First Sight

First Sight
Part 75



*


*


Jesslyn memijat pelipisnya yang terasa berdenyut, dirinya memang tak berniat hamil lagi karena memiliki si kembar saja sudah cukup, dan sangat repot apalagi dirinya yang selama ini merawat mereka sendirian tapi Jesslyn juga tak menyangka jika Hansel memiliki pemikiran yang terkesan egois Seperti ini.


" Baby? Apa kau sakit?" Tanya Hansel saat melihat istrinya hanya diam sembari memijat pelipisnya.


" Yah aku sakit kepala karenamu!" Cetus Jesslyn.


" Apa kau marah karena aku tak ingin kau hamil lagi? Baby aku hanya ingin kita fokus dengan sikembar terlebih dahulu." Ucap Hansel.


Jesslyn menghembuskan nafasnya dengan kasar kemudian menatap serius kearah Hansel.


" Aku tak marah padamu aku hanya kesal karena ucapan mu seakan tak mau memiliki anak dariku lagi!" Ucap Jesslyn.


" Baby jangan salah paham aku sangat ingin tapi bukan sekarang, tapi bolehkah jika kita hanya memiliki si kembar saja sungguh aku merasa Cemburu jika kita memiliki baby lagi," Pinta Hansel dengan sendu.


Hansel sungguh tak siap jika perhatian Jesslyn akan berfokus pada baby-nya dan mengabaikan dirinya. Hanya Membayangkannya saja sangat membuat Hansel Takut....


" Oh my god! Sebenarnya yang mana yang benar ingin anak dariku atau tidak? Kau itu sungguh membuatku bingung!" Pekik Jesslyn yang merasa frustasi


Hansel menekuk wajahnya cemberut Jesslyn yang melihat itu ingin tertawa terbahak-bahak tapi berusaha di tahanya, wajah Hansel yang seperti itu sangat lucu sungguh tidak cocok dengan wajahnya yang terkesan maskulin itu.


" Bisakah jika kita tak memiliki anak lagi? Kita sudah memiliki sikembar bukankah sudah cukup baby?" Bujuk Hansel.


Jesslyn mengetuk dagu dengan jarinya berpura-pura berfikir.


" Kalau itu maumu baiklah kita tak perlu memiliki baby lagi," Ucap Jesslyn


Mata Hansel langsung berbinar Karena Jesslyn menyetujui usulannya tapi kebahagiaan itu tak bertahan lama saat Jesslyn mengatakan sesuatu yang membuatnya lemas seketika.


" Itu lebih baik karena kita tak perlu bercinta!" Celetuk Jesslyn dan langsung melenggang kekamar mandi dengan secepat kilat meninggalkan Hansel yang terduduk lemas dilantai kamar itu.


" No baby!! Aku ingin memiliki 1000 anak aku rela asalkan kita tetap bercinta setiap malam!" Teriak Hansel saat sudah tersadar.


" Tunggu! bukankah aku bisa bercinta Tanpa Membuat-nya Hamil? Benar aku bisa bermain aman untuk malam ini dan Jesslyn bisa kb di hari berikutnya!" Batin Hansel yang masih tak ingin jika Jesslyn dikuasai oleh baby-nya jika hamil lagi.


" Tunggu sayang, aku tidak ingin memiliki 1000 anak!! Kita bisa bercinta dengan aman!!!" Teriak Hansel lagi tapi sayangnya Teriakan itu tak terdengar karena Jesslyn sudah berendam di kamar mandi.


Sedangkan Jesslyn yang berada didalam kamar mandi tampak Tertawa lepas karena berhasil mengerjai Suaminya yang Arogant itu.


" Aku sungguh puas melihat wajah bodohnya itu!


" Hahahhaa Bagaimana mana jika orang-orang tahu kalau seorang Hansel Rodriguez yang sombong dan kejam itu bisa bersikap seperti itu?


Jesslyn terus berbicara sendiri mengolok-olok Suaminya sembari tertawa cekikikan.


Setelah menghabiskan tigapuluh menit untuk berendam Jesslyn pun keluar dari kamar mandi dengan mengenakan bathrobe.


Begitu membuka pintu kamar mandi Jesslyn di kejutkan oleh keberadaan Hansel yang berdiri tepat di depan pintu dengan wajah melasnya.


" A-apa yang kau lakukan di depan pintu Hansel?" Tanya Jesslyn gagap akibat Terkejut.


" Baby? Yang kau katakan tadi tidak benar kan?" Ucap Hansel


" Perkataan yang mana?" Tanya Jesslyn pura-pura tak tahu.


" Kalau kita tak akan bercinta." Jawab Hansel.


" Ohhh, Bukankah itu kemauan mu karena kau tak ingin memiliki baby lagi?" Ucap Jesslyn Cuek sembari berjalan menuju meja rias untuk mengeringkan rambut basahnya.


" sayang, aku hanya tak ingin kita memiliki baby lagi bukan berarti tidak ingin bercinta!" Jelas Hansel.


" Bukankah itu artinya sama saja!" Jawab Jesslyn.


" Tentu saja berbeda! Aku bisa melakukannya dengan aman tanpa membuat dirimu hamil! Ya walaupun aku harus Rela sedikit kehilangan Nikmat!" Ucap Hansel yang bisa-bisanya menyelipkan ucapan Vulgar di belakang kata-katanya.


Jesslyn memutar bola matanya malas dan tak menaggapi rengekan absurd suaminya itu.


" Sayang? Jadi bisakah aku mendapatkan-nya malam ini? Ini malam pertama kita loh?" Ucap Hansel saat Jesslyn terus fokus mengerikan rambutnya tanpa menanggapi ucapannya.


" bukankah ini malam ke tiga kita? Jadi tidak ada jatah untuk malam ini!" Ucap Jesslyn tanpa melihat wajah Hansel yang terlihat sangat murung.


" Wwhat?? Sayang kau tega sekali padahal Junior ku sudah sangat merindukan sentuhan mu!" Ucap Hansel meraih tangan Jesslyn Dan meletakkan di atas Juniornya yang memang sudah menegang.


" Hansel!! Apa yang kau lakukan! Sungguh mesum!" Pekik Jesslyn.


" Apa kau tak rindu dengan burung elang ku, sayang?!" Ucap Hansel menunduk dan berbisik di telinga Jesslyn dengan tangan yang masih menekan tangan Jesslyn diatas Juniornya.


Glekk...


Jesslyn menelan Salivanya dengan susah payah godaan Hansel membuatnya panas dingin karena jujur saja Jesslyn sangat merindukan sentuhan Hansel Karena sebagai wanita normal yang pernah merasakan itu, tidak munafik jika Jesslyn menginginkan **** apalagi ini dengan suaminya sendiri.


" Lihatlah Tubuhmu tak bisa berbohong baby, kau juga menginginkan sentuhanku." Bisik Hansel dengan lembut saat merasakan tangan Jesslyn meremas kuat miliknya dengan wajah memerah.


*


*


*