalau kamu mau pergi, beritahu kami terlebih dahulu. Nanti aku akan menyiapkan pengawal untukmu.” Leana hanya dapat menjawab dengan anggukan saja.


\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~Disisi lain\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~


“Tuan.”


“Iya? Ada apa mendatangiku?” Richard sambil memegang segelas darah di tangannya dan menatap pemandangan luar jendela.


“Tadi saya menolong seseorang. Dia mirip sekali dengan nyonya Stephanie, tuan.”


“Dimana dia sekarang?!,” mulai berbalik badan melihat pelayan itu.


“Dia sudah menghilang, tuan. Tapi,..” pelayan itu memberikan teropong milik Leana kepada Raja Richard.


“Dia meninggalkan teropong miliknya,” lanjutnya. Richard pun mengambil teropong itu dengan penuh berharap. ‘Semoga kamu kembali lagi padaku.’


“Sekarang, aku minta tolong kepadamu segera mencari Stephanie ke seluruh penjuru.”


“Akan saya lakukan bersama yang lain, tuan.”


“Terima kasih.”


“Melupakan sesuatu yang indah memang sangat menyakitkan. Tapi untuk melupakan seseorang yang kita cintai lebih menyakitkan lagi.”


#staysafeandbehealthy