
*
“What,!!! are you crazy,?!!! Pekik Jesllyn
“Yes you are the one who drives me crazy,” Baby,,” Ucap Hansel datar
“Aku sedang tak ingin bercanda,” TUAN,” Ucap Jessly menekankan kata Tuan.
"Apa kau pikir aku sedang bercanda,? Kau memang membuatku gila dari pertama melihatmu, bahkan aku sudah sangat tergila-gila padamu Jesslyn." Aku jatuh cinta pada pandangan pertama padamu, Karena itu kau harus menjadi kekasihku," Ucap Hansel dengan sejujurnya karena Hansel bukan tipe orang yang berbelit-belit bila menyangkut perasaan apalagi ini adalah pertama kalinya dia merasakan jatuh cinta.
Deg
" Jesslyn mematung mendengar ucapan Hansel, kalo boleh jujur ada sedikit rasa senang jika pria di sampingnya ini memang tertarik padanya, tidak munafik bukan jika Jesslyn juga menyukai pria ini,. pria tampan kaya dan yang lebih penting pria di sampingnya tak pernah terlihat dengan wanita manapun mungkin saja pria ini tipe laki-laki yang begitu setia terhadap pasangannya. Tapi satu hal yang disayangkan pria di sampingnya ini begitu dingin dan sombong ( khusus buat Neng Jesslyn mah Bang Hansel gak akan dingin neng bahkan akan sangat bucin akut🤭🤭)
" Kau itu bicara apa sih,? Kita baru saja kenal kemarin siang dan kau sudah mengungkapkan cintamu itu, bahkan kau menyatakanya saat berada di mobil seperti ini,?" Ucap Jesslyn Kesal
" Jadi kau mau aku menyatakan cinta dengan kejutan romantis.? Baiklah jika itu maumu akan aku siapkan Diner romantis untuk kita," Baby," Ucap Hansel dengan percaya diri.
"Ahh bu-bukan itu masalah utamanya kita baru saja mengenal." Jawab Jesslyn kelabakan
"Sial kenapa pria ini malah mengagap ku menginginkan ucapan cinta dalam suasana romantis." Batin Jesslyn
Hansel menaikan sebelah alisnya dan menatap Jesslyn sekilas karena masih fokus mengemudi.
"Itu bukan masalah, kita bisa lebih saling mengenal lagi setelah menjadi sepasang kekasih bukan,?" Ucap Hansel
"Bagaimana bisa begitu,? Menjalin hubungan tanpa saling mengenal dulu pasti akan sangat canggung," Ucap Jesslyn mencari alasan.
" Apanya yang terasa Canggung,? Bahkan kau kemarin sudah menciumku di tempat umum, Baby," Ucap Hansel
Jesslyn mati kutu mendengar ucapan Hansel, memang benar jika kemarin dirinya dengan percaya diri dan tanpa malu mencium Hansel di tempat umum ya walaupun ciuman itu tidak pantas di sebut Ciuman, itu hanyalah sebuah kecupan ringan di bibir.
" Tapi itu berbeda, saat itu aku dalam keadaan mendesak," Elak Jesslyn
"Tidak ada bedanya bagiku itu sama saja, dan kau mulai saat ini menjadi kekasihku yang sebenarnya, dan kau tidak boleh dekat dengan laki-laki lain selain diriku,"Ucap Hansel dengan posesif
"Mana bisa begitu, Jelas saja aku menolak,!! Ucap Jesslyn dengan begitu kesal
"Tidak ada penolakan, kau tidak lupa apa yang aku bisikan tadi pagi padamu kan.? Ucap Hansel dingin
" Ini namanya pemaksaan,!!" Bentak Jesslyn
" Aku tidak peduli,. Kau saat ini kekasih tanpa bantahan.!! jika kau berani menolaknya aku tidak segan-segan menuntutmu atas pelecehan seksual dan pencemaran nama baik dengan semua bukti yang ku punya.
Jesslyn hanya terdiam tak bisa berbuat apa-apa selain menurut Ucapan Hansel dan menerima kenyataan bahwa saat ini statusnya berubah menjadi kekasih pria itu dalam sekejap mata,
"Sial pria ini benar-benar sialan, jika saja pria ini lembut dan hangat pasti aku akan dengan senang hati menjadi kekasihnya, lah ini udah dinginya kayak kutup utara sombong dan lebih parahnya pemaksa lagi " gerutu Jesslyn dalam hati
" Sorry Baby, aku harus memaksamu karena aku tidak ingin kau lari dariku, bagaimanapun caranya kau harus jadi milikku seorang dan akan kubuat secepatnya kau mencintaiku." Batin Hansel
🍁
🍁
🍁
JANGAN LUPA LIKE KOMEN FAVORIT HADIAH DAN FAVORITNYA BIAR AKU SEMANGAT NULISNYA 😘😘😘