First Sight

First Sight
Part 30



*


*


*


Tak terasa hari-hari berjalan begitu cepat Hubungan Hansel dan Jesslyn sudah berjalan selama 1 bulan dalam waktu itu tidak ada masalah yang berarti bagi hubungan keduanya, Justru keduanya bertambah romantis saja Hanya Saja sifat Hansel yang posesif dan bertambah manja kadang membuat Jesslyn sedikit kuwalahan mengimbangi-nya..


Saat ini Jesslyn berada di Apartemen Hansel ya mereka sudah saling berkunjung ke apartemen masing-masing hubungan keduanya sudah cukup intens dan untuk kedua orangtuanya juga sudah saling merestui.


" Sayang,?" Panggil Hansel yang saat ini sedang tidur di Sofa dengan paha Jesslyn sebagai bantalan kepalanya..


Jesslyn yang saat ini lagi fokus menonton Drama korea pun mengalihkan perhatiannya ke pada Hansel.


" Hemm ada apa,?" Tanya Jesslyn serasa menunduk memandang Hansel


" Ceritakan tentang dirimu,?" Pinta Hansell


" Bukankah kau sudah menyelidiki tentangku?,"Tanya Jesslyn


" Hemm Tapi Aku ingin tahu kisah asmaramu,. Ceritakan padaku," Pinta Hansel tangannya terulur mengelus pipi Jesslyn


" Tidak nanti kau marah-marah tidak jelas karena cemburu.!" tolak Jesslyn


" Ayolah sayang aku akan menahan kekesalanku. Please! " Ucap Hansel


Setelah perdebatan dan Hansel berjanji tidak akan marah kalau Jesslyn bercerita tentang kisah lamanya, akhirnya Jesslyn setuju untuk memberitahu Hansel tentang petualangan Cintanya.


" Aku, Sebelum berkencan denganmu, aku sangat sering berganti teman kencan, tidak tahu kenapa aku mengencani mereka bukan karena aku mencintai mereka, itu karena aku ingin saja dan itu sangat buruk karena tidak langsung aku sudah mempermainkan hati seseorang,. Tapi Tidak semua yang aku kencani adalah pria baik ada kalanya pria yang ku kencani ternyata seorang bastard," Jelas Jesslyn


" Apa kau juga melakukan apa yang kita lakukan juga,? Tanya Hansel ambigu


" Maksudmu melakukan apa,?


" Apa kau juga berciuman dengan mereka,? Tanya Hansel


" Tentu saja aku melakukannya, Semua pria dan wanita dewasa yang menjalin hubungan tentu saja pernah melakukan Ciuman." Jawab Jesslyn dengan entengnya


" Tapi aku Hanya Melakukan denganmu Baby," Protes Hansel


" Benarkah tapi kau terlihat sudah berpengalaman, Ciumanmu cukup mahir," Ucap Jesslyn sedikit tak percaya


" Aku pria normal Baby, Tentu saja aku pernah menonton Flm dewasa, dan juga aku mengikuti insting saja saat mencium-mu. Kau beruntung mendapatkan pria tampan kaya dan yang paling penting masih original sepertiku," Ucap Hansel membanggakan diri.


" Hey aku juga masih Virgin ya kecuali mulutku saja, Yang seharusnya beruntung itu adalah dirimu bagaimana Uncle-Uncle sepertimu mendapatkan Gadis muda nan cantik, Sexy dan menggemaskan seperti diriku ini dan satu lagi aku pintar berciuman,! ," Jawab Jesslyn tak terima


" What Kau bilang apa Baby,? Uncle,?


" Ya kau memang sudah tua." Jawab Jesslyn tanpa beban


" Aku tidak tua, aku masih kepala tiga, lihat betapa Tampan dan mempesona-nya diriku banyak wanita yang menginginkan diriku tapi hanya kau yang beruntung mendapatkan ku," Jawab Hansel narsis


" Kau harus dihukum karena mengatai Calon Suami Tampanmu ini," Ucap Hansel yang beranjak dari tidurnya.


" Kau-kau mau apa Hansel?!," Ucap Jesslyn Gugup karena melihat Hansel berdiri dan menatapnya dengan senyum Smirk


Aku akan melakukan ini," Ucap Hansel sambil menggelitik-ki pinggang Jesslyn dan area-area yang membuat Jesslyn terpekik kegelian


"Ampun Hansel. Aku sudah gak kuat ini geli sekali hhhhhhhh" teriak Jesslyn serasa bergerak tak karuan


" Ini hukuman karena berani mengataiku" Jawab Hansel Yang masih belum berhenti dengan aksinya


"Ampun please ampun! sayang cukup! " Pinta Jesslyn


" Kiss me! Maka aku akan berhenti.


Jesslyn yang sudah tak tahan akhirnya mengangguk.


" Oke oke, I will give you a kiss jadi lepaskan aku sekarang! Pinta Jesslyn


Hansel berhenti dari aksinya dan memajukan bibirnya meminta ciuman dari Jesslyn dengan posisi yang membungkuk .


Cup....


Jesslyn mengecup bibir Hansel sekilas" Sudah " Ucap Jesslyn


Hansel menggelengkan kepala tanda tak setuju.


" Ini. Ini. Ini , ini dan ini " Ucap Hansel tangannya menunjuk kedua pipinya dahi hidung dan bibir untuk di kecup Gadisnya


" Kau itu benar-benar cari kesempatan ya?" Ucap Jesslyn yang tak urung juga menuruti permintaan Hansel itu.


Cup..Cup..Cup..Cup.Cup...


Jesslyn memberi kecupan di area yang di tunjuk hansel tadi " sudah puas,?" Tanya Jesslyn


Hansel mengangguk dan tersenyum puas karena mendapatkan apa yang dia mau.


" Ya sudah aku pulang udah malam juga ini," Ucap Jesslyn sambil melihat Jam di tangannya


*


*


*


*


Untuk para readers setia kisah Jesslyn dan Hansel dan sebagai rasa terima kasih karena dukungan yang diberikan ke Author, maka aku kasih tambahan 1part ya,. Karena awalnya hanya mau up 1part Karena lagi pingin refreshing tapi demi kalian semua, apa seh yang nggak🥰🥰🥰


*** Thank you for reading this chapter.🙏