Love Shot

Love Shot
Kunjungan



"Sehun, elo beneran suka sama Zalfa??" tanya Chanyeol yangmelihat Sehun senyum-senyum sendiri di balkon.


"Entahlah? gue bingung sama perasaan gue sendiri, lo kan tau gue jarang deket sama cewek. Jadi bingung sama perasaan yang gue sendiri!!"


"Enggak usah bingung, gue tau sebenarnya lo punya perasaankan sama dia??" tanya Baekhyun sambil memegang bahu Sehun.


"Sok tau lo!!"


"Sehun gue tau gerak-gerik orang bucin kayak gimana!!!"


"Emang gimana??" sehun penasaran perkataan Baekhyun.


"Kayak lo, marah enggak jelas bahkan senyum-senyum sendiri!!" ucap Baekhyun sambil melihat ekspresi Sehun yang sebenarnya."Tuh kan baru baru juga gue omongin udah senyum-senyum sendiri nih!!"


"Tapi kalau di pikir-pikir sih perasaan gue berbeda sih saat bersamanya!!"


"Sepertinya lo sudah mulai membuka hati lo untuknya!!" ucap D.O dari arah belakang sehingga membuat semua yang ada di balkon sontak melihat ke arah suara.


"Tapi gue enggak yakin gue takut menyakiyi hatinya!!"


"Lo tenang aja kita akan membantumu!!!" Sehun tersenyum melihat teman-temannya yang selalu mendukung keputusannya. Saat mereka berbicara tiba-tiba ada yang menghubungi Sehun, sehunpun melihat siapa yang menghubunginya.


Drrrrrt.......Drrrrrtttt.........Drrrrtt..........


Yang tertera di layar ponsel bermama Kay sedang video call Sehun.


SehunπŸ“² "Iya ada apa Kay?"


Kay πŸ“² "Gue kangen sama kalian, bagaimana keadaan kalian? oh iya ulang tahun lo gimana hun??"


Sehun πŸ“² "Ulang tahun gue? emang kenapa??"


Kay πŸ“² "Maksud gue lo mau ngerayainnya dimana? udah ada rencana apa belom??"


Teman-teman yang melihat video call itu bingung melihat Sehun yang hanya diam saja sepertinya sedangkan memikirkan sesuatu.


Baekhyun πŸ“² "Gue ada ide gimana kalau ulang tahun lo, lo ajak Zalfa jalan-jalan atau enggak diner? kita yang akan ngatur jadwalnya gimana??"


Kay πŸ“² "Gue setuju, tapi tunggu deh siapa Zalfa??"


D.O πŸ“² "Zalfa itu cewek yang membuat Sehun membuka hatinya, ya bisa di bilang calonnya Sehun!!"


Kay dan yang lain mendengarnya hanya tertawa, sedangkan Sehun hanya tersipu malu mendengar perkataan teman-temannya yang selalu menggodanya itu.


Sehun πŸ“² "Udah jika lo hanya ingin menggodaku sebaiknya tutup saja telfonnya, dan masalah ulang tahunku biar gue yang pikirin sendiri!!"


Tutttt........... Tuttttt.......Tutttt........


Kareka kesal Sehun langsung menutup telfonnya, Baekhyun merasa senang melihat sikap Sehun yang tiba-tiba kesal, karena ulah Kay.


Drrrrttt........Drrrttt........Drrrrtttt.......


Lagi-lagi ponsel Sehun berdering saat di lihat ada pesan dan nama yang tertera adalah Zalfa.


Zalfa πŸ“¨ Kak aku boleh minta tolong enggak?~


Sehun yang membacanya pun terlihat sangat senang karena gadis yang sedang dia bicarakan bersama temannya mengirim pesan.


Sehun πŸ“¨ Boleh mau minta tolong apa?~


Zalfa πŸ“¨ Bisakah kakak menemuiku??~


Sehun πŸ“¨ Tentu, tunggu kakak ya, biar kakak yang kesana!!~


Sehun sangat behagia karena Zalfa meminta bantuan darinya.


"Kenpa lo? senyum-senyum enggak jelas? emang pesan dari siapa sih??"


"Gue keluar dulu ya!!" yang lain bingung karena lagi-lagi Sehun keluar sendiri, seperti biasa saat dia keluar memakai masker, menggunakan kacamata agar orang-orang tidak mengenalinya.


