
Setibanya di apartemen, aq langsung turun dari mobil kak Lee. "Terima kasih kak dan maaf...... " kataku lalu pergi meninggalkannya.
Aku langsung masuk ke dalam apartemen, karna jam segini kak Boy belum pulang kerja. Aq pergi ke dapur mengambil air di dalam kulkas, aq butuh air yang dingin karena tenggorokanku rasany kering sekali setelah bicara dengan kak Lee. Lalu aq masuk ke kamarku dan merebahkan tubuhku diatas kasur. Melelahkan sekali rasanya, aq menutup mataku dan mengingat kejadian tadi. Ntah apa aq harus senang karena kak Lee menyukaiku atau aq harus sedih. Apa aku bisa membalas perasaannya? aq memang menyukainya yah sejak pertama bertemu dengannya. Tapi dia sudah dijodohkan bukan kenapa aq harus hadir diantara mereka. Seketika aq ingat pesan kak Boy, aq gak boleh merusak hubungan mereka. Biarlah perasaan ini aq harus menyimpannya sendiri. Kak Lee gk boleh tau kalau aq juga menyukainya dan aq harus menjauh darinya. Harus......
Ah pusing sekali kepalaku dari tadi kenapa masalahku rumit begini. Lebih baik aq tidur dulu biar perasaanku tenang. Semoga setelah bangun aq bisa lebih tenang lagi.... 😴😴😴😴😴😴😴
Pagi hari......
"Kia, kamu sudah bangun? sudah shubuh ayo bangun salat dulu...." seperti biasa kak boy membangunkan aq di pagi hari.
"Uahem.....hhhhhhh..... iya kak aq sudah bangun... aq jawab dengan mata yang masih tertutup. Aq gk tau kak boy jam berapa pulang kerja, aq tak mendengar suaranya ketika datang.
Setelah mandi aq langsung salat shubuh. Aq segera memakai pakaian dan bersiap berangkat ke kampus. Aq membantu kakak menyiapkan sarapan di dapur. Hari ini sarapan kita nasi goreng dengan telur mata sapi. " Kia a**yo makan dulu biar gk telat ! kata kak boy.
"ok bos laksanakan " jawabku.
Setelah setengah piring nasi goreng masuk ke perut, kak boy bertanya padaku "kemarin pulang sama siapa kia? "
"Uhuk.... uhuk.... uhuk.... aq tersedak kemudian langsung menenggak air sampai habis.
" kenapa kia? makannya pelan-pelan donk biar gk ke sedak!! kamu ini seperti anak kecil saja. saut kak boy keheranan.
"gpp kak...... ehm itu kemarin aq pulang sama yujin. Kak Lee menjemput kami di kampus. Lalu yujin mengajakku pulang bareng.... jawabku gelagapan.
" ohhhh pantas saja kemarin Mr. Lee sorean balik ke kantor. Tapi dia gak bilang kalau antar kamu pulang juga. Ya sudah jangan keseringan diantar Mr. Lee gk enak. Dia khan bos kakak, kamu pulangnya naik bus saja. kata kak Boy menjelaskan.
"iya kak..... jawabku singkat.
Hampir saja untung kak Boy enggak marah, aq pikir dia bakal marah besar. Ya sudah lebih baik aq menghindar kalau ketemu kak Lee.
Kak Boy mengantarku sampai depan kampus, kemudian kulihat mobil kak Lee dari jauh hampir mendekati kampus. Aq berlari kecil untuk menghindarinya. Aq tau dia mengantar yujin ke kampus tapi aq gk mau ketemu sama dia dulu. Mobil kak Lee pun berhenti di gerbang kampus, aq hanya mengintip di balik pepohonan. Aq melihat kak Lee melihat ke kiri dan kanan seperti mencari sesuatu.
" kemana dia pergi tadi aq melihatnya berdiri disini, hehhhhh dia pasti menghindar dariku. Aq tau kemarin seharusnya aq gk langsung mengutarakan perasaanku padanya. Mungkin terlalu cepat buat dia. Dan aq juga ngerti kenapa dia seperti itu karena yoona. Aq harus menemuinya lagi mungkin nanti ...... Ucap Lee dalam hati.
