I Love You, Oppa....

I Love You, Oppa....
Episode 9



Malam ini sepertinya aku gak bisa tidur ngebayangin kejadian hari ini seperti mimpi. Entah harus senang atau harus sedih aku gak tau tapi yang pasti aku senang kenal dengan Kak Lee. Aku bersyukur masih ada orang baik di Kota Seoul. Tadinya aku berpikir susah beradaptasi disini tapi setelah mengenal Yujin dan Kak Lee aki agak lega. Aki berharap masih banyak orang baik dan ramah di kota ini.


Rasanya ngantuk banget, sudah waktunya aki tidur.


Keesokan harinya.


"Kia sarapan dulu lalu kita berangkat"


Kak Boy memanggil.


" Iya kak ni lagi siap-siap dulu sebentar lagi kak" Saut ku.


Lalu aku keluar sambil membawa tas ku. Di atas meja sudah ada sandwich dan susu buatan kakak. Kami pun sarapan bersama kemudian kami berangkat menuju kampus. Sejam kemudian kami sampai di gerbang kampus. Kak Boy mengantarku sampai ke dalam kampus karna aku masih agak takut di hari pertama kuliah.


"Kia ingat ya gak usah grogi n santai aja ya. Kalau ada apa2 hubungi Kakak, carilah teman supaya gak kesepian. Kak Boy berangkat kerja dulu, nanti kalau ada waktu Kakak jemput ya !"


Kata Kak Boy berlalu.


" Kiaaaaaaaaaaa"


Yujin memanggil dari kejauhan dan berlari ke arahku.


Yujin terlihat terengah-engah didepan ku. "Kia untung aja kita ketemu, hahhhhhhhhh capek sekali berlari segini aja. Eh iya aku mo sampein ada salam dari Kak Lee. Cie ada apa ni antara kalian. Kemarin abis antar Kia pulangnya Kak Lee senyum2 sendiri. Ada apa Kia ayo jujur donk?"


Kata Yujin panjang lebar.


"Ada apa emangnya? kemarin gak ada papa kok. Tapi Kak Lee cuma bertanya aku udah punya pacar apa belum"


Saut ku pada Yujin.


"Trus trus kamu jawab apa?" Tanya Yujin.


"Ya jawab enggak lah. Aku emang gk punya pacar dari dulu. Kenapa sich aneh ya? "


Tanyaku pada Yujin .


" Ohhhhhhhh pantas aja Kak Lee senyum2 sendiri ternyata gitu ceritanya. He he he pasti Kak Lee suka sama kamu"


Kata Yujin menjelaskan.


"Jangan ngaco ah, Kak Lee sudah punya pacar khan. Trus ngapain suka sama aku, ntar di dengar pacarnya bisa gawat lagi. Itu perasaan kamu aja Yujin jangan dibahas lagi. Aku sudah bilang gak mau jadi orang ketiga antara mereka. Sudah ah"


" Iya non aku ngerti, tapi mereka cuma dijodohin sama papa. Kak Lee ngikutin perintah papa aja. Sebenarnya Kak Lee terpaksa karena Yoona anak temen Papa"


Jelas Yujin padaku.


"Meskipun seperti itu aku gak mau berharap dan aku gak mau Yujin titik! "


Ucapku dengan tegas.


"Ya sudahlah tapi aku gk bisa ngelarang Kak Lee seandainya nanti dia suka sama kamu. Kamu liat aja nanti jangan nyesel ya !"


Kata Yujin tersenyum.


"Dah ah jangan dibahas lagi aku masuk kelas dulu ya bye Yujin see you again" Kataku berlalu meninggalkannya sendirian.


" Okay see u nanti ya Kia! "


Pulang kampus.


Ponsel Yujin berbunyi " Hallo Kak Lee ada apa?"


"Yujin jam berapa pulang dari kampus?" Tanya Kak Lee.


"Sebentar lagi, kenapa Kak?"


Yujin bertanya.


" Kakak jemput ya, kebetulan lewat depan kampusmu sekalian kita pulang bareng. sekalian ajak Kia ya!"


Jelas Kak Lee.


"Okay kak, aku lagi nunggu Kia juga ni depan kelas ntar aki tunggu depan gerbang ya?"


Saut Yujin.


"Okay adikku sayang"


Jawab Kak Lee.