First Sight

First Sight
Part 33



*


*


*


*


" Whatt!! Apa maksudmu aku ikut adil dalam hal ini,,?! "Tanya Jesslyn memandang tak percaya kearah Hansel.


" Kau yang menggoda-ku Baby." Ucap Hansel


" Tidak mungkin!! Omong kosong apa yang kau bicarakan Hansel,!! Bentak Jesslyn tak terima


Dirinya tak merasa menggoda Hansel bahkan dirinya telah tertidur Saat Hansel masih di ruang kerjanya, bagaimana bisa dirinya menggoda ini jelas-jelas Hanyalah omong kosong Hansel..


" Benar-benar sulit di percaya, sudah salah malah memfitnah ku." Cibir Jesslyn dalam Hati merasa dongkol...


" Sayang aku bicara yang sebenarnya," Ucap Hansel


*Flashback ON...


Pukul 22;00 Hansel selesai mengerjakan pekerjaannya dan kembali ke kamar untuk istirahat .


Ceklekk...


Hansel membuka pintu kamar dan melihat Jesslyn sudah tertidur, Hansel berjalan mendekati Jesslyn dan melihat gadis itu terlelap dengan memakai kemeja putih miliknya, Hansel menelan Salivanya dengan susah payah melihat pemandangan yang membuatnya panas Dingin, Bagaimana tidak Kemeja itu Hanya menutupi area pribadi Jesslyn bahkan bagian atas kemeja itu tersingkap Memperlihatkan separuh dada padat milik Jesslyn.


" Baby kau yang menggodaku dengan berpakaian seperti ini jadi jangan salahkan aku jika aku tak dapat menahan diri," Bisik Hansel di telinga Jesslyn dengan suara berat menahan gejolak panas dalam dirinya


Jesslyn yang saat itu sedang tertidur pulas sama sekali tak terganggu dengan bisikan Hansel.


Hansel dengan perlahan naik ke ranjang king size-nya dan Mencium wajah Jesslyn, di lihatnya lekat-lekat wajah polos tanpa makeup tapi sangat cantik itu kemudian pandangannya terfokus pada bibir merah alami milik Jesslyn tak tahan lagi Hansel langsung mencium bibir yang sudah menjadi candunya itu.


Dalam tidurnya Jesslyn merasakan benda lembut di bibirnya dan mengira dirinya sedang bermimpi memadu kasih bersama Hansel dan ikut membalas cumbuan Hansel...


Hansel dengan lembut mulai ******* bibir Jesslyn tangan Hansel tak tinggal diam, tangannya juga menyentuh dada Jessly, Ciuman Hansel semakin menjadi bahkan sesekali turun ke lehe dan dada sampai meninggalkan tanda yang akan membuat kekasih-nya kesal besok pagi..


*Flashback Off


" Begitulah yang terjadi jika saja kau tak memakai kemejaku yang memperlihatkan Tubuh Sexy mu itu aku juga tak mungkin melakukan Hal itu tadi malam," Ucap Hansel setelah Menyeritakan apa yang terjadi kemarim malam.


" Itu memang kau saja yang memang mesum dan curi-curi Kesempatan!!! Jawab Jesslyn yang masih tak terima


" Sayang jangan marah-marah lagian kau juga menikmati-nya bahkan kau mendesah dengan sangat liar hanya dengan tanganku saja." Ucap Hansel Dengan senyum puas menggingat kegiatan semalam


" Sial teryata semalam itu adalah nyata,! Memalukan apa aku seliar itu,?!! Umpat Jesslyn dalam hati


" Jaga Ucapanmu!! Itu karena aku tidak sadar dan kau telah memanfaatkan Diriku," Bentak Jesslyn dengan muka merah menahan malu setengah mati karena Ucapan Vulgar Hansel.


" Sudah jangan marah-marah toh semua udah terjadi dan kita sama-sama menikmati Jadi lebih baik sekarang kita mandi bersama," Ucap Hansel menaik turukan alisnya mengoda Jesslyn..


" Jangan Harap bahkan di mimpimu sekalipun!!!! Bentak Jesslyn mendorong Hansel agar Keluar dari kamar mandi.


Brakkkkk!!!! Jesslyn membanting pintu kamar mandi dengan keras setelah berhasil mendorong Hansel.


" Ck sangat menyebalkan!! Hansel Sialan aku juga sangat kesal dengan diriku bisa-bisanya aku juga menikmati sentuhan-nya, Dasar Bodoh lagian mana ada mimpi yang Sentuhan-nya terasa nyata " Gerutu Jesslyn merutuki kebodahannya.


Sedangkan Hansel yang ada di kamar hanya senyam-senyum sendiri " bahkan dia sangat imut saat lagi kesal begitu," Batin Hansel


*


*


*Dari kemarin gak lulus Review bahkan udah aku Revisi 4 kali naskahnya,. Semoga Kali ini lulus dan mungkin karena terlalu Vulgar jadi agak susah juga..


...***** JANGAN SAMPAI KAKAK KU DAN MAMI BACA INI DEH *****...


Untung aku gak kasih tau mereka kalau aku lagi nulis novel mudah-mudahan aman gak ketauan kalo ini adalah aku 😅. Ehh kok jadi curhat ya si Author ...


...***...