First Sight

First Sight
Part 79



*


*


Tiga bulan telah berlalu setelah Acara Resepsi pernikahan Hansel dan Jesslyn, Kini Hansel telah mengajak keluarga kecilnya tinggal di Mansion Miliknya Sendiri.


Pagi ini Hansel dibuat Heran dengan sikap Jesslyn yang menurutnya sangat menyebalkan, bagaimana Hansel tak kesal jika Jesslyn tak ingin di dekati tapi juga tak mengizinkan dirinya berangkat kekantor.


" Sayang Kenapa kau aneh sekali tak ingin ku sentuh tapi tak mengizinkan diriku bekerja," Tanya Hansel.


" Kau mengatai aku aneh? Jadi menurut mu aku ini aneh!" Kesal Jesslyn.


" Sayang, Bukan Begitu maksudnya Hanya saja sikap mu tak seperti biasanya," Ucap Hansel selembut mungkin karena merasa istrinya akan segera meledak-ledak.


" Itu sama saja kau mengira diriku aneh! Pergi ke kantor sana aku tak ingin melihat wajah mu!" Usir Jesslyn dengan ketus.


" Sayang, Jangan marah, maaf aku salah," Ucap Hansel.


" Pergi aku tak ingin melihat wajahmu!" Ketus Jesslyn.


" Sayang....


" Hansel aku tak marah aku Hanya tak tahan melihat mu rasanya perutku langsung Mual" Potong Jesslyn.


"What? Are you kidding me?" Pekik Hansel tak percaya.


Istrinya tak ingin melihat wajahnya, karena wajah tampannya membuat Istrinya ingin muntah, padahal Istrinya Begitu mengaggumi Wajahnya bahkan mengecupnya setiap pagi'


" Aku tak bercanda Hansel! Aku tidak tahu kenapa tapi aku sungguh mual saat melihat mu." Lirih Jesslyn.


Hansel hanya mendengus kesal sungguh harga dirinya sebagai pria tampan paripurna seketika jatuh dan hancur saat sang istri tak tahan melihat wajahnya.


" Baik jika itu maumu aku akan ke kantor dulu baby." Ucap Hansel pasrah dan ingin mengecup dahi Jesslyn tapi dengan cepat Jesslyn menghentikan hal itu.


" No! Aku tak ingin dicium sekarang," Ucap Jesslyn yang membuat pergerakan Hansel yang ingin mengecupnya seketika berhenti.


" Apa sampai segitunya baby?" Tanya Hansel Lemah.


Jesslyn mengaguk " Mengertilah Mungkin aku akan datang bulan jadi agak sensitif!" Ucap Jesslyn yang merasa tak enak tapi Dirinya juga tak tahu kenapa hari ini Dirinya sangat tak suka melihat wajah tampan Suaminya.


" Baiklah aku berangkat," Lirih Hansel dan berjalan dengan gontai menuju perusahaan.


" Kenapa aneh banget tadi tak memperbolehkan aku ke kantor dan sekarang malah mengusir ku sebenarnya istriku sedang kerasukan makluk apa sih," gerutu Hansel.


*


*


Sesampainya di kantor Hansel memasuki ruangannya dengan wajah lesu bahkan Hansel tak mendengar sapaan Jimmy dan Jack.


" Ada apa dengan Tuan Muda kenapa aneh sekali?" Tanya Jimmy.


" Mungkin tak mendapatkan jatah jadi lesu Begitu" Ucap Jack Asal.


Jimmy dan Jack yang merasa khawatir sekaligus penasaran akhirnya memasuki ruangan Hansel untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi.


" Maaf Tuan Muda, Apa ada masalah serius?" Tanya Jimmy dengan hati-hati'


Hansel Menatap kearah kedua sekertaris nya dengan wajah Lesunya.


" Apa kalian tahu istriku sangat aneh hari ini, Dia bilang bahwa tak ingin melihat wajahku, apa kenurut kalian ketampanan ku sudah berkurang?" Tanya Hansel serius.


Glekkk......


Jack dan Jimmy menelan Salivanya dengan susah payah, Apa Nyonya mudanya sedang kepincut daun Muda sehingga membuat matanya katarak Tuan Muda sangat lah tampan bahkan dirinya yang laki-laki saja sangat iri bagaimana bisa Nyonya Jesslyn Berbicara hal yang melukai perasaan Tuan Mudanya.


" Anda sangat tampan tuan bahkan saya saja Merasa iri melihat wajah tampan anda!" Jawab Jimmy Cepat.


