First Sight

First Sight
Part 61



*


*


*


Jimmy beserta Jack terus mencari informasi yang bisa dia galih beberapa hari ini dan sedikit menemukan titik temu, Sopir itu memiliki seorang anak yang sedang sakit parah dan terbengkalai dengan biaya tapi bagaimana bisa dua Minggu setelah Sopir Truk itu dipenjara anaknya langsung mendapatkan perawatan intensif dan istrinya pindah ke rumah yang lebih besar, Usut demi Usut akhirnya Jimmy mengancam sang sopir jika tak mengatakan yang sebenarnya Dirinya bisa membuat nyawa anak dan istrinya melayang, takut akan ancaman itu sang sopir dengan takut-takut mengaku disuruh oleh seseorang pria untuk Membuat Mobil yang ditumpangi keturan Johnson mengalami kecelakaan. Sang Sopir hanya tahu sebatas itu.


" Apa kau tahu wajah pria itu?" Gertak Jimmy.


" Ti-tidak Tuan saya Hanya melihat sebuah Tato kelelawar di lengannya!" Jawab sang Sopir Gugup..


" Brengsek!!!!" Umpat Jimmy


" Tuan jangan apa-apakan Anak dan Istri saya mereka tidak tahu hal ini dan ini murni kesalahan saya" Moho sang sopir.


Jimmy memandang rendah pria itu.


" Ku pastikan kau akan membusuk di dalam penjara!" Ucap Jimmy kemudian pergi meninggalkan sopir yang menunduk menyesal.


Jimmy memberi tahukan informasi yang dirinya dapat pada Daren dan Daren terkejut akan hal itu. Apakah Jesslyn memiliki musuh atau justru itu musuh Hansel dan apa mungkin jika Sang Daddy memiliki musuh dan membalas dendam dengan cara mencelakai Jesslyn? Segala kemungkinan itu berputar di kepalanya.


" Tatto kelelawar? Siapa pria itu dan Siapa yang menyuruhnya" Guman Daren


Daren yang pusing senakin pusing memikirkan kebenaran yang baru dirinya dengar, bagaimana tidak pusing dirinya harus mengurus Johson Company dan Rodriguez Company Secara bersamaan yah walaupun ada Jimmy dan Jack di Rodriguez Company tapi Uncle Regan meminta dirinya mengawasi selama Uncle Regan Fokus mengurus kesembuhan Hansel.


*


Setelah Duaminggu penuh Daren mengerahkan anak buahnya di bantu dengan Jimmy yang mengerahkan anak buah keluarga Rodriguez akhirnya mereka mengetahui jika Pria itu adalah seorang penjahat kelas Kakap yang bernama mario yang sering di gunakan oleh Orang kaya untuk mencelakai seseorang.


Dan disinilah Daren dan Jimmy berada di ruang bawah Tanah dan mengintrogasi seorang pria yang tak berdaya dengan kedua tangan terlentang dan di ikat dengan Rantai.


" Katakan siapa yang menyuruhmu mencelakai adikku BRENGSEK!" Gertak Daren.


" Aku tak akan mengatakannya! Sampai matipun aku tak akan mengatakannya" Jawab Mario.


" Baik Jika itu maumu! Kau kemiliki seorang putri cantik yang kau sembunyikan di luar negeri ahh bagaimana Jika aku menghabisinya seperti kau membunuh adiku!" Ucap Daren.


Wajah Mario langsung pucat pasi bagaimana bisa mereka tahu Putri yang di sembunyikannya,


" Tidak putriku tidak bersalah!!! Jangan menyentuhnya!!!" Teriak Mario.


" Ohhh Teryata penjahat sepertimu bisa menyangi anaknya teryata?" Cibir Daren


" Tolong Jangan Sentuh putriku sebagai gantinya Bunuhlah aku" Mohon Mario.


" Cih!! Katakan Siapa yang menyuruhmu atau" Daren menggantung Ucapan dan tersenyum Iblis...


" Pistol itu akan menembus kepala putri tersayangmu itu" Bisik Daren Sembari memperlihatkan Vidio Putri Mario yang sedang di ikat di kursi dan kepalanya di todong pistol oleh Jack.


Mario menegang dirinya benar-benar menyesal sekarang, Sungguh dirinya tidak Tahu bahwa dirinya sedang berhadapan dengan keluarga berpengaruh dan mengerikan,


" Jangan ku mohon! Putriku tak bersalah!


" Satu, Dua , Ti


" DAVINA ADITAMA !" Teriak Mario


Daren menatap tajam ke arah mario mencari kepastian bahwa yang didengarnya tidaklah salah.


" Davina Aditama yang menyuruhku untuk menyelakai Wanita milik Hansel Rodriguez." Ucap Mario lagi.


" Dasar wanita Iblis!!!


" Tolong lepaskan putriku karena aku sudah memberitahu semuanya" Mohon Mario.


" JIM! Suruh Jack agar melepaskan Putri pria brengsek ini!!! Dan Seret Wanita yang menyelakai Adikku Kesini Sekarang!" Perintah Daren.


Jimmy dengan segera menjalankan perintah kakak Ipar atasannya itu dengan Segera Tanpa bantahan dan pertanyaan.


*


*


*


Sementara itu di sebuah rumah sakit keadaan Hansel sudah lebih baik mentalnya sudah tak se down sebelum-nya..


" Dad apa Daren yang menelepon?" Tanya Hansel.


" Ya Daren Mengabari Sesuai yang sangat penting!" Jawab Dad Regan Dengan Raut Wajah, Marah, Kecewa, dan tak menyangka.


" Apa Daren memberi kabar buruk kenapa wajahmu terlihat tegang?" Tanya Hansel.


" Hansel dengarkan Dad Baik-baik? Kecelakaan Istrimu teryata Ulah Dari Davina Aditama" Ucap Dad Regan.


Mata Hansel membola Dengan wajah keras penuh amarah dan berdiri dari berbaring nya.


" What! Astaga Jesslyn!! Aku akan membunuh wanita ****** yang telah menyelakai Jesslyn ku" Ucap Hansel dan akan keluar dari kamar rawat.


" Hansel, Daren Telah menyuruh Jimmy membawa Davina Keruang Bawah Tanah Milik Keluarga Johnson!" Ucap Dad Regan Memberi Tahu.


" Aku akan kesana!" Jawan Hansel Cepat.


Dad Regan Sungguh tak menyangka Jika anak dari temannya bisa berbuat nekat dan menyelakai Menantunya dan Dirinya akan pastikan Membuat keluarga itu menderita sekalipun mereka adalah Teman,


" Berani sekali kau menyelakai menantuku dan membuat putraku hampir Gila!" Murka Dad Regan.


*


*


*