"Memangnya lo mau kemana sih? ini kan udah malem??"


"Biasa mau nemenin dia!!" kaget bukan main mendengar perkataan sehun yang langsung melangkah pergi.


"Dasar bucin!!" ucap Chanyeol hanya menggeleng-gelengkan kepala melihat sikap Sehun, yang sedang kasmaran itu.


🌺🌺🌺 Asrama Zalfa 🌺🌺🌺


Zalfa yang sedang menunggu kedatangan Sehun di depan gerbang asrama.


"Hay maaf kakak lama ya??" sambil membuka helm, Sehun menemui Zalfa menggunakan motor.


"Enggak kok, aku baru aja berdiri di sini kakak sudah datang!!" Zalfa tersenyum karena Sehun beneran datang untuknya.


"Kamu mau minta tolong apa??"


"Emmmm, anterin aku ke tempat percetakan fotocopy kak!!"


"Ok kita berangkat sekarang!!" Sehun sangat senang bisa mengantar Zalfa meski hanya ke tempat percetakan fotocopy yang penting bisa mengantarnya.


🌺🌺🌺🌺 Tak lama kemudian tiba di tempat yang Zalfa mau, bukan hanya Sehun yang sangat senang tapi begitu juga dengan Zalfa.


"Aku laper temenin kakak makan ya!!"


"Ok!!" jawabnya singkat.


"Ini mbak berkasnya tolong di cek!!"


"Udah mbak lengkap, jadi berapa mbak semuanya??" ucap Zalfa sambil mengambil dompet dalam tasnya.


"Semuanya jadi 45.000 mbak!!" Zalfapun membayar sedangkan Sehun sedang menunggu di parkiran tidak lupa juga menggunakan masker, hanya untuk berjaga-jaga.


"Udah kak!" Zalfa kaget melihat ke Sehun yang masih melamun" Kak, kakak!!"


"Iya udah??" Sehun kaget dengan kedatangan Zalfa yang membuyarkan lamunannya.


"Anterin aku pulang ya kak, aku takut ketahuan ibu asrama kak!!"


"Ya sudah ayok naik!!" karena pikiran Sehun yang kemana-mana sampai dia lupa kalau dia mengajak Zalfa makanpun tidak jadi, karena mereka sudah lupa akan hal itu. Mereka pun pulang tanpa makan terlebih dahulu karena ketakutan Zalfa akan nama baiknya tercemar jadi dia harus buru-buru pulang.


"Kak makasih ya udah nganterin, maaf jadi ngerepotin kakak!!"


"Udah enggak papa, kakak seneng kok nganterin kamu!!" Zalfa terdiam sejenak dan mengingat-ngingat sesuatu.


"Ya ampun lupa!!" sambil menepuk jidatnya sendiri dan melihat kearah Sehun.


"Kenapa? apa ada yang lupa? ada yang ketinggalan??" Sehun kebingungan dengan sikap Zalfa yang mebuat Sehun seperti orang bodoh.


"Maaf kak aku lupa!!"


"Lupa apa??"


"Tadi kan kakak ngajak makan ya? maaf ya kak gara-gara aku terburu-buru jadi kita enggak bisa makan!" Zalfa menundukkan kepala karena merasa bersalah sudah melupakan janjinya kepada Sehun.


"Hhhh, sudah jangan di pikirkan yang penting kamu sudah tiba di asrama tepat waktu!!"


"Maaf kak, sekali lagi maaf aku bener-bener lupa!!"


"Udah enggak papa, yaudah masuk gih, entar ibu asramanya liat loh mau kena marah??" Zalfa terdiam karena masih merasa bersalah yang tidak menepati janjinya. Sehun yang melihat Zalfa merasa sedih dia langsung memeluk Zalfa agar dia lebih tenang.


"Maaf kak!!" lagi-lagi yang keluar dari mulut Zalfa hanya kata-kata maaf.


"Sudah jangan bahas masalah itu lagi, kakak enggak papa kok!!" sambil melepas pelukannya dan memegang wajah Zalfa "Dengerin kakak, kakak enggak masalah soal itu. Yang penting kamu baik-baik aja itu udah cukup buat kakak, sekarang masuklah ini udah malam besok kamu sekolah kan??"


