
*
*
" Maaf, aku salah Lio sungguh aku merasa menyesal dan Benci atas keputusan ku dulu, maaf,!" Agatha berucap dengan derai air mata karena merasa bersalah pada Clare dan Lio.
Lio mendesah kasar, Bukankah ini sangat tidak adil baginya hanya karena pikiran sempit Agatha dirinya mejalani hidup yang sulit selama tiga tahun terakhir bahkan dirinya juga tak mengetahui jika memiliki seorang putri dan melewatkan masa-masa mengurus anak itu ketika bayi.
" Dimana sekarang putriku?
" Di Apartemen Miliku sewaktu kuliah dulu.
Lio mendelik mendengar jawaban Agatha, Apa Agatha sudah gila mengajak Putrinya tinggal di Apartemen kecil miliknya itu yah walaupun bagus tapi itu tidak cocok ditinggali anak kecil.
" Are you serious? Apa kau sudah gila mengajak anakku tinggal di apartemen kecil itu?" Ucap Lio yang sulit memahami hal itu.
Agatha menganguk pelan, " Satu-satunya Rumah orang tuaku yang tersisa masih tahap renovasi jadi aku terpaksa membawa Clare tinggal di apartemen." Jelasnya dengan Jujur.
" Oh God! Kau akan tinggal di Mansio ku mulai malam ini.!" Tegas Lio.
" Tidak! Kita tak ada hubungan bagaimana kata orang tuamu jika mengetahuinya, Satu-satunya Penghubung kita hanyalah Karena kau adalah Daddy dari Clare!" Agatha berusaha menentang keputusan Lio Karena itu tidak pantas dilakukan karena status mereka bukanlah suami istri.
Lio mengeraskan rahangnya "Kalau begitu biarkan Clare tinggal bersamaku! Aku tak akan membiarkan Keturunan Rodriguez tinggal di tempat seperti itu!. Lio sengaja menggertak Agatha dengan kata-katanya.
" Kau tak bisa memisahkan aku dengan Clare Lio!" Bentak Agatha tak terima.
" Jika kau tak mau tinggal berpisah dengan Clare satu-satunya Jalan kita harus menikah! Jika kau tak mau bersiaplah Tinggal berpisah dengan putri kita!
" What?! Apa kau sedang mengacamku menggunakan Clare?." Ucap Agatha dengan nada yang meninggi.
" Crazy! Itu mustahil bagi kita untuk memulai kembali!" Jelas Agatha.
" Apa karena kau sudah menemukan pria lain? Apa karena laki-laki tadi?!" Lio bertanya dengan nada yang sangat dingin.
" Apa maksudmu? Pria tadi adalah rekanku dan aku baru mengenalnya tadi pagi!" Bantah Agatha.
" Lalu apa masalahnya? Aku masih menginginkan dirimu jadi kita bisa memulai kembali dari awal!
" Aku merasa malu dan tak pantas untukmu setelah apa yang telah kulakukan, terutama dengan orang tuamu aku seakan tak bisa menunjukkan wajahku ke hadapan mereka! Lalu bagaimana bisa aku dengan tak tahu dirinya kembali hadir di kehidupan putranya yang sudah ku buat menderita dan menikahi putranya,?!
" Mereka pasti memahami dan menerima kamu kembali, seperti aku yang menerima mu dan memaafkan perbuatan mu." Bujuk Lio dengan menggenggam kedua tangan Wanita yang masih sangat dicintainya itu.
Agatha menggeleng dengan kepala menunduk " Itu menurut pemikiran mu! Tapi sebagai orang tua yang sangat menyayangi Putranya apa mungkin mereka bisa menerima Wanita yang telah membuat putranya terpuruk? Lio pada kenyataannya orang tua slalu ingin yang terbaik untuk anaknya.
" Kali ini saja percalah padaku dan berhentilah bersikap impulsif,! Apa kau tak kasian dengan putri kita? Pasti anak itu tengah mendambakan Keluarga yang lengkap apa kau tega membuat masa kecil putri kita sangat menyedihkan? Tentu kau tak ingin itu terjadi bukan? Maka dari itu Menikahlah dengan ku Sayang!"
Deg...
Sayang? Panggilan yang sudah lama tak didengarnya terasa hangat di telinga Agatha bahkan dadanya berdebar-debar Hanya karena sebuah panggilan Sayang yang terucap dari bibir Lio.
...****...
...Maaf yah jarang up baru bisa ngetik karena nunggu libur kerja....
...Happy Reading jangan lupa Komenya yah biar tambah semangat up nya aku usahain akan tetap Update setiap harinya.....
...Thank You 🥰🥰🥰...