
Yah aku terpesona pada pandangan pertama dengan cowok ini. Mata ini memandang sosok cowok tampan, putih, gagah and senyumannya buat aku uhhhhhhhhh gk tahan mo ngiler ni bibir. Sial untung aja gk ngiler beneran bisa malu aku dan mo ditaruh dimana ni muka.
"Are you okay babe?"
Tanya seorang gadis dari belakang cowok itu. Seorang gadis yang cantik dan sexy menurutku maybe pacarnya.
"Yes, i'm ok "
Jawab si cowok.
Gadis itu melihat kearahku mulai dari atas sampai bawah, ntah apa yang ada dipikirannya. Matanya menatapku dengan tajam.
"Sombong amat ni cewek"
Batinku berkata.
"Kiaaaaa !"
Kak boy memanggilku dari jauh dengan tersenyum. sambil berlari kecil menghampiriku dan kak boy kaget ketika melihat cowok yang ad di depanku.
"Mr. Lee anda sudah datang?"
Kata kak boy.
"Yes, baru aj sampai."
Jawab cowok itu.
Aku kaget ternyata dia bisa bahasa Indonesia.
"Kakak kenal orang ini?"
Kataku.
"Iya, dia adalah Bos kakak di perusahaan tempat kakak bekerja "
Jawab Kak Boy.
"Oh iya Mr. Lee perkenalkan ini adik ku baru datang dari Bali, dia akan melanjutkan kuliah disini".
Kata Kak Boy.
Cowok itu hanya tersenyum melihatku tpi ceweknya cuek.
"Ish jutek banget ni cewek" batinku.
"Okay Boy see you tomorrow ya, aku pulang dulu dah capek banget ni sekalian mau anter Yoona ke rumahnya"
Kata cowok itu sambil berlalu.
"Okay bos......"
Jawab Kak Boy.
"Kak siapa cewek yg tadi?"
Tanyaku penasaran.
"Dia pacar Mr. Lee. Kenapa? "
Kata Kak Boy.
"Ngga apa cuman judes amat sich kaya gk pernah liat orang aja ish pingin ku jitak tuh orang ! "
Jawabku.
"Sudah cuekin aja, pacar Mr. Lee emang begitu mungkin takut pacarnya diambil orang kali jadi dia pasang tampang serem".
"Gimana di pesawat gk mabuk khan?" Tanya Kak Boy.
"Enggaklah kak masa Kia mabuk di pesawat kampungan amat sich! "
Jawabku.
Kak Boy hanya tersenyum kearahku.....
Apartemen Kak Boy
"Wah sampai juga, ini apartemen Kak Boy mewah sekali"
Kataku.
"Iya ini apartemen kakak, semoga kamu betah disini ya. Oh iya itu kamarmu Kia, kamu masuk dulu beresin kopermu lalu mandi ya. Kakak masakin makanan kesukaanmu dulu ya! "
Kata Kak Boy.
"Kakak masih inget aja kesukaanku, terima kasih kak "
Kataku.
"Iua donk masa lupa sih sama kesukaan adik sendiri dah mandi dulu gih biar segera"
Kata Kak Boy.
sejam kemudian aku keluar dari kamar dan kulihat di meja makan sudah siap nasi goreng dengan telur mata sapi kesukaanku.
"Ayo makan dulu Kia pasti sudah lapar khan? "
Tanya Kak Boy.
" Iya Kak laper banget malahan!"
Jawabku.
Nasi goreng sudah habis tak tersisa karna sudah aku habiskan. Kak Noy hanya tersenyum melihatku yang kekenyangan.
"Oh iya Kak tadi itu Bos Kakak? ko bisa bahasa Indi sich?"
Tanyaku penasaran.
" Iya bisalah mamanya dari Indoesia dan papanya Korea. jadi wajarlah dia bisa bahasa Indonesia "
Jawab Kak Boy.
"Ooooooooo pantes aja, tapi gak ada tampang indonya Kak dominan Korea ya" Kataku.
"Iya dia CEO di perusahaan kakak, Mr. Lee menggantikan ayahnya untuk mengurus usahanya. Mr. Lee orangnya baik dan ramah sama semua karyawannya makanya banyak yang naksir ama dia. cuman sayang dia dijodohin sama ayahnya. "
Kak boy menjelaskan.
"Sayang banget ya dijodohin, maunya kia mo coba ngelamar jadi pacarnya Kak! "
Aku menjawab Kak Boy sambil cengengesan.
" Ishh kamu nih ya ngarep banget ama Mr. Lee ya, mending gk usahlah ntar kamu kecewa. Khan dia udah dijodohin sama si Yoona itu. Kia kuliah aja gk usah mikir yang macam2 okay!!"
Jawab Kak Boy sedikit mengancam.
" Iya iya siap kakak sayang"
Jawabku sambil cemberut. Lalu Kak Boy mencubit hidungku sampai merah nyebelin banget.