"Kak Lee kenapa, cari siapa? ah yujin tau pasti cari kia. Sudahlah kak menyerah saja kia gk bakalan mau sama kak lee, karna kak yoona. kata yujin menjelaskan.
"Aku tau yujin dia seperti itu, kemarin aq mengutarakan hatiku padanya tapi dia menolakku. kata kak Lee bersedih.
"Begini kak, kak Lee putusin kak yoona dulu baru deh kejar kia lagi beres khan? dah ah aq masuk dulu kak ntar telat lagi. kata yujin segera pergi.
Akhirnya mobil kak Lee pun pergi, kemudian aq menyusul yujin dari belakang. " yujin..... tunggu aku....
Aq segera berjalan disamping yujin.
"Hai kia apa kabar? gimana perasaanmu setelah kak Lee jujur padamu kemarin? tanya yujin padaku.
" Entahlah aq gk tau, aq gk mau jadi pelakor...... kataku lesu.
"Kamu tau gak ini pertama kalinya kakak suka sama cewek, selama ini dia gk pernah pacaran kecuali yoona karna dijodohin. Tapi kak Lee terpaksa dan sampai saat ini gk pernah mencintai yoona.
Aq gk tau harus menjawab apa karna aq gk bisa membalas perasaan kak Lee. Aq hanya mendengar semua yang yujin katakan sepanjang jalan menuju kelas.
Aku memikirkan semua kata-kata yujin di dalam kelas. Pikiranku tidak bisa menerima pelajaran hari ini, tidak ada semangat. Pelajaran pun akhirnya selesai juga dan terasa lama karna pikiranku gk karuan. Aku keluar kelas dan berjalan menuju taman kampus dan.....
" Heh kau, iya kamu siapa lagi yang aq panggil !!!! teriak yoona padaku. Aku kaget melihat yoona ad di kampus ini. Mau apa dia kemari mencariku, jangan -jangan dia tau tentang kemarin? gawat apa yang harus aku lakukan. Aku bingung dan datang menghampirinya."Ad...ada apa nona memanggilku? tanyaku ragu.
"kau jangan pura-pura bodoh, dasar kau wanita jalang, kau wanita penggoda. Kau menggoda kekasihku Lee. Kau tau aq kekasihnya kenapa kau masih mendekatinya!!! teriak yoona padaku. " Maaf yoona, aq rasa kamu salah paham. Aku tidak punya hubungan apapun dengan kak Lee. Sungguh!! jawabku menjelaskan. "Dasar pembohong, aq melihatmu kemarin pergi ke Olimpic Park dengan Lee. Aku melihatmu dengan mata kepalaku sendiri. Dan kau masih berbohong!!! teriak yoona lagi. " dasar jalang, PLAKkkk...... yoona menamparku dan banyak siswa yang melihatku di taman kampus. Aku menunduk malu, mataku mulai memerah. Aku berlari keluar kampus.......
Sepanjang jalan aq menangis, aq sungguh dipermalukan oleh yoona. Aku malu pergi ke kampus lagi. Apa yang harus aq lakukan, apa salahku, ini semua bukan salahku.....
Aku duduk di bangku sebuah taman dekat kampus. "Hikss... Hiks... Hiks... Hiks.....
Aku menangis dengan suara sekecil mungkin, aq takut orang mendengar tangisanku.
D rt... D rt..... D rt.... ponselku bergetar. aku melihat ponselku dan melihat nama yujin memanggil......
Aku ragu apa harus aq angkat?
" hallo kia, kia kamu lagi dimana? aq dengar dari teman di kampus kejadian tadi, maaf tadi aq masih ada kelas jadi telat. kamu dimana sekarang? kamu gak apa2 khan? aq kesana ya? kamu dimana?
kata yujin dengan nada cemas. Aku tau dia khawatir padaku.
"hiks... hiks... yujin aq di taman diluar yang dekat kampus... hiks.. jawabku sambil menangis.............