
*
*
" Ya A&F adalah Agatha dan Filio, RS itu adalah milikku bukan milik Daddy, aku membuka RS itu karena kau ingin menjadi Dr aku hanya berharap suatu saat nanti kau kembali padaku dan menghadiahi sebuah RS untukmu!" Jelas Lio.
Agatha menganga atas penuturan Lio, CRAZY Satu kata itulah yang terlintas di pikiranya, pria itu Rela merogoh kocek yang tak main jumblahnya hanya untuk Wanita seperti dirinya.
“ Bukankah ini terlalu berlebihan jika kau akan memberikan RS itu padaku? Aku juga tak dapat menerima sesuatu yang besar seperti ini. Agatha memandang Lio dengan pandangan terheran-heran,
“ No baby, kau pantas mendapatkan ini bahkan sangat pantas, memberimu sebuah RS hal yang sangat kecil bagiku. Ucap Lio dengan sombongnya,
“ Ck, Dasar Tuan sombong! Who doesn't know how rich a Fillio Alexander Jhonson Rodriguez is even his wealth will not run out until seven generations!" Cibir Agatha.
Lio Tertawa terbahak-bahak atas cibiran wanitanya, " Nah itu kau tahu Baby," Lio mencolek dagu lancip milik Agatha yang membuat wanita itu mendengus kesal.
" Jangan memasang wajah seperti itu baby, kau tampak lebih menggairahkan dimataku jika cemberut seperti itu!" Ucap Lio dengan wajah super tengilnya yang sialnya nampak Tampan dimata Agatha.
" Jangan menggodaku terus Lio! Cepat antarkan aku ke RS aku harus memeriksa pasien ku kembali!
" Tapi aku masih ingin bersamamu baby, kita sudah lama berpisah masak baru satu jam ketemu udah pisah aja" Protes Lio dengan wajah cemberut.
" Aku harus profesional dalam bekerja apalagi ini menyangkut kesembuhan pasien ku jadi kau harus memahami hal itu, kita masih punya banyak waktu kedepannya!" Agatha mencoba memberi pengertian pada Lio jika pekerjaannya tak sama dengan pekerjaan milik Pria itu yang merupakan CEO ternama jadi bisa bolos seenaknya dengan diwakilkan ke asistennya.
Akhirnya dengan berat hati Lio mengantarkan Agatha kembali ketempat kerjanya padahal dirinya masih sangat merindukan wanitanya tapi Dirinya juga tak boleh egois apalagi Agatha merupakan Dr yang sangat teladan dan menjunjung prinsip yang tinggi.
" Nanti aku jemput ya Baby? Aku juga ingin bertemu dengan putri kita. Lio berkata dengan mata yang masih fokus j
ke jalanan.
" Aku bawa mobil sendiri Lio, Kau langsung ke Apartemen aja nanti malam jika ingin bertemu dengan Clare.!
" No Baby, Aku akan menjemputmu Mobilmu biar Clive yang urus! Tegasnya tak mau dibantah.
" Terserah kau saja,"
Lio mengusap pelan rambut Agatha dengan senyum manisnya tak lama kemudian Lio kembali fokus dengan kemudinya.
Beberapa saat kemudian Mobil yang di kendarai Lio hampir sampai di RS miliknya.
" Lio Stop!. Teriakan Agatha yang tiba-tiba membuat Lio dengan Refleks menginjak Rem mendadak.
" Why? Apa yang salah!. Dengan wajah Panik Lio bertanya pada Agatha takut jika ada yang salah dengan wanitanya.
" Tidak ada, aku hanya ingin turun disini akan terasa aneh jika aku datang dengan mu, itu akan menjadi gosib di tempat kerja ku.
Lio mengeryitkan alisnya " Memangnya apa yang kau takutkan dengan itu? Kau kan memang calon istriku jadi biarlah mereka berfikir begitu!. Lio berkata seakan itu bukanlah Masalah besar, memang benar mereka mempunyai hubungan bahkan sampai memiliki seorang putri jadi apa yang harus ditutupi dan ditakutkan?.
" Kali ini saja biarkan aku turun disini, aku belum siap menjadi perhatian seluruh RS," Ucap Agatha dengan tatapan memohon.
" Huff baiklah untuk kali ini saja, nanti aku tetap akan menjemputmu di loby," Ucap Lio.
Agatha menganguk cepat setidaknya nanti dirinya bisa sedikit menyamar untuk menutupi identitasnya tapi kalo sekarang hanya ini satu-satunya cara agar dirinya terhindar dari gosip.
Setelah saling deal Agatha dengan buru-buru ingin keluar dari mobil Lio tapi saat Agatha akan membuka pintu perkataan Lio Membuat Agatha menghentikan gerakannya.
" Kau belum menciumku baby!
Agatha memutar matanya Jengah dan dengan cepat berbalik kearah Lio yang saat ini tengah terseyum tanpa dosa.
Cup....
Kecupan singkat diberikan Agatha dibibir Lio, tentu saja Lio tak puas dengan hanya sebuah kecupan saja, dengan gerakan cepat Lio menarik Agatha yang akan keluar dari mobilnya.
...******...