Love Shot

Love Shot
Perasaan yang sedang kacau....



\\\Rumah Chanyeol\\\


 


Mereka masih terdiam mengingat kejadian tadi siang, karena sikap itu untuk pertama kalinya Sehun melakukannya. Dan tidak menyangka kalau Sehun bisa seromantis itu dengan orang yang baru dia kenal, dan kejadian itu membuat sehun terus kepikiran terhadap gadis itu.


"Sehun elo kenapa?" Tanya Chanyeol karena Sehun terlihat tidak tenang.


"Gadis itu?" Sehun langsung terdiam, sehingga membuat Baekyun tersenyum melihat sikap Sehun yang berubah gara-gara seorang gadis.


"Kenapa sama gadis itu?" Tanya D.O berusaha untuk ingin memahami apa yang di rasakan oleh Sehun.


"Gue kepikiran sama gadis itu, aaaaaaaaahkr!" Sehun terlihat kesal karena dia tidak bisa tenang dan terus memikirkan gadis yang dia bantu itu.


"Jangan-janamgan elo suka ya sama gadis itu?" Baekhyun benar-benar jujur sampek-sampek dia membuat Sehun kesal terhadapnya.


"Baekhyun!" Sehun langsung memukul Baekhyun


dengan bantal agar dia berhenti menggodanya, Sehun sudah kesal karena memikirkan gadis itu dan sekarang malah di tambah lagi sama sikapnya Baekhyun yang terus menggodanya.


"Ya, ya Oh Sehun. Gue bicara karena fakta dan kenyatan!" yang tadinya Sehun yang kesal karena ulah Baekhyun dan sekarang Baekhyun juga kesal karena Sehun terus memukulnya dengan bantal. Meskipun mereka saling kesal satu sama lain itu hanya menjadi candaan bagi mereka, mereka melakukan itu agar mereka tidak merasa bosan dalam menjalani hidup.


"Eh sudah!" D.O menghentikan sikap mereka yang seperti anak kecil rebutan permen.


"Ngomong-ngomong gue jadi laper nih, gara-gara kesel sama Baekhyun nih!" jawab Sehun sambil tersenyum melirik kearah Baekhyun.


"Ya Oh Sehun!" Baekhyun kalau lagi marah pasti akan manggil nama Sehun dengan Oh Sehun, panggilan yang lucu Oh Sehun.


"Ya udah kita makan di luar yuk!" Chanyeol mengajak temennya untuk makan di luar, karena di rumah belum ada persediaan makanan.


"Letsgo guys!" mereka tidak menolak jika ada tawaran untuk makan di luar, mereka merubah penampilan mereka agar tidak ada yang mengenalinya.


 


\Cafe Rainbow In My Heart\


 


Ketika tiba di depan Cafe yang pengunjungnya tidak begitu banyak, tapi kalau di lihat dari luar memang tidak begitu indah wajar saja kalau peminatnya tak begitu banyak. Banyak begitu cafe di sana tapi kenapa mereka terus memandang cafe yang tidak begitu rame.


"Kita akan makan dimana?" Tanya Baekhyun dengan wajahnya yang kebingungan, karena mereka hanya terdiam di depan cafe yang tidak begitu rame itu.


"Cafe ini!" ujar D.O sambil menunjuk ke arah Cafe Rainbow In My Heart, yang lain terkejut melihat D.O menunjuk kearah cafe yang tidak begitu menarik.


"D.O elo yakin?" Baekhyun tidak begitu yakin dengan cafe yang di pilih oleh D.O karena tak meyakinkan. Tanpa banyak tanya D.O langsung masuk ke dalam Cafe Rainbow In My Heart, ketika berada di dalam cafe ternyata Cafe Rainbow In My Heart pas di dalam indah banget. Siapapun yang datang ke cafe itu pasti akan betah dan merasa nyaman, Cafe Rainbow In My Heart ini cocok banget buat orang yang sedang romantisan sama pacar.


"Waaaaaah!" mereka terkejut karena di dalam sangat indah, mereka bahkan terlihat seperti patung setelah berada di dalam. Sedangkan D.O tersenyum melihat isi di dalam cafe yang sangat indah, jadi cafe ini mementingkan keindahan di dalam cafe di bandingkan luar cafe.


"Aaawh!" ketika mereka berada di dalam tidak sengaja ada yang menabrak Sehun sehingga mereka berdua terjatuh, pada saat itulah mereka sadar dari lamunannya dan melihat ke arah Sehun.


"Elo enggak papa?" Tanya sehun sambil membantu dia untuk berdiri.


"Elo?"Jawab mereka dengan serentak karena mereka bertemu lagi.


"Enggak nyangka kalau mereka akan bertemu lagi di sini!" kata Baekhyun sambil menaruh tangannya di pundaknya Chanyeol.


"Maksud elo apaan?" Chanyeol melepaskan tangannya dari bahunya, karena Chanyeol tidak suka dengan sikap Baekhyun yang seenaknya aja terhadap temannya.


