First Sight

First Sight
Part 10 Seseon 2



*


*


" Berhentilah menangis!" Kata itulah yang akhirnya keluar dari mulut pria tampan itu karena Agatha yang terus menangis.


Agatha dengan kasar mrngusap air matanya dan memberanikan diri untuk menatap Lio.


" Lihatlah Orang-orang melihat kearah kita seolah aku sedang menganiaya mu!


" Maaf, Aku tak bermaksud Seperti itu.


" Sekarang ikuti aku, bukankah kau berhutang penjelasan padaku, Agatha Belva Cristian?" Ucap Lio dan menarik tangan Agatha tanpa menunggu jawabannya.


Lio membawa Agatha masuk ke dalam mobil Range Rover miliknya.


" Katakan! Kenapa kau pergi tiga tahun lalu?!" Tanya saat sudah berada dalam mobil.


Inilah yang ditakutkan Agatha, pertanyaan yang sangat sulit di jawabnya pasalnya Dirinya pergi bukan karena perlakuan buruk seorang Lio melainkan karena dirinya yang masih sangat muda saat itu hingga membuat keputusan yang ekstrim.


" Jawab! Kenapa kau hanya diam saja Agatha Belva?!" Tekan Lio.


" Apa kau Hamil anak pria lain? Apa karena itu kau meninggalkanku?" Ucap Lio yang membuat hati Agatha sakit.


Agatha menggelengkan kepalanya dengan cepat," Tidak! Aku hanya memiliki satu pria yaitu kau Lio! Bagaimana bisa kau berkata hal yang menyakitkan seperti itu!


Apa serendah itukah dirinya Dimata Lio? Apakah ini hukuman atas perbuatannya, bahkan sekarang Lio banyak berkata dengan kasar padanya, padahal dulu sekalipun Lio tak pernah membentaknya bahkan saat dirinya merusak mobil kesayangan-nya pria itu tak marah padanya, Pria itu seakan menjadi orang berbeda dan mungkin saja itu karena dirinya.


" Ya dia putri kita Namanya Clare, aku tak akan menutupi hal ini padamu bagaimanapun cepat atau lambat kau juga akan mengetahuinya." Jujur Agatha.


Deg...


Sudah Cukup Dirinya menyembunyikan kebenaran ini karena bagaimanapun Lio berhak tahu jika sudah memiliki anak, dirinya tak bisa egois lagi dalam hal ini dan Agatha tahu bahwa Clare juga menginginkan Daddy nya.


" Jadi selama ini kau menyembunyikan hal ini padaku? Kau benar-benar wanita jahat Agatha!" Ucap Lio penuh dengan kekecewaan.


Agatha menggeleng dengan mata berkaca-kaca.


" Maaf, aku terlalu takut pada saat itu, Kau tahu tiga tahun lalu orang tuaku Kecelakaan dan meningal, perusahaan ayahku bangkrut dan meninggalkan banyak hutang, aku sangat bingung saat itu, aku ingin meminta bantuanmu tapi aku terlalu malu hingga aku terpaksa menjual Perusahaan dan sebagian Mansion orang tuaku untuk nenutup hutang dan disaat masa terpuruk ku itu aku juga mengetahui bahwa aku sedang hamil, fikiran yang kacau akibat tragedi orang tuaku dan kebangkrutan itu membuat ku berfikir jika aku mendatangi mu dalam kondisi seperti itu aku takut jika kau berfikir aku berniat buruk pada pewaris utama Rodriguez Company." Jelas Agatha.


Mendengar penjelasan Agatha Lio mengeram emosi sembari mengacak kasar Rambutnya, tidaklah Agatha terlalu berfikir buruk padanya? Bukankah wanita itu tahu jika dirinya sangat mencintainya? Lalu bagaimana Agatha Begitu bodoh dan berfikiran sempit? Jika dulu Agatha cerita dengan masalahnya pastilah Lio akan dengan senang hati membantu wanita yang dicintainya itu, apalagi jika dirinya tahu Agatha hamil pasti dirinya akan segera menikahinya saat itu juga.


" Oh God.!! Kenapa kau begitu bodoh Agatha! Kau menyembunyikan masalah dan masa sulitmu dariku dan menyimpulkan hal yang mustahil Seperti itu!" Geram Lio.


Agatha hanya menunduk tak berani melihat kearah Lio.


" Apa kau tahu akibat dari kebodohan mu itu, kau membuat Clare tak bisa merasakan kehangatan seorang daddy disisinya? Kau telah memisahkan seorang anak dengan Daddy-nya Agatha!


Rasa bersalah dihatinya semakin besar dalam diri Agatha setelah kata-kata itu terucap dari bibir Lio, dirinya baru sadar hal itu memang benar, putrinya memang tak pernah mengeluh akan hal itu padanya secara langsung tapi Clare selalu bertanya pada bibi Murni kenapa teman-temannya memiliki daddy sedangkan dirinya tidak, dan itu membuat hati Agatha Seperti terhantam batu besar, tanpa sadar dirinya lah yang membuat putrinya menderita selama ini.


" Maaf, aku salah Lio sungguh aku merasa menyesal dan Benci atas keputusan ku dulu, maaf,!" Agatha berucap dengan derai air mata karena merasa bersalah pada Clare dan Lio.


...****...