I Love You, Oppa....

I Love You, Oppa....
Episode 13



Dari kejauhan aq melihat yujin datang, aku langsung menghapus air mataku.


"Kia.... kamu gak apa2 khan?" tanya yujin dengan wajah cemas.


"Aku..... aku gpp ! " jawabku berbohong.


"Jangan menangis lagi ya, matamu sudah bengkak. Aq tau ini bukan salahmu, ini salah yoona itu. Sialan tuh cewek maunya apa sich, awas aj ntar aq bilang sama kak Lee". yujin berkata dengan nada marah.


" Tapi yujin, aq harus bagaimana? aq beneran gk ad hubungan apapun dengan kak Lee". kataku.


"Aku tau itu gk perlu kamu jelasin. Yang suka duluan kak Lee bukan kamu, jadi kamu gk salah. Lagian kak Lee gk ada salah juga, aq justru mendukungnya". kata yujin.


"Yujin apa aq seperti wanita penggoda? yoona berpikir aq menggoda kak Lee. Aku.... hiks.... hiks... hiks.... huaaaaaaaaa"...... kataku sambil menangis lagi.


" Tidak.... tidak.... sudah tenanglah jangan memikirkan itu lagi okay" . kata yujin sambil memelukku. Aku menangis sesegukan di depan yujin, ntah kenapa aq menjadi cengeng seperti ini. Aku merasa sedih karena perkataan yoona. Aku harus bisa kuat menghadapi semua ini.


"Kita pulang yuk, aq antar kamu. Kita mampir ke rumahku dulu, kamu bersihkan wajahmu dulu sebelum ku antar sampai ke apartemen kak boy. Nanti kalau kak boy melihatmu menangis, pasti dia cemas Khan". kata yujin.


" Ehm baiklah". kataku mengiyakan.


Akhirnya kami sampai di rumah yujin, aq takut bertemu dengan kak Lee. Aq belum siap setelah kejadian kemarin dan lagi hari ini mataku bengkak karena menangis. Ah malu banget kalau dia sampai melihatku begini.


"Sudah ayo masuk kia, kenapa berdiri di depan pintu. Tenang saja kak Lee tak ada dirumah. Ayo masuk ke kamarku cepat". Kata yujin sambil menarik tanganku.


Sampai kamar yujin aq berhenti sejenak, sekilas aq melihat ke arah kamar kak Lee. Ya kamar kak Lee berada di sebelah kamar yujin. Akhirnya aq masuk ke kamar yujin.....


" Bersihkan wajahmu dulu di kamar mandi, atau kau ingin berendam air hangat dengan aromaterapy di bath up bagus sekali. Itu bisa membuatmu tenang. Aku akan ke bawah dulu, biar aq suruh koki buatkan siapkan makan siang untuk kita". kata yujin tersenyum padaku.


"Terima kasih yujin". jawabku.


Aku duduk di depan meja rias, kulihat wajahku sudah berantakan mataku merah dan bengkak. Lebih baik aq mendengar kata yujin untuk berendam air hangat. Mungkin akan jauh lebih tenang....


Yujin masih ad di ruangan meja makan dekat dapur. Dia masih menunggu koki menyiapkan makan siang. Lalu mendengar suara mobil datang....


" Eh kakak sudah pulang jam segini? tumben amat. Ah baguslah dia datang, aq akan bilang kejadian tadi padanya". kata yujin senang.


"Yujin sudah pulang ya, sudah makan? ". tanya kak Lee.


"Belum kak, sebentar lagi makanan sudah siap. Tumben kakak sudah pulang, kebetulan aq ingin bicara dengan kakak. kata yujin.


" Bicara apa? . tanya Lee segera.


"Kak tadi dikampus yoona datang mencari kia. Dia mengatai kia dengan kasar kak. Katanya kia wanita penggoda dan wanita jalang kemudian menamparnya di taman kampus!!. kata yujin kesal.


" Apa? kurang ajar yoona, berani sekali dia. Kenapa dia tau kia satu kampus denganmu? lalu bagaimana kia sekarang?", tanya Lee dengan cemas.


