Love Shot

Love Shot
Rumah baru....



Hari ini mereka benar-benar terpisah dari Lay, Xiumin dan Kay benar-benar tidak ikut liburan, selama di perjalan raut wajah mereka terlihat sangat kusut seperti kertas yang sudah tidak layak untuk di pakai. Perjalanan menuju rumah Chanyeol kurang lebih tiga sampai empat jam, mereka sangat sedih karena tidak lengkap sehun sedang melihat foto-foto bersama dengan teman-teman, sedangkan yang lain menyederkan kepalanya di kaca mobil.


"Gue bakalan rindu kalian!" jawab Sehun sambil mencium foto di ponselnya, dengan serentak mereka langsung melihat ke arah Sehun setelah mendengar perkataan darinya.


"Maaf gara-gara gue kaliah harus pisah!" Chanyeol meminta maaf karena dia fikir gara-gara dia mereka harus berpisah.


"Chanyeol, ini bukan salah elo, jadi elo enggak perlu ngerasa bersalah!" ujar Baekyun, agar Chanyeol tidak berkata seperti itu lagi.


"Setidaknya kita masih berkomunikasi!" D.O Kyungso paling bisa kalau memberi nasehat terhadap temannya.


"Bener tuh yang di katang D.O!" mereka berusaha agar Chanyeol tidak berkata seperti itu lagi tentang dirinya yang saat ini sangat merasa bersalah terhadap teman-temannya.


"Kita buktiin sama mereka kalau kita bisa punya pacar!" kata Baekhyun dengan percaya diri kalau bisa memiliki pasangan seperti Lay.


"Emang ada yang mau?" Tanya D.O Kyungso, karena Baekhyun mau membuktikan kalau dia bisa memiliki pasangan.


"Ya pasti ada lah kan kita ganteng, ya enggak?" Baekhyun benar-benar ingin mencari pasangan, mungkin Baekhyun sudah lelah sendirian.


"Terlalu pede elo" jawab sehun sambil memukulnya pakek bantal agar dia cepat sadar dari halunya itu.


"Sehun sakit tahu!"


"Bodo amat, abisnya elo kerjanya halu mulu." Sebenarnya Sehun kesal karena saat dia halu sambil mengedip-ngedipkan matanya seperti orang genit, Sehun paling enggak suka sama orang yang suka genit.


"Sudah-sudah, bahas yang lain biar enggak halu mulu!" sahut D.O Kyungso, sedangkan Chanyeol masih diam saja. Ketika mereka melihat Chanyeol diam seperti orang tuli, merekapun juga ikut terdiam setelah melihat Chanheol bersikap seperti itu. Sehingga selama perjalanan mereka hanya diam saja tanpa bicara apa-apa sehingga mereka tertidur selama perjalan menuju ke rumah Chanyeol.


\*\*\*\*Rumah Chanyeol\*\*\*\*


Tak terasa ternyata tiga jam sudah berlalu, mereka terbangun dari tidur mereka sambil melihat-lihat ke arah kaca mobil, karena kami masih belum tiba di rumahnya Chanyeol. Hanya butuh beberapa menit lagi untuk tiba di rumahnya Chanyeol, saat melewati rumah demi rumah, jalanannya tampak sepi. Tidak banyak orang yang berkeliaran di jalanan, tanpa sengaja sehun melihat segerombolan gadis yang sedang menindas temannya yang lemah. Sehun melihat kejadian itu seperti melihat dirinya sendiri saat masih sekolah, dan Sehun merasa ingin membantunya tapi dia bingung dengan cara apa membantu gadis itu.


"Akhirnya kita sampek!" ujar Chanyeol sambil membuka pintu mobilnya, tapi sebelum turun dia memakai masker agar orang yang melihatnya tidak tahu kalau mereka adalah personil EXO. Karena sudah tiba mereka menurunkan barang-barang mereka untuk di bawa masuk ke rumah Chanyeol, Sehun melihat ke arah gadis yang berkerumun itu. Ternyata sangat dekat dengan tempat tinggalnya itu tanpa berfikir panjang Sehun langsung memiliki rasa ingin membantu meski tidak ada persiapan apapun jika terjadi sesuatu.


"Gue keluar bentar!" ujar Sehun langsung lari menuju ke tempat gadis yang berkerumun itu.


"Sehun elo mau kemana?" Tanya D.O dengan wajahnya yang khawatir takut terjadi sesuatu padanya. Saking semangatnya Sehun lari dan tidak menjawab pertanyaan dari D.O Kyungkso.


"Wah rumah elo gede juga!" kata Baekhyun sambil melihat-lihat rumahnya Chanyeol yang begitu besar, sedangkan Chanyeol, dan D.O Kyungso hanya senyum melihat sikap Baekhyun yang seperti anak kecil.


\*\*\*\*\*Sehun\*\*\*\*\*


Sehun menatap mereka, Sehun bingung mau melakukan apa agar gadis yang mereka buki itu tidak terluka atau tidak di buli lagi.


"Ini akibatnya kalau elo enggak mau nurut sama gue!" ujar gadis itu sambil menjambak rambut gadis yang dia buli, Sehun menjadi kesal karena kekakuan gadis itu.


