My Original Love

My Original Love
Bab 18 Calon Menantu Ibu Annatasia



Pulang sekolahpun telah tiba, Kyra dan Bella segera bergegas pulang. Ketika Kyra dan Bella berada di pintu gerbang sekolah, Davin dan Gio telah menunggu Kyra di depan pintu gerbang sembari terduduk menunggangi motornya masing-masing.


"Kyra," panggil Davin.


Ketika Davin memanggil, Kyra hanya tersenyum tipis lalu lewat begitu saja tanpa membalas panggilan Davin. Begitupun dengan Gio, yang Kyra abaikan tanpa menyapanya. Karena Kyra berpikir jika Kyra tak mengabaikan mereka, Gio dan Davin pasti akan bertengkar kembali untuk memperebut Kyra agar menunggangi motornya.


Lalu Giopun memanggil Kyra, karena Kyra hanya lewat begitu saja tanpa menyapany "Hey Kyra tunggu."


Panggilan Gio tak membuat Kyra menoleh maupun menghentikan langkahnya.


"Hehe...Kyra Gio manggil kamu," seru Bella sembari tertawa kecil.


"Abaikan saja, mereka dari pagi membuatku kesal saja, jika aku tak bersikap seperti ini mereka pasti akan bertengkar kembali," ujar Kyra.


Kyra dan Bellapun melanjutkan pergi menuju ke halte. Setibanya di halte, tiba-tiba dering pesan dari ponsel Kyra berbunyi, Kyrapun lalu segera mengecek ponselnya dan segera membaca isi pesan tersebut.


Pesan tersebut ternyata pesan dari ibunya yang berisikan "Kyra kalau kamu sudah pulang berarti kamu sedang mengecek pesan dari ibu, hari ini ibu memasak soto ayam banyak sekali karena ibu sedang mencoba resep yang ibu baca dari buku masak, jadi ajak teman-teman kamu untuk datang ke rumah termasuk teman baru kamu yang bernama Davin... ibu tunggu di rumah ya."


Setelah membaca isi pesan tersebut Kyra cukup terkejut tentang isi pesan tersebut. Karena mengharuskan untuknya mengajak teman-temannya termasuk Davin untuk membawa pulang makan soto ayam di rumahnya. Sedangkan Kyra sedang menghindari Davin dan Gio, karena tak suka jika mereka terus bertengkar.


"Bell gimana nih," ucap Kyra sembari menggigit bibir bawahnya karena gugup.


"Kenapa panik gitu," tanya Bella dengan penasaran.


"Aku di suruh ibuku untuk membawa teman-teman ke rumah termasuk Davin yang harus ku ajak," jawab Kyra.


"Memangnya ada apa? kenapa ibumu menyuruh teman-temanmu datang kerumah," tanya Bella kembali.


"Ibuku memasak soto ayam banyak dan dia ingin aku dan teman-temanku datang ke rumah untuk mencicipi masakannya," ujar Kyra.


"Wah asyik makan enak nih, tenang saja Kyra aku akan menghalau mereka berdua jika mereka berulah kembali, jadi kamu sana ajak Davin dan Gio mumpung mereka masih ada di depan pintu gerbang sekolah," ucap Bella yang begitu senang .


Kyrapun dengan ragu berjalan menuju pintu gerbang sekolah dan segera menghampiri Gio dan Davin. Ketika Kyra menghampiri Gio dan Davin, mereka cukup senang dan percaya diri seakan Kyra berubah pikiran untuk pulang bersama dan menaiki motor di antara mereka berdua.


"Wah sepertinya Kyra bakal pulang bersamaku," gumam batin Davin.


"Aku yakin Kyra pasti pulang naik motor denganku secarakan aku sahabatnya yang paling dekat," gumam batin Gio sembari memiringkan senyumannya.


"Hari ini kalian bisa tidak ikut ke rumahku," ajak Kyra kepada Davin dan Gio.


"Bisa, ayo ikut naik motor bersamaku," ucap Davin sembari menyodorkan helm.


"Tidak usah, aku naik bis saja bersama Bella," ucap Kyra dengan dingin lalu pergi menuju ke halte bis.


Ketika Kyra dan Bella sedang menunggu kedatangan bis, tiba-tiba Davin dan Gio menghampiri mereka.


"Daripada kalian naik bis mending kalian ikut kami saja naik motor," ucap Gio.


Mendengar ajakan Gio, Bellapun sontak langsung menaiki motor Gio "Nah aku setuju, bisa menghemat ongkos juga nih."


