I Love You, Oppa....

I Love You, Oppa....
H-5 The Wedding



Rencana hari ini adalah foto prewedding yang akan dilakukan di daerah Bandung. Acara semakin dekat jadi persiapan apa saja untuk pernikahan nanti di kebut secara singkat. Beruntung ada Yujin dan Neil yang siap membantu.


Tuan Lee beserta Kia dan adiknya tidak lupa Neil juga berangkat menuju ke beberapa tempat wisata di Kota Bandung. Pagi sekali mereka bangun karena lebih dari satu tempat yang akan mereka kunjungi. Salah satunya adalah Wisata Kawah Putih yang terletak di Ciwidey. Mereka akhirnya sampai di lokasi pertama.



"Wah indah sekali, ayo kak cepat turun! "


Teriak Yujin Takjub melihat pemandangannya.


Yujin lebih dulu turun dari mobilnya


di susul Kia, Lee dan Neil. Mereka terlihat senang karena pertama kalinya datang kesini. Selama ini hanya bisa melihatnya di IG saja. Ternyata aslinya jauh lebih indah.


Tim yang bertugas mengambil foto menyusul di belakang mobil. Tidak lama persiapan sebelum pengambilan foto sudah mereka lakukan. Untuk Kia dan Lee sudah siap sebelum mereka berangkat. Jadi hanya tinggal mereka mengambil pose yang secantik mungkin. Beberapa pose diarahkan kameramen agar terlihat sempurna.


Lee dan Kia sangat bahagia karena terlihat dari wajah mereka yang saling membalas senyum. Tidak ada keraguan lagi di antara mereka. Hanya rasa aman dan nyaman yang mereka rasakan. Beberapa orang iri melihat kebahagiaan mereka. Mereka terlihat sempurna, laki-laki yang tampan bersanding dengan wanita yang cantik dengan hijabnya.


Pose-pose romantis yang mereka buat membuat orang-orang berdecak kagum dan iri. Sedangkan Lee dan Kia berdebar-debar saat pandangan mereka bertemu.


"Kak, apa belum selesai? aku malu kak banyak orang yang melihat kita! "


Kia berbisik di telinga Lee membuat jantungnya tak karuan bunyinya. Telinganya memerah merasakan nafas Kia.


"Hemmm, sebentar lagi selesai sayang. Lihatlah mataku jangan ke arah lain dan kau akan merasa tenang"


Kata Lee membujuk Kia.


Mendengar hal itu Kia pun langsung melihat ke dalam mata kekasihnya. Pose mereka saat ini berpegangan tangan dan saling menatap dengan pemandangan Kawah Putih di belakangnya.


Dua jam mereka selesai di tempat itu. Kemudian mereka melanjutkan ke tempat kedua yaitu Curug Tilu.



Curug Tilu mengalirkan air jernih di tengah panorama hijau. Pemandangannya tampak seperti lukisan yang memukau. Terdapat jembatan bambu yang cocok untuk spot foto untuk menangkap indah pemandangan air terjun.


"Kak Lee cepat sini, lihatlah aku jadi ingin mandi disini. Bagaimana Kak Lee apa boleh? "


Tanya Yujin seperti anak kecil


"Jangan coba-coba jika kau ingin selamat dariku! "


Ancam Lee padanya.


Kia yang melihat tingkah mereka berdua hanya tersenyum.


"Nona sebaiknya jaga sikap Nona jika ingin aman! "


Sindir Neil menatapnya.


"Cih, dasar kalian aku hanya bicara saja. Untuk apa aku mandi disini, bisa jatuh harga diriku jika orang melihat tubuhku yang sexy! "


Balas Yujin membuang wajahnya.


Mendengar itu Lee menjitak dahinya.


"Ctak"


"Ish Kak Lee, sakit tahu gak sich*! "


Yujin mengusap dahinya yang kesakitan.


"Pft.... Sayang sakit tuh Yujin nya. Lihat dahinya yang merah! "


Kia menahan tawanya melihat kelakuan Lee.


"Ayo sayang lanjut fotonya, jangan hiraukan Yujin. Biar saja dia bermain air dengan Neil ! "


Kata Lee menarik tangan Kia meninggalkan Yujin dan Neil.


"Hei Kak tunggu, sapa yang mau bermain dengan Neil. Bisa jenuh aku melihat wajah datarnya! "


Teriak Yujin berlari mengejar kakaknya.


