Just My Ex Husband

Just My Ex Husband
Part 24 - Arjuna banget!



"Tak seharusnya aku melepasmu Jenn" bisik Frans lirih dengan ribuan sesal.


Frans masih menyesali semua perbuatan yang telah dilakukannya pada Jenny. Semua fakta dan peristiwa hari ini sangat menohok hatinya. Mengapa dulu Frans lebih mempercayai ucapan ibunya?


Frans lebih mempercayai Lina yang sudah menyatakan Jenny mandul, hanya dengan secarik dokumen dari hasil klaim satu dokter saja.


Tiba-tiba pintu terbuka menampilkan wajah sumringah William yang bersiap menelpon Bella. William ingin menginformasikan pada Bella kalau Jenny telah melahirkan bayinya dengan selamat.


"William tolong izinkan aku bertemu dengan Jenny dan putranya. Aku ingin melihatnya." sergah Frans saat pintu baru saja terbuka. Frans segera menghapus tetesan air matanya dan langsung menghampiri William.


"Maaf Frans aku tidak akan membiarkanmu menemui Jenny lagi, ingat semua ini ulahmu Frans." gertak William yang masih tak terima dengan kejadian sebelum Jenny melahirkan.


William sama sekali tidak ingin kejadian tadi terulang kembali. Wajah Frans terlalu sesak untuk Jenny lihat, seperti mengusik luka lama yang berusaha Jenny tepiskan.


"Tapi aku yakin kalau aku ini ayah dari anak Jenny." ucap Frans masih memohon pada William, bersikeras dengan dugaannya.


"Semoga itu benar anakmu Frans, biar semakin besar rasa penyesalanmu yang telah menyiakan Jenny. Jangan harap untuk kembali jika kelak kamu tahu itu putramu, darah dagingmu."


William benar, jika terbukti putra yang dilahirkan Jenny adalah benih dari Frans Wicaksana, habis sudah penyesalan Frans akan perbuatannya di masa lalu terhadap Jenny.


"Saya permisi. Saya harap jangan ganggu Jenny, dia masih butuh istirahat." ucap William, lalu meninggalkan Frans yang termenung seorang diri.


Frans masih menatap Jenny yang terkulai lemas dari balik pintu. Ada perasaan tak tega yang begitu mendalam melihat mantan istrinya terbaring lemah di ranjang rumah sakit, ironisnya itu akibat ulah Frans sendiri.


"Jenny maafkan aku, dari dulu kamulah yang terbaik untukku Jenn." gumam Frans lirih merutuki semua yang telah terlewat.


Tak ada gunanya Frans menangis, karena air mata tidak akan mampu mengembalikan waktu yang telah terlewat, tidak akan pernah mengembalikan kesempatan yang telah hilang.


Frans akhirnya memilih pergi tanpa melihat putra Jenny, dia terlalu malu untuk menampakkan wajahnya kembali di hadapan Jenny. Biarlah hari ini rasa sesal itu dia simpan sendiri, demi ketenangan Jenny.


•••


Bella sudah sangat penasaran bagaimana rupa putra sahabatnya. Apalagi sejak tahu Jenny positif hamil, tentang ayah kandungnya siapa? Masih belum terungkap. Kali ini Bella akan menyelidiki raut wajah anak Jenny. Apakah lebih dominan ke Frans atau Arjuna?


Walaupun Bella belum pernah bertemu Arjuna langsung, setidaknya dia tahu dari media sosial bagaimana ketampanan seorang Arjuna Prasetya. Semua tanya tentang siapa ayah kandungnya akan Bella pastikan, walau sebenarnya Jenny sendiri sudah tahu dan bisa menjawabnya tanpa harus melakukan tes DNA.


"Ponakanku, tante cantik datang nih." teriak Bella yang lupa diri kalau waktu sudah malam.


Jagoan kecilpun sedang terlelap tidur dalam inkubator, dokter mengatakan kalau anak Jenny masih belum bisa digendong oleh ibunya, masih harus diberikan perawatan ekstra.


"Kecilin suara lo!" pekik Jenny dengan nada berbisik sambil mengarahkan jari telunjuknya ke bibir Bella, mengisyaratkan perintah untuk Bella mengecilkan suaranya.


"Iya iya." sahut Bella sedikit menggerutu.


"Mana si jagoan kecil keponakan aku Jenn?"


Bella mencari bayi mungil milik Jenny, lalu mata Jenny tertuju pada inkubator yang diletakkan di sudut kanan ruang rawat.


Setelah tahu isyarat Jenny, Bella segera menghampiri bayi mungil yang masih merah dan tidur terlelap. Bella menganga tak percaya setelah dilihatnya wajah jagoan kecil dengan mata terpejam.


"Ya Tuhan..." gumam Bella.


Bella berbalik arah menatap Jenny di ranjang, pandangan mereka saling bertemu, tapi Jenny hanya mengangguk mantap dengan senyuman yang seperti mengiyakan dugaan Bella.


"Arjuna banget Jenn wajahnya." pekik Bella mantap, mengakui kalau buah hati Jenny adalah benih Arjuna.


••••


Cieeee dedenya babang Juna tuch 😍😅