"Kia menangis dari tadi kak, aq kasihan melihatnya. Matanya sampai bengkak. Aq mengajaknya pulang dan sekarang ada di kamarku". kata yujin.


Kak Lee segera menaiki anak tangga menuju kamarku. Yujin kaget melihat ekspresi kak Lee dengan wajah marah juga cemas. Yujin terseyum melihat kakaknya, sungguh kak Lee perhatian dengan kia. Kak Lee sungguh mencintai kia.....


Sampai di depan kamar yujin, Lee menarik nafas dalam lalu mengeluarkannya. "hahhhhhhhhhh, aku takut dia tidak mau menemuiku dalam keadaan seperti ini. Tapi aq akan melihatnya dulu". kata Lee.


" tok.... tok... tok.... "..... Lee mengetuk pintu, lama Lee menunggu tapi tak ada jawaban. Lee penasaran lalu membuka pintu pelan-pelan. " ceklek". Lee melihat kia yang tertidur di kasur, dia pun mendekati kasur itu. Lama Lee menatapnya, melihat wajahnya yang cantik. Lee tidak bersuara karna takut membangunkannya. Lee hanya menatap kia dan duduk disebelah kia. Lee mulai membelai wajah cantiknya, dia tak tega melihatnya menangis. "Cantik, aq benar2 mencintaimu. Mungkin ini terlalu cepat tapi aq gk bisa menahan perasaan ini. Tapi aq sungguh-sungguh mencintaimu, bukan maksudku membuatmu menangis seperti ini. Maaf....... Lee berkata dalam hatinya kemudian mengecup kening kia dengan lembut. Lee melihat kia menggeliat karna ulahnya lalu tersenyum. Kemudian Lee bangkit dan keluar dari kamar yujin. Dia masuk ke dalam kamarnya sendiri. Lalu dia masuk ke dalam kamar mandi membersihkan diri. Beberapa saat kemudian dia selesai berganti pakaian. Lalu segera turun dan pergi. " Kak Lee mau kemana, gk makan dulu? " teriak yujin memanggil Lee. Tapi Lee tidak menghiraukannya berlalu begitu saja. "Kak Lee mau kemana ya, wajahnya terlihat marah sekali. Aq gak pernah melihat wajahnya yang dingin seperti tadi. Menakutkan banget....ah mungkin dia akan mencari yoona, biar wanita itu merasakan amarah kak Lee. Siapa suruh dia menampar kia, aq ingin lihat bagaimana reaksinya melihat kak Lee yang marah. Ah pasti seru banget dech, biarlah aq nanti akan bertanya sama kak Lee ". kata yujin tersenyum. Sungguh menyenangkan bagi yujin karna kak Lee akan memarahi yoona. Wanita angkuh seperti yoona memang harus diberi pelajaran.


Mobil Lee melaju dengan cepat menuju apartemen yoona di salah satu apartemen mewah di kota Seoul. Akhirnya mobil Lee sampai apartemen yoona, ia memarkir mobilnya di basement apartemen. Lee segera masuk ke dalam lift menuju atas, karna apartemen yoona ada dilantai 10.


Beberapa saat kemudian Lee sampai depan pintu apartemen yoona. Dengan wajah dinginnya dia menekan bell. Dari dalam apartemen yoona mendengar bell rumahnya berbunyi dan segera melihat siapa yang datang.


" Lee? sayang kamu datang, wah aq senang sekali kamu datang kesini. Sudah lama aq menunggumu, jarang sekali kamu mau datang kesini menemuiku. Ayo masuk sayang". kata yoona merasa senang sambil menarik tangan Lee untuk segera masuk ke dalam. Kemudian Lee menepis tangan yoona, dan yoona kaget sekali....


"Ada apa sayang, kenapa kamu kasar sekali. Kamu gak pernah seperti ini, ada masalah apa sayang ayo cerita donk!!!! ". kata yoona dengan wajahnya yang pura-pura bodoh.......