"Santai bro!" jawab Baekhyun dengan senyum dan matanya dia kedip-kedipkan kepada Chanyeol,


"Gi gimana keadaan elo, a a apa masih ada yang sakit?" Ketika Sehun bertanya seperti orang gagap, mungkin dia canggung saat bertemu dengannya lagi.


"Gue enggak papa kok!" benar-benar gadis yang beruntung bisa bertemu Sehun, mereka masih saling tatap-tatapan. Ketika melihat gadis itu hati Sehun berdetak sangat cepat orang yang sedang jatuh cinta, apa iya Sehun jatuh cinta sama gadis itu? Pertemuan mereka selalu bertatap-tatapan.


"Oh iya kita belum kenalan, kenalin gue Sehun!" Sehun mengajak gadis itu untuk mengenal satu sama lain, Sehun memang pandai mengambil langkah. Sedangkan teman-temannya hanya tersenyum dan menggeleng-gelengkan kepala tidak percaya dengan sikap Sehun yang tiba-tiba berubah begitu saja.


"Zalfa!" pada akhirnya gadis itu menjabat tangan Sehun dan mulai memperkenalkan namanya, Zalfa tersenyum setelah menjabat tangannya Sehun.


"Oh iya kenalin ini temen-temen gue, D.O Kyungso, ini Baekhyun, dan ini Chanyeol!" Zalfa lagi-lagi tersenyum di perkenalkan oleh Sehun terhadap teman-temannya.


"Hallo Zalfa!" jawab mereka dengan serentak sambil melambaikan tangannya kepada Zalfa.


"Hallo." Zalfa sepertinya masih agak malu-malu saat bicara dengan mereka, mungkin karena ini baru pertama kalinya dia berbicara dengan cowok. Begitu juga dengan Sehun, untuk pertama kalinya dia memikirkan gadis yang baru dia kenal dan membuatnya terpukau akan gadis tersebut.


"Giman kalau gue traktir elo makan?" Tanpa basa badi Sehun mengajak Zalfa makan bersama, sikap Sehun benar-benar di luar kendali dia tidak memikirkan kalau di sana masih ada teman-temannya. Karena melihat Sehun mengajak Zalfa makan bersama jadi mereka mencari tempat duduk duluan agar tidak mengganggu hubungan sehun dengan Zalfa.


"Emm, lain kali aja. Gue masih ada les jadi gue duluan!" mendengar perkataan Zalfa Sehun langsung terdiam, karena baru kali ini dia di tolak mentah-mentah sama gadis. Ya walupun ini untuk pertama kalinya sehun ngajak cewek makan bareng tapi al hasil gadisnya yang enggak mau yang sabar ya Sehun😄.


"Ok!" Sehun terlihat lesu karena Zalfa menolak tawaran darinya.


"Maaf mengganggu, minta nomor ponsel boleh?" Lagi-lagi Baekhyun mengganggu, tapi tindakan yang Baekhyun lakukan bener kalau enggak ada nomor ponsel gimana caranya Sehun mau ngajak dia makan lain kali? Baekhyun memang cerdas. Bahkan Baekyun memintanya nomor ponsel Zalfa tanpa basa basi terlebih dahulu.


"Boleh." Lalu Zalfa mengambil buku dan pena dari dalam tas lalu Zalfa sepertinya menulis sesuatu di buku itu dan merobeknya.


"Baekyun apa-apaan sih elo?" Kata Sehun berbisik di telinga Baekhyun karena dia membuat Sehun malu di depan Zalfa.


"Udah elo tenang aja!" ujar Baekhyun sambil senyum-senyum.


"Ini, ya udah gue pergi dulu dah!" jawab Zalfa sambil melambaikan tangan karena dia harus segera pergi.


"Dah, eemm Zalfa tunggu!" setelah melihat Zalfa pergi lalu Sehun memanggil Zalfa kembali.


"Iya?"


"Hati-hati di jalan." Ternyata Sehun memanggilnya untuk mengingatkan dia agar hati-hati oh so sweet banget sih Sehun. Zalfa hanya senyum mendengar perkataan Sehun terhadapnya, Baekhyun memerhatikan Sehun yang senyum-senyum sendiri setelah di tinggal pergi oleh Zalfa.


"Nih buat elo." Kertas yang diberikan Zalfa tadi Baekhyun serahkan ke Sehun, awalnya Sehun kesal dengan sikapnya Baekyun tapi setelah mendapatkan kertas dia langsung tersenyum kepada Baekhyun.


"Baekhyun baik banget sih, makasih ya!" jawab Sehun sambil mencubit pipinya sehingga Baekhyun kesal dengan kelakuan Sehun terhadapnya.


"Emm, seneng elo sekarang tadi aja ngomel-ngomel kayak emak-emak!" Chanyeol hanya tersenyum melihat sikap Baekyun dan Sehun. Setelah kejadian tadi merekapun melanjutkan acara mereka yaitu makan mereka terlihat menyantap makanannya dengan lahap. Itu berarti tidak ada masalah dengan makan di cafe ini, cafe ini harus merubah dekorasi yang di luar agar pengunjung lebih tertarik lagi dengan cafe ini.