
*
*
" Sudahlah Mom aku tak mau membahas hal ini dan ingat jangan pernah mengatur kencan buta untuk ku lagi!" Lio dengan serius memperingatkan sang Mommy yang selalu bertindak sesukanya itu...
" Kau itu memang susah kalau dibilangin orang Tua!" Jesslyn Berdiri dan mengambil tasnya yang ada dimeja dengan kasar dan meninggalkan kantor putranya dengan bibir mengerucut.
Blam!!!! Jesslyn menutup pintu ruangan putranya dengan keras untuk meluapkan kekesalannya.
Filio yang melihat tingkah kekanan sang Mommy Hanya bisa mengelus dadanya yang berdebar karena Terkejut dengan suara keras yang Jesslyn timbulkan itu.
" Daddy sungguh hebat bisa bertahan selama ini dilihat dari tingkah Mommy yang kekanakan pasti sangat berat untuk Daddy Selama ini," Lio bergumam sembari kembali duduk di kursi kebesaran-nya.
*
* Paris
Saat ini Fio tengah berada Di mobil dengan Devan yang mengemudi tidak ada obrolan diantara keduanya karena Fio Sangat kesal dengan Uncle yang menurutnya sangat over protective itu, Fio Hanya ingin sedikit kebebasan tapi Pria Tampan yang berstatus Om nya ini bahkan tak mengizinkan dirinya berkendara sendiri, Umurnya sudah sangat Tua untuk dirinya yang selalu di antar kamanapun dirinya pergi.
Tapi saat mobil berhenti di lampu merah mata cantik Fio tak sengaja melihat seseorang yang sangat dikenalinya.
Tanpa aba-aba Fio langsung membuka pintu dan mengejar seseorang itu, Devan yang melihat itu segera menepikan mobil dan menyusul Fio yang berlari tak tentu arah dengan kepala yang menengok kesegala arah Seperti mencari sesuatu.
" Fio What are you doing? Knapa tiba-tiba keluar apa yang kau cari?" Devan menarik tangan Fio .
" Uncle aku tadi melihat seseorang yang ku kenal!" Fio terus memfokuskan matanya kesegala arah untuk mencari seseorang itu.
" Who? is that your ex-boyfriend? Devan bertanya dengan nada tak suka bahkan genggaman di lengan Fio semakin erat.
" Uncle! Lenganku sakit!" Fio menyetak tanganya dengan kasar agar terlepas dari cengkraman Devan.
" Aku tanya apa seseorang itu mantan kekasihmu?!" Devan bertanya dengan mimik wajah yang menakutkan bahkan Fio Tanpa sadar merinding dibuatnya.
" Karena ditinggalkan oleh kekasihnya tanpa kejelasan," walaupun bingung kenapa jadi membicarakan tentang Lio tapi Devan tetap menjawab pertanyaan dari Fio.
" That Right! Dan aku baru saja melihat wanita itu, Wanita yang meninggalkan kak Lio.
" Lantas?
" Apa maksud Uncle berkata Lantas? Tentu saja aku ingin menemukan wanita itu!" Jawab Fio Cepat.
" Untuk apa mencarinya? itu sudah masalalu dan biarkan kakakmu menyelesaikan urusannya sendiri,
" Dia bersama anak kecil aku hanya berfikir itu adalah anak kakak ku yang dibawa kabur olehnya saat sedang hamil!" Fio menjelaskan apa yang dilihatnya barusan pada Devan.
" Jangan Berfikir yang tidak2 bisa jadi itu adalah keponakan-nya Lagian saat itu mereka masih dibangku kuliah mana Mungkin hubungan-bya bisa sejauh itu!" Ucap Devan.
" Kau itu Kuno sekali pantas saja Uncle jadi pejaka tua, Aku Yakin pasti itu adalah keponakan ku!" Sinis Fio meninggalkan Devan dan berlalu kedalam mobil.
" What? Apa dia barusan mengataiku pejaka tua?" Devan tak terima jika dipanggil Pejaka tua padahal kenyataannya memang seperti itu.
Akhirnya Devan juga memutuskan menyusul Fio untuk kembali kedalam mobil untuk melanjutkan perjalanannya setelah terjeda karena ulah Fio secara tiba-tiba tadi.
" Haruskah aku memberitahu hal ini pada kak Lio?" Guman Fio saat Devan sudah menjalankan mobilnya kembali.
" Kau ingin membuat kakakmu mencarinya seperti orang gila lagi?" Sahut Devan.
" Setidaknya pikiranku akan mnjadi tenang dan tidak beban setelah memberitahunya hal ini !" Jawab Fio.
" Terserah kau saja jika itu membuatmu Senang." Jelas Devan.
...*******...
...Si Devan Nih Roman-Romanya bakal ngawinin anaknya sepupunya sendiri yah🤔...