First Sight

First Sight
Part 57



Warning 18+


*


*


Begitu mobil yang di tumpangi Jesslyn sampai di Mansion terlihat Mobil Hansel sudah ada di sana yang berarti Suaminya itu sudah pulang. Dengan langkah Cepat Jesslyn memasuki Mansion dengan menenteng Paper Bag Hasil Menguras Kartu Suaminya tadi.


Terlihat Hansel berdiri dengan mata suram di ruang tamu, Hansel menatap tajam sang istri yang sedang berdiri di depannya dengan menenteng banyak paper bag itu.


" Kau bersenang-senang sampai lupa dengan suamimu rupanya, Nyonya Rodriguez?!" Tanya Hansel sinis.


Glekkk....


" Tidak sayang, Mana mungkin aku melupakanmu!" Elak Jesslyn.


" Kenapa baru pulang dan tak menghubungiku?!" Ucap Hansel kesal.


" Sayang, aku tak menghubungi-mu karena aku pikir kamu sibuk dan aku tak mau mengganggu dirimu" Jelas Jesslyn.


Hansel mendengus kesal karena apa yang Jesslyn katakan tak masuk akal untuknya, Karena sesibuk apapun dirinya jika sudah menyangkut sang istri pasti akan mendahulukan Istrinya itu di atas segalanya.


" Sayang Jangan marah lagi oke? Sorry aku memang salah, aku tak akan mengulanginya lagi" Ucap Jesslyn karena Hansel tak merespon Penjelasannya.


Hansel Menatap Jesslyn yang saat ini memasang wajah imutnya, Slalu saja Hansel Merasa luluh saat melihat istrinya yang sudah bertingkah menggemaskan seperti ini.


" Jangan mengulanginya di kemudian hari! Aku tidak suka jika kau mengabaikan ku saat kau sudah bersama temanmu!" Ucap Hansel.


Jesslyn hanya mengangguk patuh, Jesslyn meraih tangan Hansel dan menyeretnya untuk duduk.


" Sayang aku membelikan hadiah untukmu" Ucap Jesslyn sembari memperlihatkan paper bag kecil yang berisikan Dasi yang dibelinya tadi.


" Hadiah? Kau juga membelikan sesuatu untuk-ku Baby?" Tanya Hansel memastikan.


" Teryata istriku tidak melupakan ku sepenuhnya buktinya dia membelikan ku hadiah, ahh istriku sangat pengertian," batin Hansel senang.


" Iya, Tadi aku melihat sebuah Dasi yang menurutku sangat cocok untuk mu jadi aku membelinya, Lihat baguskan?" Ucap Jesslyn sembari memperlihatkan Dasi yang dibelinya.


Hansel melihat Dasi itu dirinya tampak puas dengan dasi hadiah dari Jesslyn Sebuah Dasi yang sangat cocok untuknya .


" Hem sangat bagus, Thank you Baby untuk Hadiahnya" Ucap Hansel mengecup pipi Jesslyn.


" Apa kau menyukainya sayang?" Tanya Jesslyn.


" Aku menyukainya apalagi istriku sendiri yang memilih dan membelinya, Aku akan memakainya setiap Hari" Ucap Hansel.


" Sayang itu terlalu berlebihan kau juga perlu mengganti Dasimu!" Timpal Jesslyn menanggapi Ucapan Hansel yang terlalu berlebihan.


Hansel Terkekeh dan mengangkat Tubuh Jesslyn ala bridal style dan membawanya ke kamar mereka.


" Ahhhh Sayang Turunin aku bisa jalan sendiri!" Teriak Jesslyn karena Hansel mengangkat tubuhnya Secara tiba-tiba.


" Karena Kau sudah memberiku Hadiah, Kini giliran aku yang memberimu sebuah Hadiah" Bisik Hansel.


" Kau mau memberiku hadiah apa? Kau sudah memberiku Banyak barang dan Uang" Tanya Jesslyn Bingung pasalnya Hansel sudah memberikan apa yang dibutuhkan Jesslyn tanpa terkecuali.


" Tentu saja Hadiah Enak-enak Baby, Kepuasan di Ranjang" Bisik Hansel Di telinga Jesslyn.


Glleekk...


Jesslyn menelan Salivanya yang tersangkut di tenggorokan Bisikan Hansel membuatnya Merinding, Yang kemaren saja masih sakit ini malah si Hansel ingin mengulanginya lagi, Iya sih Dirinya juga menikmati-nya tapi sesudah selesai melakukan-nya Miliknya terasa sakit apalagi Junior Hansel sangatlah besar.


