
*
*
Jimmy merasa jengah dengan tingkah Jack yang sedari tadi mengikutinya dengan terus merengek kepada dirinya untuk membatalkan pemindahan Jack ke AFRIKA, Bahkan pria berambut pirang itu bagaikan anak ayam yang mengikuti induknya kemanapun induknya pergi, Seperti saat ini Jimmy berada di toilet dan Jack dengan tidak tau malunya berdiri di depan pintu sambil merengek Pada Jimmy, bahkan Pandangan karyawan laki-laki yang juga berada di toilet tak membuat Jack berhenti bertingkah konyol seperti itu,,. Bagi Jack berpindah ke Afrika lebih menakutkan baginya dari pada harus menahan sedikit malu pada karyawan yang melihatnya saat ini.
"Jimmy ayolah batalkan pemindahan ku, lagian kau akan merasa kesepian jika aku tak adakan," Ucap Jack dengan melasnya
"Tidak bisa," ini sudah perintah dari Tuan Muda dan aku harus menjalankanya," Jawab Jimmy cuek
"Tapi Tuan Muda, sudah menyuruhmu untuk meng Handle masalah ini jadi kau berhak untuk membatalkannya.!" Ucap Jack
"Apa untungnya bagiku jika aku membatalkan hukumanmu itu,? Tanya Jimmy dengan senyum penuh arti
"Kau mau apa dariku,? Ucap Jack yang sudah punya firasat tak baik. "Jangan bilang jika jimmy mau memerasku bukankah gajinya sudah besar,? Tega sekali jika dia juga mau memerasku," Batin Jack
Jimmy semakin terseyum lebar yang membuat Jack merasa ngeri.
" Kena kau sekarang Jack ,!! Hhhhhh. Sorakan kegembiraan Jimmy dalam hati, karena berhasil mengerjai seorang Jack
"Oke,. Kau harus menjadi pelayanku selama 2 minggu maka akan aku batalkan Hukuman mu." Ucap Jimmy
"WHATT,!!!! Kau gila ya membuatku menjadi pelayanmu,? " Ucap Jack Dengan kesal
"Kalau kau tak mau juga tidak masalah bagiku, Bersiap-siaplah Kau akan berangkat Siang nanti ," Jawab Jimmy Cuek
"Tu-tunggu Jim, Baiklah aku akan jadi pelayanmu selama 2minggu, maka Batalkan pemindahan ku." Ucap Jack menahan segala kekesalan dalam hati.
"Woww pilihan yang tepat brother,” Ucap Jimmy sambil menepuk bahu jack dan berjalan ke luar toilet dengan Wajah puasnya, meninggalkan Jack dengan kekesalan yang sudah naik ke ubun-ubun.
"Sialan,!!! gue bener- bener di kerjain sama si curut Jimmy, Awas akan ku balas kau,!" Umpat Jack dalam hati.
*
*
Sementara itu di Ruangan CEO Jesslyn merasa bosan, Sementara Hansel sangat serius mengerjakan pekerjaannya meninggalkan sang gadis di sofa tanpa ada yang menemaninya.
" Ngapain coba mengajak ku kalau saja aku hanya berdiam kayak gini hanya menemani dia bekerja, dia pikir aku ini tak punya kerjaan apa,?! Dasar menyebalkan,!!!" geretu Jesslyn dalam hati dengan bibir cemberutnya
Hansel melirik ke tempat Jesslyn berada dan melihat jika gadisnya itu pasti merasa bosan dilihat dari bibirnya yang sudah manyun beberapa centi itu, tidak tau kenapa Hansel malah ingin tertawa melihat ekspresi gadisnya itu..
Hansel beranjak dari duduknya berjalan menghampiri Jesslyn yang tengah sibuk dengan ponselnya tanpa menyadari jika Hansel sudah duduk tepat di sebelahnya,
"Baby kau sedang melihat apa," Tanya Hansel yang kini tengah memeluk Jesslyn dari samping.
Jesslyn yang kaget dengan pelukan tiba-tiba dari Hansel dengan Refleks menjauh dari pria Tampan yang kini sudah menjadi kekasihnya itu.
"Kau jangan peluk-peluk orang sembarangan ya,!! Ucap Jesslyn ketus
"Aku tidak memeluk orang sembarangan, aku sedang memeluk kekasihku, Baby" Jawab Hansel santainya
"Kau sungguh sangat menyebalkan,!!!
"Yeah it's me baby," Ucap Hansel dengan percaya dirinya mengakui jika dirinya sangat menyebalkan
Jesslyn melototkan matanya,
"Pria ini benar menyebalkan ingin rasanya ku jambak rambutnya itu," Batin Jesslyn menahan kesal setengah mati..
"Ya kau harus selalu bersamaku itu pekerjaan barumu Baby, jika perlu kau harus di sampingku selama 24 hours," Ucap Hansel Tanpa dosa
"Kau pikir aku ini pelayanmu'?!!! Aku ini seorang model terkenal," Bentak Jesslyn
"Kau bukan pelayanku tapi Calon istriku," Ucap Hansel sambil memainkan ujung rambut Jesslyn
Jesslyn merasa jengah dan tak akan menang jika berdebat dengan Tuan Muda Arogant ini, akhirnya memilih diam tanpa menjawab perkataan Hansel..
"Apa kau tidak lapar," Baby,? Tanya Hansel sambil melihat Jam di tangannya yang Sudah menunjukkan puku12;00.
"Tidak, aku tidak lapar aku ingin pulang sekang!," Ucap Jesslyn
Kruyukkkk- kryukkk
Perut Jesslyn tiba-tiba berbunyi dengan nyaring yang membuat Hansel terkekeh.
" Kenapa perutku harus berbunyi di saat krisis kayak gini sih, memalukan, Batin Jesslyn meringis dalam hati.
"Sepertinya perutmu dan mulutmu berkata berlawanan, Baby " Ucap Hansel
"Emm ii-itu karena tadi pagi aku tak makan banyak karena kau bertamu pagi pagi sekali,!" Elak Jesslyn
" Baiklah itu memang salahku, sekarang kau mau makan apa,Sayang,? Tanya Hansell dengan lembut sambil mencium puncak kepala Jesslyn.
Deg......deg.......deg
Jantung Jesslyn berdebar mendapatkan perlakuan manis dari Hansel.
" Apa ini kenapa pria ini bisa sangat lembut seperti ini, Tunggu Jantungku, kenapa Jantungku berdebar Apa mungkin aku sudah jatuh pada pesona pria Arogant ini," Batin Jesslyn
" Baby,?" Panggil Hansel
" Iii iya," Jawab Jesslyn yang tersadar dari lamunannya
"Kau mau makan apa? biar aku suruh, Jimmy" untuk memesannya, Tanya Hansel lagi
"Aku ingin makan Steak and Stawberry Juice, apa bisa.? Tanya Jesslyn dengan wajah imutnya dan tentu saja Hansel tak menolak permintaan gadisnya ini.
"Of Course You Can , Baby" Apapun yang ingin kau makan pasti aku akan mewujudkanya. Ucap Hansel
Hansel kemudian memerintahkan Jimmy untuk memesankan Steak dan Juice yang di inginkan Jesslyn dari restoran terkemuka..
*
*
*
Aku nulis novel ini Jam 10 malam karena aku lagi sibuk2nya jadi aku tetap semangat update karena aku bener- bener pingin nerusin novel ini sampai and dan aku suka banget nulis jadi. JANGAN LUPA DUKUNGANYA YA KAWAN....😘😘
*
...*Salam dari Nitasari Juari...
...Thank you for reading my novel...😘😘😘...