
"Ayo Mr. Lee kita masuk dulu buat pendaftaran nanti kita lanjut lagi ngobrolnya ya "
Kata Kak Boy menuju ruang administrasi kampus.
"Iya Boy kita masuk dulu setelah ini lanjut di taman kampus aja "
Kata Mr. Lee.
Mr. Lee dan adiknya masuk terlebih dulu kemudian aku dan Kak Boy mengekor dibelakang.
Sejam kemudian akhirnya selesai juga semua administrasinya dan kami mulai berjalan menuju taman di kampus. Kami menuju sebuah tempat duduk di bawah pohon yang sejuk untuk mengobrol. Ternyata kampus ini luas juga dengan taman yang tertata rapi.
"Boy dan Kia kenalin ini adikku Yujin, semoga nanti kalian menjadi teman yang akrab disini ya"
Kata Mr. Lee dengan senyum manisnya lagi.
"Hallo Yujin salam kenal namaku Kia senang berkenalan denganmu "
Kataku dengan senyum seramah mungkin.
"Hallo aku Yujin salam kenal juga semoga
kita jadi teman yang baik ya "
Jawab Yujin sambil tersenyum manis.
"Gila ni cowok yang satu tampan abis and adiknya gak kalah cantik, meskipun sebenarnya aku juga cantik manis dan putih tapi agak minder juga ketemu yang bening2 begini"
Hatiku berkata gk karuan.
"Oh iya mulai besok kalian sudah masuk kuliah, meskipun jurusan kalian beda semoga kalian masih bisa ketemu ya"
Kata Kak Boy.
"Iya sebaiknya kalian tukaran nomer WA biar bisa tetap berhubungan dengan baik" Kata Mr. Lee menyambung.
"Iya kak terima kasih , ups maaf maksudku Mr. Lee "
Jawabku langsung membenarkan ucapanku.
"it's okay no problem, Kia bisa panggil saya Kak Lee juga boleh ko biar lebih akrab"
Jawab Mr. Lee.
Aku hanya tersenyum mendengar ucapan Mr. Lee, aduh malu banget diliatin seperti itu jadi salting lagi dech. Kemudian mereka semua tertawa melihat wajahku yang sudah ngeblush. ๐
"Maaf Mr. Lee saya antar Kia balik ke apartemen kemudian langsung berangkat ke kantor biar tidak kesiangan karna tadi saya izin sebentar "
"Okay Boy kalau begitu saya juga akan antar Yujin pulang trus ke kantor juga " Jawab Mr. Lee.
Mataku hanya bisa menatap Mr. Lee berjalan menjauh.
"Hahhhhhh "
Aku hanya bisa menghela nafasku dalam2. Kak Boy hanya mengerutkan dahi melihat tingkahku, tapi aku langsung cengengesan.
Dalam perjalanan pulang aku hanya diam melihat jalan melalui kaca samping mobil.
"Ada apa tuan putri ko bengong aja?"
Tanya Kak Boy.
" Ehm gpp kak cuma lagi mikir aj ko ! "
Aku menjawab.
"Eh mikirin apaan? jangan bilang Kia lagi mikirin Mr. Lee ya? "
Kak Boy menggodaku.
"Iya kak tau aj ni, ........ eh eh enggak kak gk mikirin dia ko !!!"
Aku menjawab dengan gugup.
"Gawat aku keceplosan mati dah Kak Boy pasti ngomelin aku ni "
Aduh batinku resah ni.
"Kia ingat khan apa yang kakak bilang kemarin? mau kakak ingetin lagi?" ๐คจ๐ Kak Boy dah ngancam.
" ๐ Iya kak Kia ingat ko! "
Sampai apartemen Kak Boy menurunkan aki di depan pintu masuk apartemen.
"Kia jangan sampai nyasar ya, kalau ada apa-apa inget hubungi kakak jangan sampai lupa. Kalau Kia lapar di kulkas ad makanan tinggal kamu panasin aja. Jangan kemana2-mana tunggu kakak pulang biar gk hilang "
Kata Kak Boy panjang lebar kaya emak2 ama anaknya.
"Siap pak bos sayang Kia gak akan lupa perintah pak bos "
Aku menjawab sambil memberi hormat. Kak Boy hanya tertawa melihat tingkahku. Mobil Kak Boy pun berlalu dan aku langsung masuk ke dalam apartemen.