
*
*
*
Selepas kepergian Aditama, Mom Mirna langsung menanyakan pada Dad Regan Apa yang sebenarnya terjadi sampai Aditama datang tanpa memberikan kabar terlebih dahulu.
" Dad, Apa yang kau bicarakan Sama Papa-nya Davina sepertinya serius sekali,?" Tanya Mom Mirna yang sekarang sudah berbaring di kamar bersama sang Suami.
" Huffff!! Dad Regan menghela Nafas berat sebelum menjawab pertanyaan istrinya itu.
" Oh itu Adi berencana menjodohkan Davina dan Hansel," Jawab Dad Regan
" Apa!!! Bagaimana bisa,? Hansel sudah bersama Jesslyn Dad, bagaimana mungkin kita menjodohkan dengan Davina.?!!" Ucap mom mirna
" Ya aku sudah bicara pada Adi jika aku tak bisa menjodohkan Hansel, Karena kebahagiaan putraku lebih penting." Jawab Regan
" Terus Adi bilang Apa,?
" Dia memintaku untuk memberi tahu Hansel," Jawan Dad Regan Santai
" Jadi apa menurutmu Hansel akan menyetujui Perjodohan itu,? Tanya Mom Mirna
" Of course he wouldn't agree! Melihat bagaimana dia begitu tergila-gila dengan Jesslyn, apa menuntutmu dia akan melirik wanita lain,? Ucap Dad Regan
" Tentu Saja putraku akan setia dengan cintanya!" Jawab mom Mirna
mom Mirna yakin jika putranya itu tak akan melihat wanita lain selain Jesslyn, Walaupun dirinya memiliki kesan baik pada Davina tapi dirinya lebih menyukai jika Jesslyn lah yang bersama Hansel, Selain karena Putranya sangat mencintai wanita itu, dirinya dan juga Dad Regan sangat Klop jika mengobrol dengan Jesslyn.
*
*
*
Skip keesokan paginya....
" Pantas saja badanku terasa berat teryata kau biang keroknya," Guman Jesslyn yang melihat Hansel tidur serasa memeluk tubuhnya dan kaki pria itu menimpa kedua paha Jesslyn
Jesslyn dengan hati-hati menyingkirkan tubuh Hansel yang menimpa tubuhnya agar tak mengganggu sang kekasih yang masih terlelap itu.
Jesslyn berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya,. Jesslyn berjalan ke wastafel kamar mandi untuk menggosok gigi terlebih dahulu tapi matanya tak sengaja melihat bekas kemerahan pada lehernya dari pantulan kaca, Jesslyn yang penasaran mencondongkan tubuhnya ke arah cermin untuk melihat lebih jelas Ruam apa yang ada di lehernya dan betapa terkejutnya bahwa itu adalah sebuah kiss mark dan yang membuatnya lebih kesal adalah kiss mark itu juga ada di area dadanya..
" HANSEL SIALANN!!!! APA YANG TELAH KAU LAKUKAN PADA TUBUHKU,?!!!! TERIAK JESSLYN DENGAN BEGITU KENCANGNYA DARI DALAM KAMAR MANDI
" Hansel yang saat itu masih tidur dengan sepontan terbangun dan segera berlari ke arah kamar mandi mendengar teriakan Jesslyn yang begitu menggelegar..
" Aa-Apa yang terjadi kenapa kau berteriak,?! Tanya Hansel dengan guratan Cemas di wajah bantalnya
Jesslyn menantap tajam Hansel dengan kedua tangannya berada di pinggang rampingnya.
" Apa yang sudah kau lakukan pada tubuhku saat aku sedang tertidur Hansel Rodriguez,?!!!
" Sayang apa maksudmu aku tak mengerti," Jawab Hansel pura-pura tak tau apa yang dimaksud Jesslyn
" Hansel Kemarin malam kau sudah berjanji tak akan berbuat macam-macam padaku, tapi lihat tanda merah ini kau sungguh sulit di percaya!!! Teriak Jesslyn sambil menunjukkan tanda merah di lehernya
" Aku memang berjanji tak akan macam-macam padamu tapi aku tak berjanji jika aku tak akan mencumbumu Baby," Jawab Hansel santai karena yang dirinya bilang adalah kebenaran.
Mata Jesslyn membola Karena Ucapan Hansel yang seakan tak punya salah dan membenarkan perbuatan-nya itu
" Kau sunggu keterlaluan Hansel,!" Ucap Jesslyn kesal
" Aku tak sepenuhnya salah sayang, Kau juga ikut adil dalam hal ini," Ucap Hansel membela diri
" Whatt!! Apa maksudmu aku ikut adil dalam hal ini,,?! "Tanya Jesslyn memandang tak percaya kearah Hansel.
*
*
*