First Sight

First Sight
Part 76



*


*


*


" Lihatlah Tubuhmu tak bisa berbohong baby, kau juga menginginkan sentuhanku." Bisik Hansel dengan lembut saat merasakan tangan Jesslyn meremas kuat miliknya dengan wajah memerah.


Hansel dengan cepat mengangkat tubuh Jesslyn dan merebahkan di ranjang king size-nya. Dengan perlahan Hansel melepas bathrobe Jesslyn dan membuangnya asal.


" Kau Sangat Sexy seperti dulu baby," bisik Hansel saat melihat tubuh polos Jesslyn.


Jesslyn Sangat malu , kedua tangannya menutupi wajahnya yang merah padam karena bisikan Hansel.


" Hey, Kenapa ditutup baby? Aku ingin melihat wajah meronamu?" Ucap Hansel menyingkirkan tangan Jesslyn yang menutupi wajah Cantiknya.


" Aku malu!" Lirih Jesslyn.


" Why? Kita sudah pernah melihat satu sama lain, Rilex dan Nikmati malam pengantin kita baby, aku sungguh sangat merindukannya," bisik Hansel dengan nada sensual dan langsung mencium ganas bibir Jesslyn.


Ciuman keduanya begitu dalam nan memabukan Suara decapan lidah memenuhi kamar presidential suite yang sunyi itu, keduanya seakan mencurahkan Rindu yang menggebu terbalut Hasrat gairah yang selama enam tahun mereka tahan.


" I Love you sayang," bisik Jesslyn di sela-sela ciumanya.


" I love you too Baby," I Love you so much!" Jawab Hansel Sembari menyusuri leher jenjang Jesslyn.


Hansel Begitu memanjakan Jesslyn dengan Foreplay yang lumayan Lama menginggat ini adalah kali pertama mereka bercinta setelah enam tahun berpisah, Hansel ingin membuat Jesslyn nyaman dan menikmati penyatuan itu.


" Hanselll? Please do it now!" Rengek Jesslyn Karena Hansell tak kunjung ke inti permainan.


" Aapa Sayanghh? say again I didn't hear it!" Goda Hansel sembari Menggerakkan jarinya lebih cepat di milik Jesslyn.


" Ahhhhh aku sudahhh takk tahann sayngh Please lakukan sekarang! Oh my god! You drive me crazy Hanselll ahhh" Teriak Jesslyn tak terkendali.


" As you wish baby i will make you keep screaming my name under my body!" Ucap Hansel parau Sembari mengarahkan miliknya untuk dimasukkan kedalam milik Jesslyn.


Jlepp.....


Dan dengan sekali sentakan saja milik Hansel sudah tertanam sepenuhnya do bawah sana.


" Ahhhhh!" Desah keduanya saat berhasil menyatu.


" oh my god! Kau sangat nikmat babyy padahal kau sudah melahirkan si kembar! Shittttt ahhhhh!" Racau Hansel Sembari bergerak cepat diatas Jesslyn.


"Ahhhh kau juga memabukan Sayang!! Faster please! Ini gila Hanselll!!" Racau Jesslyn tak kalah Gilanya dari Hansel.


Jesslyn yang dilanda hasrat membara langsung membalikkan posisi hingga Hansel berada di bawahnya.


" Biarkan aku yang memimpin!" Ucap Jesslyn sembari bergerak dengan liar.


" Ahhhh fu*k yeah baby kau membuat gila Jesslyn sayanghh!" Racau Hansel sembari membantu bergerak dari bawah.


" Hansellll sepertinya aku akan sampai hhh sayanghh!" Ucap Jesslyn dengan bergerak lebih cepat!


Hansel yang paham segera membalikkan badan Jesslyn dan meletakkan kedua kaki Jesslyn di bahunya.


" Tunggu babby!! Kita keluar bersama!" Ucap Hansel dan menghatam Milik Jesslyn dengan sangat keras.


" Oh god !!! Ahhhh Hansellll!" Erang panjang Jesslyn .


" Ahhh Fu*k baby!!! Ahhh my jesslyn!" Erang Hansel di sertai Hentakan keras dan menyemburkan benihnya dipaha Jesslyn.


Hansel langsung memeluk Jesslyn yang saat ini tengah memejamkan mata menikmati sisa-sisa pelepasannya.


" Thank You, kau sangat hebat baby!" Bisik Hansel membawa tubuh Jesslyn untuk bersandar di dada kekarnya.


Jesslyn mendongak dan mengecup dagu hansel dan terseyum.


" Kau mengeluarkan di luar sayang?" Tanya Jesslyn.


" Hemn aku tak ingin kita kebobolan, baby, Aku akan keluar di dalam jika kita sudah berkonsultasi pada dokter untuk kb yang aman untuk mu" Ucap Hansel Lembut sembari mengelus dahi Jesslyn yang berkeringat.


Jesslyn mengangguk .


" Sayang apa Selama enam tahun aku pergi kau dekat dengan wanita lain? Kau kan saat itu menganggap ku telah tiada!" Tanya Jesslyn yang penasaran apa Suaminya ini pernah berkencan Selama dirinya dianggap telah mati.


Hansel merasa gemas dengan pertanyaan Jesslyn yang sangat konyol menurut nya, bagaimana dirinya bisa berkencan dengan wanita lain jika bayangan Seorang Jesslyn terus mengikutinya .


" Baby apa kau percaya jika aku tak pernah tertarik dengan wanita pun selain dirimu, percayalah aku hanya melihatmu saja dalam hidupku!" Ucap Hansel.


" Benarkah? Kau sangat tampan dan kaya Hansel semua orang tahu pada saat itu Jika tunanganmu telah meninggal, bukan tidak mungkin banyak wanita kelas kakap yang menggoda mu?" Ucap Jesslyn yang masih belum puas dengan Jawaban Hansel.


" Yah itu benar memang banyak wanita yang menggoda ku tapi Jimmy dan Jack selalu membasmi mereka semua sebelum menyentuh-ku! Percayalah baby aku hanya milikmu seorang," Ucap Hansel.


" Hemm aku percaya padamu." Ucap Jesslyn dan mengecup bibir hansel sekilas.


Hansel yang gemas langsung menghujani seluruh wajah Jesslyn dengan kecupan-kecupanya.


" Tapi sayang ada satu hal yang harus kau ketahui, aku takut jika hal ini akan membuat mu salah paham padaku." Ucap Hansel dengan nada serius.


*


*


*