First Sight

First Sight
Part 46



*masih Flashback yahh.


Warning 18+ kalau masih di langgar, kenak sawan bukan salah Author yak!๐Ÿ˜‚


*


" Hey menjauhlah dariku!" Bentak Jessca saat seorang pria berusaha mendekatinya.


" Ayolah cantik kita bersenang-senang untuk malam ini" Ucap Pria itu Serasa mencolek dagu Jessica dengan genit.


" Sial!! Jangan menyentuh-ku bajingan" Bentak Jessica mendorong kasar pria itu.


" Sial!! dasar Jal**ng berani sekali kau mendorong ku," Bentak pria itu yang terhuyung ke belakang.


Pria itu mengangkat tanganya tinggi-tinggi hendak menampar Jessica hingga ada tangan yang menangkap tanganya Sebelum meyentuh pipi mulus Jessica.


Dan *Bukkk!!! *Jack melayangkan pukulan di wajah pria itu.


" Berani sekali kau mengganggu wanitaku brengsek!!" Bentak Jack dengan menatap tajam pria itu.


Pria itu merasa takut dengan aura yang ada di diri Jack dan memilih meminta maaf.


" Maaf Tuan aku pikir Nona ini belum punya pacar" Ucap Pria itu yang kini pipinya terlihat merah bekas pukulan Hansel..


" Cepat pergi dari hadapanku Sebelum aku menghabisimu!" bentak Jack.


Pria itu segera pergi dengan setengah berlari meninggalkan bar itu.


Jack merangkul pinggang Jessica yang saat ini tengah mabuk berat.


" Ahhh jangan menyentuhku!" Ucap Jessica.


" Kenapa kau minum hingga mabuk seperti ini gadis bodoh!" Ucap Jack.


" Apa aku tidak bodoh!! Aku hanya terus teringat dengan pria brengsek itu ketika datang di kota ini dan aku berusaha menghilangkan bayangan pria brengsek itu hanya dengan sedikit minum alkohol,!" Racau Jessica.


" Kau benar-benar bodoh seperti dulu" Ucap Jack.


" Hey memang nya siapa kau berani mengataiku bodoh hah" Bentak Jessica serasa menatap wajah Jack.


Deg...


" Hahahaha Bahkan wajahmu sangat mirip dengan pria brengsek itu!" Ujar Jessica serasa ketawa khas orang mabuk.


" Aku memang pria brengsek itu!" Ucap Jack yang masih merangkul Jessica.


" Kau pria brengsek berani sekali kau menyentuh hah?!! Bentak Jessica .


" Kau mabuk biarkan aku mengantar dirimu pulang!" Ucap Jack.


" Aku tak mabuk! Aku bisa sendiri jangan ikut campur urusanku,! Ucap Jessica serasa berjalan dengan sempoyongan baru saja tiga langkah berjalan Jessica pingsan dan Jack dengan sigap menangkapnya dan menggendongnya.


Jack membawa Jessica ke Apartemen miliknya Karena tak tahu dimana Jessica tinggal saat ini dan di sinilah mereka, Jack menurunkan Jessica saat mereka sudah di depan pintu Apartemen.


Bip..bip..


pintu terbuka Hansel menuntun Jessica memasuki Apartemen begitu mereka masuk Jessica dengan tiba-tiba mencium kasar bibir Jack.


" Ica sadarlah kau sedang mabuk kau akan menyesal besok aku laki-laki normal yang tak bisa menolak sentuhanmu" Ucap Jack menahan Ciuman Dari Jessica.


" Aku tak mabuk!! Apa kau tahu selama lima tahun ini aku begitu gila karena merindukan mu BRENGSEK!!" Ucap Jessica dan segera menyerang Jack dengan Ciuman panasnya.


" Kau sudah tak bisa mundur dan jangan salahkan aku jika aku melakukannya," Bisik Jack di sela Ciuman panas mereka.


Jessica seakan tak perduli alkohol telah menguasai tubuhnya, Jessica dengan agresif menyerang Jack dengan Ciuman kasar sesekali menyesap leher jack hingga meninggalkan bekas disana.


" Kau sangat liar sayanghhh" Ucap Jack parau Karena mendapat sentuhan di lehernya.


