First Sight

First Sight
Part 45



*


*


*


Di sebuah kamar yang mewah nampak baju tas sepatu berserakan di lantai dua manusia tengah tertidur di balik selimut hingga cahaya matahari yang masuk lewat celah korden yang tersingkap membangunkan salah satu dari mereka.!


" Sial kepala ku pusing," Ucap seorang gadis.


Gadis itu perlahan bangun dan melihat ke sekeliling kamar yang tampak asing baginya hingga matanya menangkap seseorang di sampingnya, mata gadis itu langsung melotot dan melihat ke tubuhnya dengan panik yang baru disadarinya tak memakai sehelai benang pun di tubuhnya.


" Arrrgggghhhhh" Teriak gadis itu Serasa menutup tubuhnya dengan selimut.


" Sial apa yang terjadi denganku aku tak mungkin tidur dengan Jack si pria menyebalkan itu bukan? Sialan aku tak akan pernah minum alkohol lagi," batin gadis itu.


Mendengar teriakkan yang melengking di sebelah-nya membuat pria yang sedang tertidur itu terganggu dan terbangun dari tidurnya.


" Berisik tahu!!" Ucap pria itu yang kini dalam posisi duduk dan bersandar di Headboard.


" Apa yang terjadi kenapa aku bisa disini bersamamu? Ka-kau melecehkan ku ya?!" Ucap Gadis itu sengit.


" What?!! Lebih tepatnya kau yang memperkosaku Nona Jessica! Apa kau tak ingat apa yang kau lakukan kemarin malam? Aduh sayang sekali padahal kau sangat liarr!" Ucap jack dengan tenang.


" Tidak mungkin!! Jangan coba-coba menipuku!" Ucap Jessica dengan mata melotot hampir keluar,


" So! Kau boleh mengecek CCTV di Apartemen ku kalau kau tak percaya! Betapa kau dengan liarnya menyerang ku! Dan sekarang aku meminta pertanggung jawaban darimu karena telah memperkosa pejaka sepertiku," Ucap Jack


" Aaa- apa!! tanggung jawab?! Jangan gila kau! aku juga baru pertama kali melakukan itu jadi aku juga korban disini!" Ucap Jessica.


" Kalau begitu biar aku yang tanggung jawab terhadap mu," Jawab Jack.


" Apa! Aku juga tak mau, kita sudah sama-sama dewasa hal seperti ini sudah biasa bagi orang dewasa jadi kita lupakan saja dan anggap kita impas!" Ucap Jessica.


" Tidak bisa!! enak saja kau sudah mengambil hal berharga pada diriku dan tak mau bertanggung jawab!" Bentak Jack marah.


" Posisi kita sama jadi anggap kita impas," Ucap Jessica tetap pada pendirian-nya


" Kau bisa berbicara seperti ini karena kau tak mengingat kejadian semalam bukan? Tapi aku mengingat-nya setiap perbuatan kita dan kita akan menikah tidak ada bantahan!!" Bentak Jack dan beranjak ke kamar mandi tanpa memakai apapun ditubuhnya.


" Sial setidaknya tutuplah asetmu itu brengsek!!" Maki Jessica yang melihat jack berjalan ke kamar mandi tanpa sehelai benangpun.


" Kenapa toh kita sudah saling melihat! Bahkan kau sudah memegang dan memakainya!" Jawab Jack dengan sedikit berteriak dari dalam kamar mandi .


" Sialan sebenarnya apa yang terjadi kenapa aku bisa bersama dengan si jack sialan itu?" Ucap Jessica mengacak rambutnya kasar.


Jessica segera bangkit dari ranjang dan mengambil baju yang berserakan di lantai dan segera memakainya setelah berpakaian gadis itu meninggalkan Apartemen Jack tanpa berpamitan pada sang pemilik.


" Aku benar-benar sial kembali ke kota ini hingga melepaskan keperawanan ku yang selama 30 tahun kujaga untuk Jack pria brengsek yang selama ini berusaha aku lupakan dan lebih sialnya lagi aku tak mengingat kejadian itu," gerutu Jessica dalam hati.


*


*


" Jack apa kita hanya minum-minum saja hari ini,?" Tanya Jimmy yang saat ini sedang berada di bar bersama Jack.


" Tentu saja memangnya mau apa lagi?" Tanya Jack.


" Kau tak berminat menyewa wanita mumpung ada kartu dari boss?" Tanya Jimmy.


" Aku tak berminat!! Kau saja sana jangan mengajakku untuk hal seperti itu,! Ucap Jack kesal.


" Aku juga tak berminat dengan goa longgar!" Cebik Jimmy.


" Ohh teryata kau juga masih original teryata!" Guman Jack.


" Kau pikir?! Aku ini pria baik-baik brother," Jawab Jimmy.


Mereka duduk di sofa dan memesan beberapa cocktail dan wiski untuk mereka nikmati sambil mengobrol.


" Sudah lama kita tak sesantai seperti Jimm," Ucap Jack


" Hemm kita bisa menikmati hidup untuk malam ini, Tuan muda sangat gila kerja dan kita jadi kena imbasnya dan sekarang setelah ketemu nona Jesslyn Tuan sedikit terlihat manusiawi," Ucap Jimmy.


" Hemn kita harus berterima kasih padanya," Jawab Jack.


Mereka minum Sambil mengobrol santai di bar itu Menikmati waktu santai yang langka bagi mereka berdua. Hingga mata Jimmy melihat seseorang yang menurutnya sedikit Familiar baginya. Jimmy mengucek matanya beberapa kali untuk memastikan apa yang dilihatnya tidak salah..


" Oh god! Bukankah itu Jessica?" Ucap Jimmy yang membuat Jack seketika melihat ke arah Jimmy.


"Jessica?" Tanya Jack.


Jimmy mengangguk,. " Ya Jessica Cewek yang suka ngejar-ngejar dirimu waktu kuliah dulu kau tak ingat denganya?" Ucap Jimmy.


" Jangan bercanda mana mungkin dia ada di kota ini,?" Ucap Jack tak percaya.


" I'm Serious! Lihat noh" Ucap Jimmy serasa memutar kepala Jack untuk melihat ketempat Jessica berada..


Deg.. deg..


Jantung Jack seketika berdebar melihat gadis yang sudah lama tak dilihatnya gadis yang dulu selalu mengikutinya.


" Kurasa dia sedang di ganggu seorang pria" Ucap Jimmy yang membuat Jack tersadar.


" Jimm pulanglah terlebih dulu aku akan mengurus hal ini" Ucap Jack Serasa melangkah menuju ke arah Jessica berada.


Jimmy menghela nafas kasar. " Inilah mengapa aku tak ingin jatuh cinta, Sangat Rumit," Guman Jimmy dan melangkah keluar meninggalkan bar untuk pulang.


*


*


PART SELANJUTNYA MASIH ADA SEDIKIT FLASHBACK YAHHH!!