I Love You, Oppa....

I Love You, Oppa....
Episode 7



Yujin hanya tersenyum menatapku ntah apa yang ada dipikirannya sekarang, aku hanya tidak ingin bermain apa dan aq hanya ingin fokus belajar sekarang. entahlah apa aq bisa fokus atau tidak aq masih ragu karna sejak bertemu dengan kak Lee aq merasa ada yang aneh dengan perasaanku. setiap kali bertemu dengannya aq merasa gugup jantungku berdetak cepat sekali. apakah aq jatuh cinta?


"Hei Kia jangan melamun aja dah yuk pergi dah capek ni jalan2-jalannya. sebelum aq antar kamu pulang mampir dulu di rumahku karna dekat dari sini biar kamu tau rumahku ya"


Kata Yujin.


Aku pun hanya mengangguk setuju karena belum kenal kota ini takut kesasar nantinya.


Setelah setengah jam kita sampai di rumah Yujin.


"Wow rumahnya besar banget, sebelum masuk harus melewati pintu gerbang yang tinggi dan megah lalu melewati taman bunga yang indah dan rumahnya benar2 besar dan mewah OMG !"


Suara hatiku takjub1


"Yujin di rumah sebesar ini siapa saja yang tinggal disini? "


Aku bertanya penasaran.


"Oh aku tinggal bersama Kak Lee dan kedua orang tuaku. Kebetulan mama sm papa lagi liburan ke Belanda jadi sekarang aku tinggal berdua dengan Kak Lee. Tapi masih ada assisten rumah tangga dan pengurus rumah yg lainnya "


Jawab Yujin.


"Dah masuk dulu kita langsung naik ke atas, kebetulan kamar ku dan kamar Kak Lee ada dilantai 2. kamu mandi disini aja khan sudah sore, biar gak kemalaman nanti sampai apartemen kakakmu"


Jelas Yujin.


" Okey kalau begitu maaf ya merepotkan " Kataku.


"Gak masalah kita khan teman ! "


Kata Yujin tersenyum.


Tidak terasa matahari sudah terbenam langitpun menjadi gelap. Aku di rumah Yujin sudah terlalu lama, Yujin selalu menahan ku untuk tidak pulang alasannya karena kesepian kakaknya belum datang. Setelah mandi Yujin merias wajahku dan menyuruhku memakai pakaian yang tadi dia pilihkan di mall. Aku merasa pangling melihat wajahku di cermin seperti orang lain.


"Yujin kenapa merias ku seperti ini kita hanya di rumah saja gak kemana dan sebentar lagi aq mau pulang ko !! "


Kataku kesal.


"Tidak papa kamu khan cantik Kia, aku yakin cowok yang naksir kamu pasti banyak mungkin Kak Lee juga begitu hehehe "


Yujin berkata sambil cengengesan.


"Sudah yuk jangan cemberut ntar cantiknya hilang, kita turun makan malam dulu sebelum kamu pulang ya"


Yujin berkata sambil berlari kecil.


"*H*ei tunggu Yujin jangan tinggalin aku dulu! "


Aku mengikuti Yujin dari belakang sambil berlari kecil.


Saat menuruni lima anak tangga terakhir kakiku kepleset.


"Kyaaaaaaaaaaaaa"


Aku terjatuh sambil menutup mataku, tapi eh kenapa blum jatuh?


Hatiku berkata.


"Deg... deg..... deg.... deg..., deg.... "


Suara jantungku cepat sekali tapi aku juga mendengar detak jantungnya didadaku.


Ups aku langsung melepas pelukanku.


Sekarang kami berdua saling bertatapan.


"Ya Tuhan tampan sekali !"


Hatiku berteriak kegirangan.


" Kamu cantik "


Kak Lee berkata.


"Apa?"


Aku bertanya terkejut dengan apa yang kudengar.


" Kamu cantik Kia"


Kata Kak Lee sekali lagi.


Aku merasa mau pingsan mendengarnya. Telingaku memerah dan pipiku ngeblush. Ahhhhhhhh sadar Kia sadar donk ah.


"Cie cie cie terpesona nih yee"


Kata Yujin dari jauh memandang kami berdua.


"Eh adikku sayang sudah pulang"


Kata Kak Lee sambil tersenyum manis.


"Kia ayo makan dulu ntar aku antar kamu pulang dech dah malam khan! "


Kata Yujin.


" Ya sudah kalian makan dulu ya kakak mau mandi gerah banget ntar langsung makan di bawah juga "


Kata kak Lee menaiki anak tangga.


Aku langsung duduk di meja makan sambil mengobrol dengan Yujin. Kami masih menunggu Kak Lee turun untuk makan. Tidak lama Kak Lee menuruni anak tangga.


"OMG wajah yang tampan apalagi menggunakan pakaian santai dengan rambutnya yang masih agak basah menambah ketampanannya dan bibirnya yang sexy "


Hatiku berkata dan jantungku berdetak gak karuan.


Terlalu lama disini aku bisa kena serangan jantung juga ni. Ya Tuhan sisakan satu buatku yang seperti ini!