"Emmm!!" sambil menganggukkan kepala dan menatap wajah Sehun dengan rasa penyesalannya sudah tampang nyata di wajah Zalfa.


"Sudah jangan di pikirin sana masuk, nanti kamu kedinginan!!"


"Baiklah aku masuk dulu kakak hati-hati ya di jalan!!"


"Iya senyumnya mana??" mendengar ucapan Sehun Zalfa langsung tersenyum malu "Nah gitu dong, ya udah kakak pulang ya dah cantik!!" Sehun pun langsung pulang dan Zalfa pun masuk kekamar asrama. Tapi masih ada yang mengganjal gi hati Sehun soal asrama yang di tempati Zalfa saat ini, tanpa mikir panjang dia langsung menghubungi Chanyeol.


Sehun πŸ“² "Hallo bro!!"


Chanyeol πŸ“² "Iya ada apaan Hun??"


Sehun πŸ“² "Ini gue mau nanyak lo pernah bilang kan, kalau kakek lo punya asrama??"


Chanyeol πŸ“² "Iya terus??"


Sehun πŸ“² "Boleh gue tahu apa nama asramanya?"


Rasa penasaran Sehun mulai terjawab, entah apa yang ada di pikirannya saat ini.


Chanyeol πŸ“² "Kalau enggak salah sih namanya Asrama Chan Crops? emang kenapa Hun??"


Sehun πŸ“² "Chan boleh gue minta tolong??"


Chanyeol πŸ“² "Minta tolong apa??"


Sehun πŸ“² "Lo bisa dateng ke asrama itu? gue tunggu lo di sana nanti gue akan jelasin semuanya ke lo disana ok!!"


Tanpa basa-basi lagi Sehun langsung menutup telfonnya dengan Chanyeol.


🌺🌺 Rumah Chanyeol


"Kanapa Chan??"


"Ini Sehun nyuruh gue datang ke asrama kakek gue!!" rasa penasaran dan bahkan banyak pertanyaan yang muncul di kepala Chanyeol.


"Mau ngapain??"


"Mana gue tau, Sehun aja enggak ngasih penjelasan. Ya udah kesana aja deh dari pada panjang urusannya!!" Chanyeolpun berangkat menuju asrama milik sang kakek, sedangkan D.O dan Baekhyun menunggu mereka di rumah karena tidak ingin ikut campur dalam hal itu.


🌺🌺 Asrama Chan Crops


Tak lama kemudian Sehun melihat mobil Chanyeol datang Sehun menunggu Chanyeol di parkiran asrama.


"Mau ngapain sih kesini??" jelas Chayeol sewot karena asrama yang mereka datengin adalah asrama cewek, entah apa yang ada di pikirannya Sehun saat ini.


"Gue pengen nemenin Zalfa itu doang!!"


"Lalu apa hubungannya sama gue??" Sehun berfikir sejenak dengan perkataan Chanyeol.


"Lo lupa kan katanya lo mau bantuin gue supaya gue bisa deket sama cewek??"


"Iya terus??"


"Gue mau elo minta izin sama ibu arsama supaya gue bisa nemenin dia!!" Chanyeol menghela nafas dengan kasar karena permintaan Sehun membuatnya susah.


"Caranya? ini kan asrama cewek sudah jelas bakal di tolaklah!!"


"Ya enggak bakalan lah kan lo pemiliknya, ya kamu bisa bilang aja ke dia kalau gue tunangannya atau apalah terserah lo!!"


"Sehun, gue pengen banget bantu elo tapi kalau yang ini gue enggak bisa!!" Sehun terdiam setelah apa yang di katakan Chanyeol.


" Ya sudah kalau enggak bisa enggak papa!!" Chanyeol yang melihat perubahan di wajah Sehun menjadi iba akan perkataannya tadi, karena percuma Sehun memaksa Chanyeol jadi dia ingin pulang tapi tiba-tiba Chanyeol menghentikannya.


"Sehun ok gue mau bantu lo, tapi tolong lo jangan lakuin hal-hal aneh padanya!!" Sehun tersenyum mendengar Chanyeol kalau dia setuju dengan keinginan Sehun.


"Ok siap pa bos!!" merekapun langsung menuju ke ruang ketua penjaga asrama, Sehun yang tadinya cemberut sekarang senyum-senyum sendiri.