Dengan sigap Jack menggendong Jessica ala Koala dengan masih berciuman Jessica mengalungkan tangannya di leher Jack dan melingkarkan kakinya di pinggang Jack.


Emhhh" erangan lolos dari bibi Jessica ketika Ciuman Jack beralih ke leher dan dada miliknya, Jack membaringkan Jessica di ranjang dan dengan cepat melepas jas dan kemeja hingga sekarang Jack sudah naked begitupun dengan Jessica yang sudah melepas pakaiannya.


Jessica yang sudah hilang akal karena alkohol langsung ******* bibir Jack.


Dengan perlahan Jack memasukkan benda tumpulnya pada milik Jessica dengan perlahan karena ini pertama kalinya bagi mereka dan tak ingin mebuat Jessica kesakitan.


" Awhhh Sakit Slowly please," Rengek Jessica kesakitan.


" Tahann sebentarr sayang" Ucap Jack mengecup kening Jessica dan menyetak sedikit keras di bawah sana..


" Awwhhh Sakittt" Teriak Jessica serasa mencakar punggung Jack saat benda tumpul milik Jack tertanam sepenuhnya di bawah sana.


Jack mendiamkan benda itu sejenak agar Jessica terbiasa dengan kehadirannya di dalam sana hingga beberapa saat kemudian Jack menggerakkan pinggulnya dengan pelan.


" Ohhh ****** ini luar biasa sayang sangat sempitt ahhhh," Aku akan menikahimu setelah ini!" Ucap Jack merakan nikmat dari kegiatan panasnya.


" Ahhh Jack" Desah Jessica tanpa sadar menyebut nama Jack saat merasakan Nikmat di bawah sana.


" Yesss sayanghh sebut namaku please!" Ucap Jack serasa mendesis.


Hingga beberapa menit mereka melakukan adegan panas dan memenuhi ruangan itu dengan erangan keduanya.


" Ahhh Jack Aku ...... Ahhh" erang Jessica saat ingin meledak..


" Yahh bersama sayanggg,"Teriak Jack serasa mempercepat gerakannya.


Dan ....ahhhhh sayanggg!!!" erang keduanya saat mencapai puncak bersama dan Jack mrnembak di dalam.


Cup..


Jack mengecup kening Jessica yang saat ini telelap karena kelelahan dan faktor alkohol.


" Thank you sayang aku akan bertanggung jawab" Bisik Jack serasa menarik selimut untuk menutupi tubuh polos dirinya dan Jessica mereka terlelap dengan Jack memeluk gadis yang baru saja dirinya jadikan wanita.


*FLASHBACK OF....


Jack keluar dari kamar mandi dan melihat bahwa Jessica sudah tak ada di dikamarnya.


Jack melihat Darah di atas spei dan terseyum dengan bangga karena menjadi yang pertama yang melakukannya pada Jessica


" Ahhh aku sudah tak pejaka lagi" Guman Jack Serasa menari kekanan dan kekiri, (kurasa sifat gokil Jack telah kembali setelah dapet jatah๐Ÿ˜‚)


" Kali ini biarkan aku yang mengejar mu sayang," batin Jack..


*


*


Sementara itu di apartemen Hansel, Jesslyn nampak bersemangat bersiap untuk pergi berkencan dengan Hansel di taman hiburan,


" Sayang ayo kita berangkat" Ucap Jesslyn pada Hansel..


Hansel pun mengendarai mobil menuju tanan hiburan sesuai keinginan gadis yang paling di cintainya itu.


Setelah menempuh jarak yang lumayan jauh yaitu 45menit berkendara Mereka pun sampai di taman hiburan terbesar di Negaranya. Mereka segera turun dari mobil, Jesslyn Sangat bersemangat dan berlari memasuki taman hiburan itu meninggalkan Hansel di belakang.


" Baby hati-hati jangan berlari," Terak Hansel.


" It's okey sayang! Ayo cepat" Jawab Jesslyn dengan teriak juga.


Hansel menggeleng " pacarku itu benar-benar tak bisa di bilangin," Guman Hansel serasa berlari menyusul Jesslyn.


*


*


*



Jesslyn mau ke taman hiburan.