" Sayang Tunggu Dulu, aku mau mandi" Ucap Jesslyn yang saat ini sudah berbaring di ranjang dengan Hansel berada di atas Tubuhnya.


" Baby mandi nanti saja toh nanti kau harus mandi lagi setelah bercinta" Jawab Hansel kemudian mencium leher Jesslyn.


" Sa- sayang Stop Geli Hansel" Ucap Jesslyn saat Hansel mencium kuat lehernya.


" Nikmatilah Baby, Kita harus segera memberi Mommy dan Daddy Cucu bukan?" Ucap Hansel disela-sela kegiatannya.


" Arghhh Baby kau mulai pintar yahh seperti itu sayang yang kuat ahhh... Yeahh Jesslynku !" Rancau Hansel saat merasakan miliknya diurut oleh tangan mungil Jesslyn.


Jesslyn melihat wajah Suaminya yang keenakan tanganya terus bergerak di milik Suaminya.


" Kau menikmatinya Sayang? Emhh it so big Hansel" Bisik Jesslyn yang takjub dengan milik Hansel.


" Yess babyy kau sangat pintar ahhh, ini Hanya milikmu sayang" Jawab Hansel sembari mengerang.


Hansel tidak tahan lagi dengan Cepat Hansel melahap Bibir Jesslyn, lidah mereka saling menyesap membelit Ciuman hansel turun kebawah milik Jesslyn memainkan lidahnya disana dengan Lihainya.


" Ahhh Hansel aku sudah tak tahan Sayangg!" Ucap Jesslyn.


Hansel yang mendengar rengekan dari Jesslyn segera memposisikan miliknya pada milik Jesslyn.


Blesss,,,,,


" Ahhhhh ini masih sangat semmppit Baby!" Teriak Hansel.


Hansel mulai bergerak turun naik mencari kenikmatan untuknya dan Jesslyn keduanya mendesah menikmati penyatuan kedua bagi mereka, Mereka bermain dengan berbagai gaya yang sudah di pelejari Hansel, Saat ini mereka berpindah kesofa dan Jesslyn berada di atas pangkuan Hansel.


" Ahh Hansel!" Erang Jesslyn sembari bergerak diatas tubuh Hansel.


" Yess Baby Fasterr please!" Pinta Hansel sembari bergerak dari bawah lebih Cepat..


" Ahh Hansel aku mau keluar sayang!" Teriak Jesslyn.


" Bersama! Bersama Babyy" Jawab Hansel


" Ahhhh Sayang!!!!" Desah keduanya secara bersamaan.


Jesslyn terkulai lemah di dada Hansel dengan posisi duduk di pangkuan Suaminya. Hansel mengelus punggung Jesslyn yang basah oleh keringat akibat kegiatan panas barusan


" I Love You kau Sangat hebat Baby, Thank you!" bisik Hansel


Jesslyn hanya mengangguk di dada Suaminya tenaganya sudah terkuras Habis untuk bicara saja sangat malas untuk dirinya saat ini.


Hansel yang mengerti Istrinya sangat kelelahan pun mengangkat tubuh ramping itu ke kamar mandi untuk berendam air hangat agar sang istri lebih rileks.


Tigapuluh menit telah berlalu Hansel dan Jesslyn menyudahi aksi berendam keduanya, Hansel dengan telaten menggantikan piyama Jesslyn dan mengerikan rambutnya, Hansel memperlakukan Jesslyn bagaikan seorang putri dan Jesslyn sangat beruntung akan hal itu, Hansel adalah laki-laki yang sangat mencintainya dan Dirinya sangat beruntung menjadi Istri seorang Hansel Rodriguez.


" Sudah selesai kau boleh tidur sekarang Baby" Ucap Hansel setey selesai mengerikan Rambut Jesslyn.


" Thank You Suamiku!" Ucap Jesslyn


Cup..


Jesslyn mengecup bibir Hansel.


" Upah untukmu Sayang" Ucap Jesslyn memperlihatkan Giginya yang rapi.


Hansel terseyum bahagia karena Jesslyn benar-benar sudah sangat mencintainya.


Mereka berduapun berbaring di ranjang saling berpelukan.


" I Love You Baby!" Lirih Hansel sembari mencium puncak kepala Jesslyn dengan sayang."


" I Love You Too Suamiku! Mr Perfect ku!" Jawab Jesslyn.


Keduanya pun tertidur dengan saling berpelukan penuh suka cita.


*


*