"Cih dasar, sapa juga yang mau dekat denganmu Nona?


Neil mencibir dalam hatinya.


Sesi foto prewedding hari ini berjalan dengan lancar. Mereka selesai tepat waktu sesuai yang di harapkan. Setelah itu acara selanjutnya mereka bebas melakukan apa saja.


Karena perjalanan mereka jauh, sengaja Lee mempersiapkan berbagai macam makanan dan minuman untuk semua orang. Sekarang mereka sedang menyantap makan siang yang agak terlambat. Pemandangan Curug Tilu yang indah menjadi tambahan yang spesial dengan suasana yang indah dan sejuk. Jarang-jarang mereka semua menikmati indahnya alam di Kota Bandung.


Setelah menyantap makan siangnya, sengaja Lee mengajak Kia meninggalkan tempat semua orang berkumpul. Mereka berdua berjalan ke arah jembatan bambu tempat mereka mengambil foto tadi.


Kia bertanya pada Lee.


"Tidak, aku hanya ingin berdua denganmu. Pemandangan di sini sangat indah. Sayang sekali jika tidak menikmatinya"


Jawab Lee tersenyum.


"Iya Kak, aku juga tidak pernah ke sini walau aku tinggal di Bandung"


Jawab Kia.


"Turun yuk, aku ingin merasakan air nya"


Ajak Kia.


Lee sejenak memikirkan permintaan Kia. Tadi dia melarang Yujin bermain air. Sekarang Kia mengajaknya turun bermain air.


"Baiklah, sebentar saja ya sayang"


Jawab Lee memberi syarat.


"Iya Kak"


Jawab Kia girang.


Mereka akhirnya berjalan perlahan menuruni bebatuan di tepian. Lee turun terlebih dahulu memastikan keamanan Kia. Setelah di rasa aman Lee memegang tangan Kia erat menuntunnya menuruni bebatuan.


Sesampainya di bawah mereka melepas sandal dan bermain air bersama merasakan sejuknya air yang jernih. Mereka menikmati kebersamaan yang tidak pernah mereka lakukan bersama orang lain. Terlihat kebahagian di wajah mereka. Tertawa riang saat mereka saling bermain air.


Menyadari dua orang hilang dari tadi, Yujin mencari mereka berdua di dekat air terjun. Neil juga mengikuti Yujin untuk memastikan Nona nya baik-baik saja.


"Ish... ish.... ish..... Kak Lee!"


Teriak Yujin saat melihat mereka berdua.


Jelas terkejut Lee dan Kia mendengar suara Yujin yang berteriak kesal.


"Kakak jahat, tadi melarangku bermain air. Sekarang kalian berdua asyik disini tidak mengajakku! "


Yujin mencibir kesal pada kakaknya.


"Ha.. ha... ha... ha.... Maaf sayang, kakak iparmu ingin bermain air. Kakak tidak bisa menolaknya! "


Jawab Lee tertawa.


"Baiklah jangan cemberut lagi. Turunlah sekarang! "


Kata Lee mengajak adiknya untuk ikut.


Mendengar itu Yujin tersenyum dan langsung turun.


"Apa senang bermain air di tempat seperti ini? "


Batin Neil bergumam melihat mereka bertiga bermain air.


"Hei Neil, turunlah bermain bersama kami! "


Panggil Yujin.


"Tidak Nona, saya di sini saja! "


Neil menolaknya.


"Neil apa kau tidak bisa bersenang-senang sebentar? Lama-lama kau cepat tua tau. Lihat wajahmu yang keriput! "


Teriak Yujin yang membuat Neil terkejut.


Refleks Neil menyentuh wajahnya memastikan kata-kata Yujin.


"Bwahahahahahahah........ "


Tiga orang tertawa melihat tingkah Neil yang gelagapan.


"Sial mereka mengerjaiku! "


Batin Neil kesal.


Karena acara hari ini sudah selesai mereka memutuskan kembali ke kota. Terlihat wajah-wajah lelah yang tertidur di dalam mobil. Kia dan Yujin tertidur di kursi belakang. Sedangkan Neil sebagai sopir dan Tuan Lee duduk di sebelahnya.


Lee menoleh ke belakang, melihat dua orang yang dia sayangi sedang tertidur pulas karena lelah. Dia menghela nafasnya yang juga terlihat lelah. Dia pun kemudian memejamkan matanya.