First Sight

First Sight
Part 47



*


*


Setelah menghabiskan waktu Dengan bermain berbagai wahana Jesslyn pun merengek pada Hansel karena sangat menginginkan Ice Cream Vanila..


" Ayolah sayang hanya satu saja, Please," Ucap Jesslyn dengan puppy eyes nya.


" Hanya satu tak lebih!" Ucap Hansel pada akhirnya.


Jesslyn bersorak senang dan segera membeli ice cream yang ingin dirinya makan..


" Sayng, Ini sangat enak yakin kau tak mau coba" Ucap Jesslyn yang saat ini tengah memakan ice cream.


" Tidak! Aku tak suka manis," Ucap Hansel serasa mengelap Ice cream yang belepotan di bibir Jesslyn.


" Padahal sangat enak!" Ucap Jesslyn di sela Menikmati Ice cream-nya.


Cup...


Hansel mencium dan sedikit menjilat ice cream yang ada di bibir Jesslyn. " Hemm sangat enak," Ucap Hansel serasa terseyum.


" Ishhh Malu tahu!! Di tempat umum juga bisa-bisanya melakukan hal seperti itu" Protes Jesslyn.


Hansel terseyum Serasa mengacak pelan rambut Jesslyn. Dan Tanpa mereka sadari sedari tadi ada seseorang yang mengawasi semua gerak gerik mereka Dengan pandangan penuh kebencian terhadap Jesslyn.


" Nikmatilah kesenangan mu yang sesaat ini Jesslyn Johnson,. Tunggu Sebentar lagi aku akan memberimu hadiah yang takkan pernah kau lupakan Jal***g!!


Yah gadis itu adalah Davina yang sejak tadi telah mengikuti pasangan yang tengah berkencan dengan mesra dan itu membuat kebencian dalam hatinya meningkat terhadap Jesslyn.


Tak lama kemudian Davina menghubungi seseorang'


" Aku memiliki tugas untukmu!" Ucap Davina pada seseorang di seberang tlpn.


Davina kemudian memberi tau tugas yang harus dilakukan seseorang di seberang tlpn.


" Lakukan dengan hati-hati Aku tak mau ada kegagalan apalagi ketauan!" Ucap davina dan dijawab baik oleh seseorang di seberang tlpn.


Davina memutuskan sambungan teleponnya dan menyeringai jahat.


*


Setelah puas dengan kencan di taman hiburan Jesslyn dan Hansel memutuskan untuk pulang . Di dalam mobil Jesslyn terus saja terseyum hal itu dilihat oleh Hansel.


" Apa kau begitu senang hari ini Baby?" Tanya Hansel tangan kirinya meraih salah satu tangan Jesslyn untuk di genggamnya.


" Ini adalah kencan impian ku! Kau tahu aku selalu ingin menaiki wahana sembari berteriak bersama kekasihku, memakai bando kelinci dan makan ice cream itu adalah kencan manis yang aku impikan sejak dulu, dan kini aku sudah mewujudkan impian itu pergi bersama dengan seseorang yang mencintaiku dan yang ku cintai ." Cerita Jesslyn pada Hansel panjang lebar.


Crittttt..


Hansel menepikan mobilnya di jalan secara mendadak.


" Hansel apa yang terjadi?" Tanya Jesslyn heran saat hansel tiba-tiba menepikan mobilnya.


" Baby katakan lagi apa yang baru saja kau bilang!" Pinta Hansel dengan wajah senang.


Jesslyn bingung dengan permintaan Hansel yang sangat aneh itu.


" Apa yang terjadi?" Ucap Jesslyn mengulangi perkataannya sesuai permintaan Hansel..


" Sebelum itu, Baby! Ucap Hansel


" Kencan impian?" Ucap Jesslyn dan Hansel menggeleng.


" Lalu apa sayang? Aku tak mengerti maksudnya!" Ucap Jesslyn yang bingung


Deg ..


Jantung Jesslyn terasa berhenti sejenak,


" Aku baru sadar jika tak pernah mengungkapkan perasaanku pada Hansel, Sedangkan Hansel selalu menghujaniku dengan cinta yang berlimpah, Apa aku harus mengatakan kata-kata sakral itu sekarang?, ahhh aku seolah seperti penjahat disini," Batin Jesslyn.


" Sayang benarkah yang kau katakan tadi,?" Tanya Hansel lagi.


