I Love You, Oppa....

I Love You, Oppa....
Episode 31



Di ruangan personalia Kia duduk menunggu informasi magangnya apakah masih bisa dilanjutkan atau tidak. Karena kejadian tadi semua orang menatapnya dengan rasa tak suka. Apalagi karyawan wanita yang ada disana mereka menatapnya dengan tatapan mengejek. Kia yang melihat dan mendengar mereka berusaha cuek.


"Hallo pak? iya dia ada di sini..... jadi bagaimana pak? baiklah saya akan mengaturnya untuk anda....


Bagian personalia menerima perintah dari Neil untuk posisi pekerjaan yang akan diberikan pada Kia. Karena informasi dari Mr. Kim bahwa Kia adalah karyawan magang baru. Setelah Mr. Lee tahu tentang itu, dia memberi perintah agar Kia menjadi sekretarisnya.


Mr. Lee merasa senang Kia akan bekerja dengannya, sehingga mereka akan lebih dekat. Neil sudah mengatur dimana Kia akan ditempatkan dan pastinya dekat dengan ruangan Presdir Lee.


Setelah menjelaskan pekerjaan yang akan dilakukan Kia, personalia mengantar Kia ke ruangan kerjanya. Kia masih belum mengetahui dimana dia akan di tempatkan. Melihat jalan yang dilalui, Kia sadar dimana ini. Tapi dia takut untuk bertanya karena dia hanya karyawan magang saja. Jantungnya berdetak semakin kencang karena mendekati ruangan ketika dia bertemu dengan Lee.


" Hemmmm, maaf Pak..... mengapa kita kesini pak?


Kia terpaksa bertanya pada personalia itu.


"Kia, disini kamu akan bekerja menjadi sekretaris Mr. Lee....


jawab personalia itu dengan sopan.


" Apa?..... Disini pak? sekretaris Mr. Lee?


Kia kaget mendengar itu, informasi tadi hanya memberitahunya sebagai sekretaris saja.


"Iya Kia, ada apa? keberatan?....


Tanya personalia itu menyunggingkan senyumnya. Sebenarnya personalia itu sudah menerima intruksi dari Neil dan tahu informasi tentang Kia. Jadi dia tidak berani untuk menolak perintah bosnya. Bisa gawat kalau mencampuri urusan bos besar.


"Apa? tidak pak..... sa.... saya tidak keberatan....


Kia tergagap menjawabnya karena gugup. Niat dia ingin menjauhi Lee malah membuatnya semakin dekat.


Personalia mengetuk pintu Presdir Lee dan setelah itu Neil membuka pintunya. Personalia itu masuk lebih dulu dan Kia tertinggal di belakang.


Perintah personalia itu segera menyuruhnya masuk ke dalam.


Kakinya berat untuk melangkah tapi akhirnya dia paksa untuk masuk ke dalam.


Mr. Lee dan Neil sudah menunggu di dalam. Dari tadi Mr. Lee sudah merubah wajahnya terlihat serius tanpa ekspresi. Dia menatap Kia dari jauh, sedangkan yang ditatap nya berjalan mendekat sambil menundukkan wajahnya. Neil berdiri disamping Presdir Lee yang duduk di kursi kebesarannya. Neil juga sama masih dingin seperti bosnya.


"Maaf Mr. Lee, perkenalkan ini Azkia sebagai sekretaris anda mulai hari ini....


Kata personalia itu sambil memberi hormat pada bosnya.


" Hemmmm, pergilah......


Jawab Mr. Lee dingin......


Personalia itu pergi meninggalkan Kia seorang diri disana. Saat ini Kia tidak berani melihat wajah Lee, tangannya mulai basah karena gugup dari tadi. Dia hanya meremas tangannya yang sudah basah. Entah apa yang terjadi padanya nanti.


"Mulai hari ini, kamu akan mengurus semua pekerjaan Mr. Lee. Kamu harus menjadi asisten pribadinya. Segala kebutuhan Mr. Lee harus kamu atur jangan sampai ada yang salah. Apa nona mengerti?


Kata Neil menjelaskan apa saja yang akan dilakukan Kia. Sebenarnya Lee hanya ingin dekat dengan Kia. Walaupun dia harus memberinya pekerjaan yang agak berat. Lee ingin melihat sampai kapan Kia akan menolaknya terus. Jadi Lee sengaja mengerjainya dengan pekerjaan sebagai alasannya. Yah dengan Kia menjadi asisten pribadinya, kemanapun dia akan bersamanya.


Lee memang licik, tapi dia terpaksa demi mendapatkan apa yang dia inginkan.


Setelah Neil menjelaskan pekerjaannya Kia hanya bisa pasrah. Dia menghela nafas dalam yang terlihat oleh Mr. Lee.


Yang melihatnya tersenyum dalam hati, merasa menang karena dialah bosnya.


" Iya Pak........ saya mengerti......


Jawab Kia merasa lemah tak berdaya......