"Maaf!" gadis yang di buli itu meminta maaf padahal yang salah bukan dia, setelah mendengar perkataan gadis yang di buli itu Sehun makin kesal, dan memulai mendekati mereka.


"Haaaaa?" Mereka terkejut saat melihat kedatangan seorang laki-laki yang datang untuk membantu gadis yang mereka buli tadi.


"Siapa elo?" Tanya mereka sambil melepaskan tangannya yang di tahan oleh Sehun.


"Elo enggak perlu tahu siapa gue, yang pasti gue enggak akan tinggal diam jika elo melakukan kekerasan terhadap temen elo semdiri!" Sehun membentak mereka dengan suara yang keras, sehingga Sehun membuat mereka langsung terdiam.


"Elo pikir kita takut sama elo?"


"Oh iya? Sebaiknya elo semua pergi dari sini sebelum gue panggil polisi!" karena mereka menantang Sehun jadi dia segera mengambil tindakan agar mereka segera pergi dari hadapannya. Sedangkan gadis itu menangis kesakitan, Sehun makin enggak tega melihat keadaan gadi yang dia tolong itu.


"Awas elo, kali ini elo selamat!" gerutu mereka sambil meninggalkan tempat kejadian.


"Elo enggak papa?" tanya Sehun sambil membantu gadis itu untuk berdiri.


"Makasih, gue enggak papa kok." Ketika gadis itu menatap mata Sehun, Sehun langsung tersentuh dan tidak bisa berkata apa-apa melihat gadis tersebut. Mereka saling tatap-tatapan setelah Sehun berusaha untuk membantunya berdiri tapi sehun malah merasakan apa yang gadis itu rasakan, seolah-olah sehun terpikat olehnya setelah melihat matanya yang begitu indah.


"Sehun ternyata elo disini?" Ujar Baekhyun membuat Sehun dan gadis itu terkejut bukan main, karena tiba-tiba ada pengganggu.


"Ya ampun wajah dia kenapa?" Tanya D.O Kyungso setelah melihat wajah gadis itu lebam.


"Dia abis di buli." Jawab Sehun sambil memalingkan perhatiannya ke arah lain karena dia tidak ingin mereka melihat air matanya yang ingin jatuh dari kelopak matanya.


"Keterlaluan mereka, mana mereka sekarang?" tanya Baekhyun melihat kearah lain mencari gadis yang suka ngebuli temannys sendiri.


"Mereka udah pergi!" Sehun mulai tenang dan melihat lagi kearah gadis itu dia masih menundukkan kepalanya.


"Anak jaman sekarang sukanya ngebuli orang lemah." Setelah mendengar perkataan Chanyeol gadis itu makin menangis terseduh-seduh, yang lain serentak melihat kearah gadis itu karena dia menangis semakin menjadi-jadi.


"Chanyeol!" lagi-lagi Chanyeol berkata tanpa berfikir terlebih dahulu.


"Sorry-sorry." Chanyeol langsung terdiam setelah di tegor oleh Baekhyun.


"Hey, udah enggak usah nangis lagi, lagian mereka udah pergi!" Sehun berusaha untuk menengkan hati gadis yang sedang rapuh itu, sedangkan teman-teman Sehun tersenyum melihatnya. Sikap Sehun tiba-tiba berubah saat melihat gadis itu menangis, karena selama ini yang paling anti godaan cewek adalah Sehun tapi malah sedekat ini dengan gadis yang baru dia kenal. Meskipun Sehun berusaha untuk menenangkan gadis itu, tetapi gadis itu tetap tidak berhenti menangis sehingga Sehun memeluknya tanpa berfikir kalau teman-temannya melihat kejadian yang dia lakukan saat ini.


"Waaaah!" jawab mereka serentak melihat sehun memeluk gadis yang baru saja dia kenal tanpa ada rasa takut.


"Gila, ini bener-bener gila!" Baekhyun menggeleng-gelengkan kepalanya melihat sikap Sehun yang begitu romantisnya.


"Sebaiknya kita pergi aja jangan ganggu Sehun." D.O Kyungso mengajak kedua temannya untuk pergi agar tidak mengganggu Sehun yang sedang romantisan bersama gadis yang baru dia kenal itu.


Dari dulu Sehun enggak pernah sedekat itu terhadap gadis, meskipun banyak gadis yang mendekatinya dan berusaha menggodanya tapi itu semua tidak bisa membuat Sehun tergoda. Tapi gadis ini tanpa melakukan apa-apa dia bisa membuat Sehun tergoda tanpa memikirkan apa yang akan terjadi selanjutnya, begitu juga dengan gadis itu. Gadis itu hanya diam saja saat berada di pelukan Sehun, biasanya kalau gadis yang baru kenal cowok enggak akan mau di peluk begitu saja. Justru berusaha untuk menjauh karena baru kenal, tapi kali ini benar-benar amazing membuat orang yang melihatnya terharu dan berkata"Romantis baget sih!" dan orang-orang akan merasa iri melihat sikap mereka berdua yang layaknya seperti orang pacaran.