Jesslyn tersentak dari lamunannya dan meraih kedua tangan Hansel sembari menatap dalam pada mata Hansel.


" yah aku sudah jatuh akan pesonamu, perlakuanmu yang manis kau juga memberikan cinta yang tulus padaku hingga aku merasa bahwa aku adalah wanita paling beruntung di dunia ini. Hansel listen to me! Aku Jesslyn Johnson sudah jatuh cinta padamu dan menginginkan dirimu berada disisiku selamanya," Ucap Jesslyn sungguh-sungguh dengan menatap mata Hansel.


Akhirnya sebuah kalimat yang selama ini Hansel tunggu keluar juga dari bibir gadisnya ini.


" Oh my God baby! Akhirnya kau membalas cintaku," Ucap Hansel dan segera memeluk Jesslyn.


Jesslyn merenggangkan pelukannya sediki dan mendongakan wajahnya untuk menatap Hansel yang sekarang juga menatap-nya penuh cinta.


" I Love You Hansel Rodriguez! I Love You So Much!" Ucap Jesslyn kemudian melabuhkan ciuman lembut di bibir Hansel yang di sambut dengan Senang oleh Hansel..


Mereka berdua larut dalam Ciuman seakan lupa bahwa sedang berada di dalam mobil yang berhenti di tepi jalan Raya.


" Sayangghhh kita sedang berada di mobil," Ucap Jesslyn dengan suara parau Karena Hansel sedang menyesap leher jenjangnya.


" It's Okey Baby! Tak ada yang berani menegur seorang Hansel Rodriguez," Jawab Hansel di sela-sela ciumanya di leher Jesslyn.


Hansel kembali mencium bibir Jesslyn dengan rakus menyesap mel***t hingga membuat Jesslyn kehilangan akal sehatnya, Jesslyn dengan cepat naik ke pangkuan Hansel dan mengalungkan tangannya di leher hansel dengan masih saling berciuman,


.Tangan Hansel masuk ke dalam baju menyelusuri punggung Jesslyn dan melepaskan kaitan Bra Jesslyn sembari menyururi leher Jesslyn dengan ciumannya..


Ehnmmn Hansell ..... Ahhh" Erangan sexy keluar dari bibir Jesslyn saat Hansel berhasil melepaskan kaitan di punggung Jesslyn dan memainkan puncak dada Jesslyn dengan lidahnya..


“ ohh baby ini sangat padattt, ahh I like it Sayanghhh" Racau Hansel yang masih bermain di puncak itu Tangan Hansel turun kebawah menyingkap rok pendek Jesslyn dan memasukkan tangannya ke dalam celana berenda milik Jesslyn.


" Ahhhh Hansel what are you doing!" Ucap Jesslyn sembari mendesah saat tangan Hansel memainkan kacang di bawah sana..


" Kau sangat Sexy saat seperti ini Baby, Nikmatilah permainanku sayanghh," Ucap Hansel dengan masih memainkan kacang di bawah sana dan menyesap dada Jessy dengan rakuss


" Hanselll ahhhh sa-sayanh ahh ada seseorang di lu-luar .... Ucapan Jesslyn menggatung saat Hansel tiba-tiba menciumnya dengan rakus tanpa mau tahu apa yang akan Jesslyn katakan.


" Emmhh Baby aku tak bisa menunggu lebih lama sayangggg," Ucap Hansel tanganya bergerak ingin membuka gesper celananya.


Dukkkk.... Dukkkk!!'


Tapi gerakan Hansel berhenti saat mendengar kaca mobilnya di ketuk dengan kasar oleh seseorang.


" *****!!! Siapa yang berani mengganggu kesenangan kita! " Umpat Hansel kesal sembari membenahi penampilanya dan Jesslyn yang berantakan akibat berbuatan gila keduanya di dalam mobil.


" Aku mau bilang jika ada seseorang diluar tapi kau malah menciumku" Omel Jesslyn yang sudah kembali duduk di samping Hansel.


Hansel membuka kaca mobilnya setelah selesai mebenahi penampilan keduanya.


" Berani sekali kau mengganggu kesenangan-ku hah?!! Bentak Hansel tanpa melihat orang itu.


Srettt...


"Arghhh!!! Teriak Hansel yang membuat Jesslyn Membeku Seketika....


*


*


*