" Iya Tuan Anda begitu tampan bahkan banyak wanita yang mengagumi ketampanan anda!" Ucap Jack.


Hansel mengelus dagunya " Lalu kenapa istriku tak mau melihat wajahku?" Ucap Hansel.


" Mungkin Nyonya sedang merajuk saja, jadi anda tak perlu khawatir saya yakin jika moodnya sudah kembali baik Nyonya akan mendatangi anda seperti biasanya." Jelas Jimmy mencoba menenangkan Tuan.


" Begitukah? Baiklah kalian kembalilah bekerja aku baik-baik saja sekarang!" Ucap Hansel yang merasa sedikit tenang setelah mendapatkan penjelasan dari Jimmy.


Jack dan Jimmy membungkuk dan berlalu ke ruangan kerjanya sesuai perintah Tuannya.


*


*


Sementara itu di lantai bawah Rodriguez Company Bella yang baru saja kembali dari luar negeri Langsung pergi menemui Hansel di kantornya.


Kerjaanya sangat padat sehingga dirinya memundurkan kepulangannya selama sebulan itulah kenapa dirinya langsung ke kantor RODRIGUEZ karena rindu tak terbendung pada pria pujaannya.


Bella dengan Langkah percaya diri dengan Rambutnya yang tergerai dan kaca mata hitam yang melekat di wajahnya Membuat-nya Sangat berkarisma.


Bella Menuju ke lift Tanpa di cegah oleh penjaga karena mereka mengenalkanya sebagai kerabat nyonya besar Rodriguez.


Bella segera menuju keruangan Hansel Tanpa mengetuk Terlebih dulu Bella langsung membuka pintu ruangan Hansel.


Brakk....


Pintu di buka sedikit kasar karena Bella tak sabar ingin segera melihat Hansel.


Hansel yang mendengar pintu di buka dengan keras pun menoleh kesumber suara dan Dirinya Terkejut melihat Bella lah yang datang.


" Apa kau begitu merindukan diriku hingga kau terkejut begitu Hansel?" Ucap Bella dengan senyum yang merekah.


" Ada urusan apa kau kemari? Sebaiky kau pergi dari sini sebelum aku menyuruh Jack dan Jimmy menyeretmu keluar!" Ucap Hansel Dingin


Deg... Sakit itulah yang Bella rasakan Dirinya Begitu merindukan pria yang ada di depannya ini tapi pria itu malah menyuruh nya pergi,


" Aku merindukanmu, Aku bela-belain dari bandara langsung kesini hanya untuk menemui dirimu, apa kau tak merindukan ku Hansel?" Ucap Bella terseyum getir.


" Bella ku beritahu aku sungguh tak memiliki perasaan padamu aku membiarkan dirimu keluar masuk ke perusahaan ku hanya karena Mommy yang tak enak dengan kedua orang tuamu! jadi jangan menggangguku dan carilah pria lain dan satu lagi aku sudah menikah," Jelas Hansel


" Apa? M-menikah itu tidak mungkin, Kau milikku Hansel kau pasti bohong, Aku yakin cepat atau lambat kau akan menerima ku!" Teriak Bella.


" Pergilah dari Ruangan ku!" Usir Hansel.


" Tidak! Kau Hanya boleh menjadi milik Bella hanya untuk Bella Shafira!" Teriak Bella histeris yang membuat Jimmy dan Jack segera masuk keruangan Tuan Mudanya.


Begitu Jimmy dan Jack masuk keduanya melihat Tuan Mudanya yang sedang menahan Seorang Wanita agar tidak meneluk tubuh sucinya.


" Apa yang kalian Lihat cepat singkirkan wanita gila ini!" Teriak Hansel sembari menahan pergerakan Bella yang berusaha memeluk Nya.


Jack dan Jimmy yang ingin menolong tuanya pun di hentikan dengan teriakan cempreng dari seorang anak yang dia yakini adalah tuan kecil dan nona Kecil nya.


" Lepaskan daddy nenek sihir!" Teriak Fio yang tak terima jika Daddy-nya di dekati oleh wanita lain.


Bella yang mendengar dirinya di sebut nenek sihir oleh kedua bocah tengil pun segera berhenti menyerang Hansel dan menatap tak suka pada Lio dan Fio.


" Beraninya bocah tengil Seperti kalian mengataiku Nenek sihir! Dasar bocah Sialan!" Maki Bella.


*


*


*


...***** dua bocah tengil itu anaknya laki-laki yang kau gilai begok!! ...