
"Kia ayo kita pulang bareng kak Lee sudah menunggu di depan " Sapa Yujin.
"Apa? kenapa sama Kak Lee? " Tanyaku heran.
"Sudah jangan banyak tanya, Kak Lee sudah menunggu kita dari tadi. Ayolah gak usah malu khan ada aku !"
Saut Yujin sambil menarik tanganku segera.
Lalu kami menuju ke pintu gerbang kampus bersama. Ah aKu bingung harus bagaimana, kemarin saja aku malu banget diantar Kak Lee dan sekarang harus ketemu sama orang itu lagi. Kenapa sich susah banget jaga jarak sama Kak Lee? Ah sial banget, aku juga gk bisa menolak ajakan Yujin. Bagaimana aku bisa mengatur hatiku kalau begini trus. Kalau seperti ini trus akj akan susah mengatur perasaanku. Huhhhhhhhh sebal sekali.
"Kalian sudah datang ayo masuk mobil " Kata kak Lee.
Lalu kami pun masuk ke dalam mobil. Kami berdua duduk di kursi belakang. Sesekali aku melihat ke arah depan, lalu secepatnya aku membuang tatapanku ke samping. Ya Tuhan aku gk kuat, aku berusaha mengontrol semuanya mataku dan hatiku.
"Ehmmm. Kalian berdua kenapa diam?" Tanya Kak Lee.
" Tidak kak kami hanya lelah saja, ya gk Kia?"
Saut Yujin langsung menoleh kearahku.
"Ah iya kak !"
Jawabku sekilas.
"Gimana kalau kita makan siang dulu pasti kalian sudah lapar ?"
Kak Lee berkata sambil melirik dari kaca spion.
"Boleh kak aku laper banget ni, kuliah menguras tenaga ku sampai habis sungguh membosankan !"
Jawab Yujin mengeluh.
Akhirnya kami sampai di salah satu restoran Korea. Kak Lee memesan makanan ala Korea seperti kimchi, kimbab, ramyeon, bulgogi, bibimbap, tteokboki. Banyak sekali kupikir untuk makan siang.
"Ayo makan dulu, ehm Kia cobalah makanan khas Korea ini jangan khawatir ini dijamin halal "
Kata Kak Lee tersenyum.
"Iy.......iya kak trima kasih " Jawabku.
"Iya Kia ayo makan jangan malu gitu ah,
Kata Yujin sambil menarik turunkan alisnya.
Kami makan dengan tenang hanya sesekali Kak Lee dan yujin mengobrol. Satu jam kemudian kami menghabiskan makanan yang ada diatas meja. Ternyata makanan disini lumayan enak juga. Aku sampai kekenyangan. Kami pun mengobrol sebentar dan Kak Lee bertanya tentang kuliah kami. Aku menjawab pertanyaan Kak Lee sesingkat mungkin karna aku masih merasa gugup kalau bicara dengannya. Sedangkan Yujin sekali tertawa menggodaku, karena ekspresiku membuatnya jail. Akhirnya kami pergi dari restoran itu dan langsung pulang.
"Yujin, kakak antar kamu pulang dulu karena masih ada urusan gpp khan?
Tanya Mak Lee pada Yujin.
"Gpp kak sekalian ntar antar Kia langsung pulang aja ya kak!"
Saut Yujin.
OMG kenapa ceritanya begini lagi sich, hehhhhh aq cuma bisa menghela nafas saja. Sungguh berat rasanya kenapa harus berdua lagi sich. Sampai di rumah yujin pu turun dari mobil.
" Kak antar Kia sampai rumah dengan selamat ya, semoga sukses!!!! By**e Kia sampai ketemu besok ya di kampus !"
Kata Yujin sambil berlari.
Aku heran dengan kata-kata Yujin maksudnya apa sich.
"Kia ayo pindah ke depan!"
Perintah Kak Lee.
"Tapi kak kenapa?"
Tanyaku.
"Kia ntar orang kira aku ini sopir mu lho, kamu tega?"
Tanya Kak Lee.
" Iya iya kak maaf kak aku duduk di depan"
Jawabku langsung keluar dari mobil kemudian langsung duduk di kursi depan.
OMG aku malu banget wajahku sudah seperti apa didepannya. Aku gak berani menoleh padanya aku hanya diam menatap jalanan.......