
🥱 Hai selamat pagi kota Seoul, aku masih ngantuk banget ni. Subuh2 Kak Boy sudah bangunin Kia buat solat shubuh. Yah kami solat berjamaah di ruang tamu. Meski Kak Boy dah lama di Korea tpi dia masih jadi cowok soleh. Aku kagum sama dia, Kak Boy seperti ayah yang soleh penyabar dan penyayang. Semenjak ortu meninggal Kak Boy merangkap menjadi ayah dan ibu meski kita tinggal berjauhan. Walau sibuk bekerja Kak Boy masih sempat untuk menanyakan kabarku lewat WA. Yah Kak Boy is the best lah, dia cowok yang baik. Kelak cewek yang dapetin Kak Boy pasti beruntung banget.
"Kia sebentar lagi kita berangkat ke kampus baru kamu, kia siap2 dulu ya and kakak buat sarapan dulu buat kita"
Kata kak boy.
"Siap kak beressss"
Kataku sambil mengedipkan mata.
Kakak tersenyum melihat tingkahku yang masih jadi abg labil ðŸ¤.
"Oh iya, Kia mo ambil jurusan apa ni?"
Tanya kak boy.
" Ehm kayaknya ambil secretary aja Kak"
Kataku.
"Okay kalo Kia serius mo ambil jurusan itu, Kakak juga gak masalah yang penting Kia bisa serius belajar and gk main2 lagi. Kia harus menjadi wanita yang lebih dewasa dan tetap harus mentaati norma-norma budaya kita. Jangan sampai Kia salah memilih langkah. Apapun yang Kia hadapin harus dipikir dengan baik dan jangan gegabah. Tolong jaga kepercayaan Kakak"
Kata Kak Boy panjang lebar.
"Iya Kakakku sayang, Kia akan selalu ingat semua pesan Kak Boy"
Jawabku.
Lalu Kak Boy mengelus kepalaku dan aku hanya tersenyum menatapnya.
Mobil Kak Boy melintasi jalanan di Kota Seoul, aKu takjub dengan Negeri Korea Selatan. Kota yang bersih dan sepertinya aku bakal betah tinggal disini. Sapa tau aja ketemu sama oppa2 tampan yang mirip sama Lee Min Hoo ato Mr. Lee yang kemarin. Batinku berkata sambil tersenyum sendiri. Ish mikir apa sich ni kepala pasti gara2 kebanyakan nonton drakor tiap hari ampe menghayal tingkat tinggi. Kak Boy cuma ngelirik aku aja sambil tertawa.
Akhirnya sampai juga di Seoul National University.....
😲😲😲😲besar banget ni kampus, bisa gak ya beradaptasi disini. Dedangkan Bahasa Inggris ku cuma biasa aja. Ah agak takut juga masuk ni kampus. Semoga aja ada orang Indonesia yang kuliah di sini jg so aku gk kesepian.
"Turun Kia dah sampai ni, bengong aja dari tadi. Lagi mikirin apa sich neng?" Tanya Kak Boy.
"Nggak ada Kak, cuman grogi aja ni maklumlah mahasiswa baru "
"Ayo pergi ke ruang administrasi dulu buat daftar ulang. Kemarin kakak sudah mendaftar secara online jadi tinggal bayar aj"
Kata Kak Boy.
Aku menurut aja sambil mengekor dibelakangnya.
"Brugg....
Aw sakit banget ni jidat, kenapa sich Kak ko berhenti mendadak?"
Aku bertanya sambil mengusap usap dahiku.
"Askia makanya kalau jalan jangan sambil melamun, nabrak Khan jadinya"
Jawab Kak Boy sambil tertawa.
" Kenapa berhenti Kak?" Tanyaku.
"Maaf aku melihat Mr. Lee di depan jadi berhenti mau menyapa dulu"
Kata Kak Boy.
Aku pun menengok ke samping dan beneran Mr. Lee di depan bersama seorang gadis yang mungkin seumuran denganku. Gadis yang cantik dan putih.
" Hallo Mr. Lee kita bertemu lagi kebetulan sekali ya"
Kata Kak Boy.
"Iya bener Boy, eh adikmu mau kuliah disini juga? kebetulan aku mau mendaftarkan adikku Yujin dikampus ini sekarang"
Kata Mr. Lee sambil tersenyum.
" OMG senyumnya bener2 buat hatiku rontok klepek klepek aish mak jantungku mo copot. Kenapa sich tiap liat ni cowok aku jadi salting gini? slow2 Kia jangan norak "
Batinku berkata langsung sadar.