First Sight

First Sight
S2.32



* Happy Reading.


Sebenarnya dari kemaren udah aku Up tapi gak lulus review. jadi mohon maaf atas ketidak nyamanan-nya ya.😊


*


*


*


Fio dan Devan memasuki kamar dengan kembali berciuman panas.


Kruyukk!!!


Perut Fio berbunyi dengan nyaring membuat keduanya melepaskan panggutan dan tertawa bersama.


" Kau lapar? Bukankah tadi barusan makan?" Tanya Devan.


" Tadi aku lebih banya mengobrol dari pada makan dan sekarang perutku sangat lapar. Bisakah kau memasak untukku Honey?" Fio memasang wajah imutnya.


" Tentu saja. Aku tidak bisa menolaknya saat kau meminta dengan wajah seimut itu baby." Sahut Devan.


Fio tersenyum manis menanggapi perkataan Devan.


" Duduklah di meja makan. Aku akan membuatkan pasta untukmu." Devan mendudukan Fio di kursi meja makan kemudian pergi ke dapur untuk membuat pasta untuk Wanitanya.


Beberapa saat kemudian Devan membawa dua piring pasta ke meja makan keduanya nampak menikmati makanan yang dibuat Devan.


" Thanks ini aku sangat kenyang sekarang." Kata Fio mengelus perutnya.


Devan terseyum miring " Sekarang gantian kau yang memberiku makan baby." Kata Devan ******* bibir Fio dan mengangkat ala koala ke arah kamar.


Keduanya saling berciuman panas Saling ******* membelit lidah dan sesekali terdengar erangan kecil dari bibir keduanya.


Lalu Devan membawa Fio keranjang dan melepaskan Celananya kini keduanya sudah Naked di atas tempat tidur.


Fio termagu melihat tubuh indah milik Devan. Matanya turun kebawah dan melihat predator milik Devan yang sudah tegak bak menara Eiffel.


Glek!!


" Kau menyukainya baby, Ini hanya milikmu dan hanya kau yang bisa menjinakkannya." Kata Devan membawa tangan Fio untuk menggenggam predatornya dan membantu menggerakkan tangan itu naik turun.


" Yeahh baby lakukan seperti ini!" Pinta Devan menyuruh Fio untuk menggerakkan tangannya tanpa bantuannya.


Fio menggerakkan tangannya dengan cepat tanpa bantuan dari Devan. Fio melakukan itu sembari mencium bibir Prianya.


Tak tahan dengan apa yang dilakukan wanitanya kini Devan merebahkan Fio dan menekuk kaki Wanitanya.


Fio dibuat mendesah tak berdaya tubuhnya bak cacing kepanasan saat Devan mengobrak abrik miliknya.


Setelah puas bermain di bawah Devan bangkit dan memandang wajah cantik Fio dengan penuh cinta dan gairah.


" Tahan ini akan sakit di awal." Devan mendorong keras miliknya agar bisa segera masuk.


" Arghhh this hurts so much, Uncle!" Teriak Fio mencakar punggung Devan.


Devan mengecup Dahi wanitanya. " Thank you dan bertahanlah sedikit lagi sayang." Sahut Devan.


Beberapa saat kemudian Fio mulai terbiasa dan sudah menikmati sentuhan dan gerakan yang dilakukan Devan. Keduanya saling nengerang dan mendesah kenikmatan penyatuan yang memberikan kenikmatan tiada tara.


" oh god! kau sangat nikmat sayang!" Desah Devan di sela gerakannya yang semakin kasar.


" Devan ini begitu luar biasa. Aku ingin keluar Fasterr please!"


Devan semakin bergerak cepat dan ******* bibir fio dan sesaat kemudian keduanya saling mendesah panjang menyebutkan nama masing-masing.


" Thank you so much baby. I love you aku beruntung mendapatkan mu." Bisik Devan memeluk erat tubuh polos Fio.


" I love You Too and aku juga sangat beruntung memiliki Pria hebat seperti mu di sisiku." Sahut Fio mengecup dada bidang Devan.


...******...


Sebenernya gak terlalu Vulgar kan yah? Tapi kenapa bisa di tolak sampai tiga kali.


...So Sad !!😢...