
Di sudut kota Bandung.......
Hari ini Boy mengantarkan Kia ke kampusnya dengan mobilnya. Kia kuliah di ITB selama 2 tahun ini sedangkan Boy membuka usaha restaurant di kota Bandung. Mereka hidup berdua di salah satu perumahan di kota Bandung yang tidak terlalu mewah yang Boy beli dari hasil kerjanya selama di Korea. Penampilan Kia pun sudah berubah, dia sudah berhijab sekarang. Kia mulai tekun dengan ibadahnya semenjak tinggal di Bandung. Sebentar lagi Kia akan magang di perusahaan GRUP L. Kampusnya merekomendasikannya di GRUP L dan dia diterima untuk magang disana. Kebetulan ada posisi sekretaris yang kosong untuk CEO yang akan datang dari Korea.
"Kak Boy, besok Kia mulai magang jadi kakak tidak perlu mengantarku bekerja. Biar Kia naik ojol aja biar kakak bisa fokus dengan restaurant yah.....
Kia bersemangat karena akan magang di perusahaan yang besar. Yang pastinya akan mengubah nasibnya ke depan.
" Baiklah, tapi hati-hatilah di jalan. Kalau ada masalah hubungi kakak ya....
Boy merasa khawatir pada adiknya, karena dia juga sedikit sibuk mengurus usahanya.
"Okay bos...... Kia menjawabnya sambil memberi hormat pada kakaknya. Boy mencubit hidung adiknya sampai merah. Karena dia masih belum tega melepas adiknya magang.
Keesokan harinya........
" Kia sarapan dulu sebelum berangkat..... teriak Boy memanggil adiknya yang berada di kamar atas.
"Iya kak..........
Kia masih bersiap di kamarnya, sebelum turun dia berkaca dulu untuk melihat penampilannya. Karena dia tidak mau kesan pertamanya membuat kecewa bosnya nanti. Setelah melihat di cermin sudah pas, dia langsung turun untuk sarapan dengan kakaknya.
Azkia
Boy melihat adiknya yang menuruni tangga. Dengan penampilan Kia yang sekarang membuat Boy merasa tenang. Kia menjadi seorang muslimah dan sudah menekuni ibadahnya dengan rajin.
" Wah... wahhh... adikku yang manis sudah cantik, laki-laki mana yang mau kamu goda dengan penampilan seperti ini ha?
Boy menggoda Kia sambil tertawa geli, yah adiknya memang lebih cantik setelah berhijab.
"Ahhhh kakak, berhenti mengejekku. Aku mau bekerja kak. Bukan menggoda orang kakak....... Sudah aku mau makan dulu ntar telat lagi.
" Kak aku berangkat dulu ya ntar telat, ojolnya dah sampai depan rumah ni. Bye kak......
Tidak lupa Kia mencium tangan kakaknya sebelum pergi.
"Ayo mas berangkat sebelum kena macet ni......
" Okay mba siap......
Akhirnya Kia berangkat dengan ojolnya dan beneran kena macet di jalanan. Sebentar lagi sudah jam masuk kerjanya dan Kia nggak mau sampai telat di hari pertamanya magang.
Mr. lee
Keluar dari hotel Mr. Lee dan Neil berangkat menuju perusahaan GRUP L. Karena hari ini Mr. Lee harus menghadiri rapat di kantornya dan sidak kantor untuk pertama kalinya karena kedatangannya sudah ditunggu semua karyawannya. Kim yang sudah lebih awal datang sudah memerintahkan tiap divisi untuk bersiap di front office untuk menyambut kedatangan Mr. Lee.
Sedangkan Kia sebentar lagi akan sampai perusahaan dengan ojolnya. Bertepatan di depannya ojolnya ada mobil Mr. Lee. Akhirnya mobil Mr. Lee lebih dulu sampai di depan perusahaan dan disusul dengan Kia dibelakangnya.
Neil turun dari mobil dan segera membuka pintu mobil untuk Mr. Lee. Semua karyawan antusias ingin melihat CEO yang datang hari ini. Merka sudah berbaris rapi di FO dari tadi.
Mr. Lee turun dari mobil dengan penampilannya yang tampan, keren, berwibawa dan pastinya tatapannya yang dingin. Mr. Lee berjalan memasuki kantor dan berhenti sejenak untuk melihat karyawannya. Sedangkan semua karyawannya menunduk hormat pada bos besarnya. Mereka semua ada yang menunduk sambil melirik karena penasaran. Apalagi karyawan wanita yang ada disana.
Kia yang turun dari ojolnya langsung membayar ongkosnya. Dia tidak memperhatikan Mr. Lee yang ada di depan. Kia segera berjalan cepat untuk masuk supaya tidak telat. Tapi karena tidak memperhatikan langkahnya, kakinya tersandung tepat disebelah Mr. Lee. Refleks Kia akan terjatuh tetapi Mr. Lee langsung memeluk pinggangnya. Kia masih memejamkan matanya tetapi Lee menatap Kia dengan tajam. Akhirnya Kia membuka matanya pelan-pelan dan matanya dan mata Mr. Lee bertemu. Mereka saling bertatapan lama menatap satu sama lain. Mata Kia sudah mulai berkaca-kaca melihat wajah yang sudah lama tidak dilihatnya. Dan Lee juga berkaca-kaca melihat wajah seorang wanita yang sudah lama ingin dia temui. Air mata Kia sudah tidak bisa ditahan dan Lee menatapnya tersenyum. Seketika Lee memeluk Kia dengan erat dan Kia kaget dengan perlakuan Lee.
Semua karyawan kaget melihat adegan romantis itu, mereka tidak menyangka bos besarnya memeluk seorang gadis di depan banyak orang. Neil yang melihat itu refleks membubarkan semua karyawan dengan jentikan jarinya. Kim yang sadar juga langsung menyuruh karyawannya segera pergi meninggalkan mereka berdua.
Lee memeluk Kia dalam diam tanpa suara, masih merasa tidak percaya apa yang di peluknya sekarang nyata atau tidak. Neil hanya memperhatikan mereka berdua dari jauh. Bersiap untuk perintah dari bosnya nanti. Neil merasa senang melihat mereka akhirnya bertemu. Pencarian yang sudah lama akhirnya bertemu disini. Bosnya yang lama tidak tersenyum, sekarang sudah terlihat senyuman bahagia diwajahnya yang dingin.
"Akhirnya semua tidak sia-sia perjalanan Mr. Lee ke Bandung.....
Neil bergumam pada dirinya sendiri sambil menatap mereka berdua.