I Love You, Oppa....

I Love You, Oppa....
Episode 26



Akhirnya Lee dan anak buahnya sampai di tempat biasa, rumah gelap yang jauh dari hiruk pikuk ibu kota. Neil yang melihat kedatangan bos nya langsung berdiri dari tempat dia bersantai. Semua anak buahnya melihat bos besar Lee dengan rasa takut. Wajahnya yang biasanya tenang tapi sekarang tatapan matanya sudah mengerikan. Siapapun yang menyinggungnya akan berakhir mengenaskan.


"Semua sudah siap? " tanya Mr. Lee pada Neil.


"Sudah bos, tinggal eksekusi saja " jawab Neil yang sudah paham dengan bosnya.


Mr. Lee berjalan memasuki kamar tempat Yoona dan pacarnya ditahan. Neil membuka pintu itu dan disambut dengan pemandangan Yoona dan Sojun yang terikat di kursi masing-masing. Di dalam ada beberapa anak buahnya yang lain untuk berjaga.


Sedangkan Yoona dan Sojun yang melihat Kedatangan Mr. Lee merasa ketakutan. Mereka menelan ludahnya karena gugup dan takut melihat tatapan Mr. Lee. Tamat sudah mereka sekarang, mereka berdua hanya bisa pasrah dengan keadaan. Entah apa yang akan mereka lalui sekarang karena bermain dengan singa yang lapar. Mr. Lee terlihat seperti singa kelaparan yang sudah siap menerkam mangsanya.


" Yoona....... apa selama ini masih belum jelas dengan kata-kata ku? Apa video yang kau terima tidak membuatmu takut? " kata Lee dengan suara nya yang dingin dan tatapan matanya yang tajam pada Yoona.


Yoona terdiam belum menjawab dan kemudian dia berusaha untuk bicara dengan ketakutan.


" Ma... maaf Lee, tolong ampuni aku. Aku janji ti... tidak akan me... melakukannya lagi. Aku mohon Lee.... " kata Yoona.


Tapi Lee tidak merespon ucapan Yoona, tatapannya masih dingin.


"Plak...Plak....plak...plak...plak..... " terdengar suara tamparan yang begitu keras pada pipi Yoona. Kemudian terdengar lagi suara tamparan itu berkali-kali sampai bibir Yoona berdarah dan pipinya sudah tidak berbentuk. Yoona menangis kesakitan dan tak mampu untuk berbicara. Sedangkan Sojun yang melihat itu terus menelan ludahnya dan matanya sudah melotot melihat Yoona yang disiksa oleh Neil.


Lee mendekat pada Yoona dan sekilas dia melihat jelas kissmark di sekitar lehernya. Lee tidak merasa heran, justru dia menyunggingkan bibirnya.


"Hemmmmm...... Yoona aq rasa kau sudah bersenang-senang dengan pacarmu di pondok itu. Dan kau juga menyiksa Kia sampai seperti itu. Kau sungguh hebat..... " kata Lee membuat Yoona dan Sojun kaget mendengarnya.


Lalu Lee melihat Sojun dengan tajam, Sojun melihat itu tanpa bisa ber kata apapun. Sekejap saja Lee langsung mendaratkan pukulannya di wajah Sojun.


"Ahhhhhh..... ampun tuan...... ahhhhhh...... tolong ampuni Saya........ ahhhhhh....... " suara Sojun yang berteriak memohon ampun setelah dipukul Neil berulang kali. Seketika ada air mengalir dari balik celana Sojun. Semua orang kaget melihat itu termasuk Mr. Lee yang kemudian merasa jijik melihatnya.


"Siram dia, jangan sampai mengotori tempat ini " kata Mr. Lee pada anak buahnya.


Beberapa anak buahnya Lee menyeret Sojun ke dalam kamar mandi. Sojun di siram dengan air yang dingin tanpa melepaskan pakaiannya. Sojun merasa perih di tubuhnya dan juga kedinginan. Setelah tempat tadi dibersihkan, Sojun diseret lagi dan diikat di kursi lagi. Sojun menggigil kedinginan, tapi semua orang tidak peduli. Yoona hanya diam melihat kondisi Sojun yang tidak lebih baik juga dari dirinya.


"Jadi Yoona..... apa yang bisa aku lakukan untukmu sekarang? Kia sedang berbaring di rumah sakit sekarang dan semua karena dirimu. Bagaimana jika aq melakukan hal yang sama? " kata Lee yang membuat Yoona menciut ketakutan.