I Love You, Oppa....

I Love You, Oppa....
Episode 25



Pintu ruang UGD terbuka dan dokter yang keluar menghampiri Mr. Lee.


"Bagaimana keadaannya dokter? apa dia sudah sadar? " tanya Lee yang cemas dari tadi menunggu tidak sabar.


"Tenang Mr. Lee, keadaan nona Kia sudah membaik. Tapi saat ini kondisinya masih lemah karena blum makan dan minum ditambah kondisi wajahnya yang bengkak. Tapi tenang saja wajahnya akan membaik setelah diobati. Untuk sekarang biarkan dia istirahat dulu untuk memulihkan tubuhnya. Sebentar lagi nona Kia dipindahkan ke kamar VVIP. Tuan bisa langsung kesana. Saya permisi dulu........ kata dokter itu menjelaskan keadaan Kia.


" Baiklah dokter, terima kasih....." jawab Lee merasa lega mendengar penjelasan dokter itu.


Kemudian dokter itu pun berlalu meninggalkan Lee yang masih menunggu Kia dibawa ke kamar. Beberapa saat kemudian Kia keluar dari ruang UGD dibawa oleh beberapa suster menuju kamar VVIP. Sedangkan Mr. Lee mengikutinya dari belakang. Wajah Mr. Lee terlihat sedih, dia tidak menyangka akan terjadi seperti ini. Dia merasa bersalah dan segera menghubungi Boy.


Mr. Lee langsung mengambil ponselnya dan nada ponsel tersambung.


"Halo Boy, segera datang ke rumah sakit XXX Kia ada disini.... " kata Lee mencoba memberi tahu Boy tapi tidak menjelaskannya. Boy yang mendengar itu tidak menjawabnya tetapi langsung bergegas pergi menuju rumah sakit yang disebutkan.


Hampir satu jam berlalu akhirnya Boy sampai dan langsung menuju kamar Kia di rawat. Boy membuka pintu kamar itu dengan segera. Dia melihat Mr. Lee sudah ada disamping Kia. Boy kaget melihat kondisi Kia yang seperti itu. Darahnya sudah naik tapi dia berusaha tenang mengingat Mr. Lee adalah bosnya. Boy mendekat pada Kia, dia memegang pucuk kepalanya. Mengelusnya dengan lembut berusaha menahan air matanya. Matanya sudah merah menggenang, dan jatuh begitu saja. Lalu dia menghapus air matanya berusaha untuk kuat.


"Apa yang terjadi? mengapa Kia seperti ini Mr. ? " tanya Boy pada Mr. Lee.


"Mr. Lee saya sudah katakan pada anda tolong jauhi Kia. Saya tidak mau Kia terluka karena hubungan anda dengan Yoona. Anda mengenal Yoona dengan baik, dia tidak akan membiarkan Kia merasa tenang setelah anda memutuskan Yoona " kata Boy dengan nada yang tinggi.


Lee maklum jika reaksi Boy seperti itu, tapi dia juga tidak ingin berpisah dari Kia dan juga tidak ingin Kia terluka karenanya.


"Mr. Lee Saya harap anda menjauh dari Kia jika ingin dia baik-baik saja. Tolong..." kata Boy berharap. Walau Boy marah tapi dia sadar berhadapan dengan siapa.


"Tidak Boy, jangan buat aku jauh dari Kia. Kia juga tidak akan mau berpisah denganku. Aku hanya ingin dia yang menjadi istriku. Aku harap kau mengerti dan aku tidak akan menyerah walau kau dan siapapun menentang hubungan kita!! jawab Mr. Lee yakin dengan apa yang dia rasakan. Lalu ponsel Mr. Lee berbunyi dan dia pun keluar dari kamar Kia.


"Halo bos, paket sudah sampai di tempat " kata Neil melapor pada Mr. Lee.


"Hemmm, tunggu saja aku segera kesana dan jangan biarkan mereka kabur " jawab Mr. Lee dengan dingin.


Neil yang mendengar bosnya seperti itu sudah merinding bagaimana dengan ekspresinya nanti.


Lee segera meluncur menuju lokasi Yoona dan pacarnya ditahan. Anak buahny melihat ekspresi Lee seperti ingin membunuh orang. Mereka merinding dan menelan salivanya. Mr. Lee sungguh sungguh menakutkan.