"Maksud aku, kamu naik motor bersama Davin dan aku bersama Kyra," ucap Gio yang sedikit kesal.


"Aku sudah naik di motormu dan aku tak mau pindah ke motor Davin, memangnya kenapa kalau aku naik motor bersamamu," ucap Bella.


"Ya sudah terserah kamu saja deh," ucap Gio yang semakin kesal.


Giopun segera menancapkan gas motornya dengan kencang karena kesal terhadap Bella yang tak mau turun dari motornya itu. Sontak membuat Bella kaget karena Gio tak memberi aba-aba bahwa motor tersebut aku berjalan dengan cukup kencang.


"Hei Gio gila ya kamu, hampir saja aku jantungan dan terjatuh dari motor," ucap Bella sembari memukul punggung Gio dengan cukup kencang.


"Aw sakit, Bella aku lagi ngendarai motor gimana kalau terjadi kecelakaan," pekik Gio.


Setelah Gio dan Bella pergi terlebih dahulu, Davinpun lalu menyodorkan helm kepada Kyra "pakai helmnya, naik motor bersamaku, lagian Bella sudah pergi bersama Gio."


"Hm iya," ucap kyra.


Ketika Kyra hendak mengambil helm yang Davin sodorkan, tiba-tiba Agatha datang mengambil helm tersebut "Mau kemana, aku ikut."


"Apaan sih balikin helmnya sama Kyra," ucap Davin dengan kesal.


"Jawab dulu kalian mau kemana," tanya Agatha.


"Davin mau ke rumahku," jawab Kyra.


"Kalau gitu aku ikut," ucap Agatha sembari memasangkan helm di kepalanya.


Namun ketika Agatha akan terduduk di motor Davin, tiba-tiba Nicko datang menghampiri lalu menarik lengan Agatha.


"Hei ngapain ganggu mereka, kalau mau naik motor bareng aku saja," ucap Nicko yang menarik lengan Agatha.


"Apaan sih Nicko, aku mau ikut Davin ke rumah Kyra," ucap Agatha dengan kesal.


"Oh ke rumah Kyra, kalau kamu mau kesana kamu naik motornya bareng aku, gimana Kyra aku juga boleh ikutkan," ucap Nicko.


"Oh iya kalian boleh ikut ko," ucap Kyra.


Karena Agatha memakai helm yang Davin berikan untuk Kyra, Davinpun lalu turun dari motornya dan segera mengambil helm tersebut dari kepala Agatha "sini kembalikan helmnya."


Setelah itu Davinpun lalu memasangkan helm tersebut ke kepala Kyra. "Nah ayo naik motor."


"Iya ayo," ucap Kyra sembari menaiki motor Davin.


"Jangan lupa," ucap Davin.


"Hah, jangan lupa apa?" tanya Kyra.


Tanpa menjawab pertanyaan Kyra, Davinpun lalu mengencangkan gas motornya. Kyrapun kaget lalu spontan kedua tangannya mendekap erat tubuh Davin.


"Nah gitu pegangan, biar ga jatuh" ucap Davin sembari terseyum.


"Ya ampun Vin, kamu bikin aku kaget saja," ucap Kyra.


"Hehe... iya maaf," ucap Davin sembari tertawa.


Tak lama motor berjalan, akhirnya Davin dan Kyrapun telah sampai di depan rumah. Davinpun lalu mengehentikan lajuannya lalu segera memarkirkan motornya di depan rumah Kyra.


Dan ketika Kyra dan Davin masuk ke dalam rumah, di sana telah ada Gio terduduk di kursi ruang tamu di rumah Kyra.


"Dimana Bella?" tanya Kyra.


"Dia di dapur lagi bantuin Tante Anna," jawab Gio.


Lalu dari arah dapur ibu Kyra yang bernama Annatasiapun datang menghampiri. "Ehh, putri ibu yang cantik sama calon menantu ibu sudah datang."


Mendengar ibunya memanggil Davin dengan sebutan calon menantu, membuat wajah Kyra sedikit memerah.


"Apa sih ibu, calon menantu disini ga ada calon menantu," ucap Kyra.


"Siang tante, calon menantu tante yang tampan baru saja datang," ucap Davin sembari mencium tangan ibu Kyra.


Gio yang terduduk di kursi tampak kesal setelah mendengar ibu Kyra menyebut Davin sebagai calon menantunya. Gio hanya terdiam tanpa berkata walaupun Gio ingin marah setelah mendegar ucapan calon menantu yang di lontarkan ibu Kyra kepada Davin.