First Sight

First Sight
Part 27



*


*


*


"Jack,?!" Panggil Seseorang


Jack menoleh dan terlihat binar kebahagiaan di matanya setelah melihat siapa yang memanggilnya,


" Itu Nona Jesslyn aku pikir aku mendapatkan ide untuk menyelamatkan nyawa para direksi di ruang meeting ," Batin Jack dengan rencana liciknya


" Jack apa Hansel ada diruanganya,? Tanya Jesslyn lagi


" Nona tolong hentikan Tuan Muda, Tuan sedang marah besar dan menghajar Jimmy di Ruang Meeting,." Ucap Jack dengan muka yang dibuat panik


" Sorry Jimm aku akan menggunakan namamu demi keselamatan kita bersama, aku sangat yakin cara ini sangat ampuh menjinakan Serigala itu" batin Jack tersenyum puas dengan ide cemerlang-nya


"Ada apa? Apa yang terjadi hingga Hansel marah dan menghajar Jimmy.? Tanya Jesslyn


" Nona karena anda menghilang dari kemarin, Tuan Muda menjadi sangat sensitif dan mudah marah dan berakhir menghajar Jimmy, saya sangat kasian pada Jimmy yang babak belur tak berdaya," Ucap Jack dengan cerita karanganya yang dramatis


Jesslyn tertegun "Jadi ini karena diriku,? Bukankah Hansel terlalu kejam hingga menghajar orang yang tak bersalah? Tapi aku juga tak mau jika aku yang di hajar, apa aku menggunakan cara yang di sarankan Vanya padaku? Ya aku harus mengunakan cara itu ini demi keselamatan diriku dan orang yang tak bersalah seperti Jimmy," Batin Jesslyn merasa bersalah


" Apa di Ruang Meeting terdapat orang lain selain Hansel dan Jimmy,? Tanya Jesslyn


" Tidak. Disana hanya ada Jimmy dan Tuan yang sedang menghajarnya," Jawab Jack berbohong


" Maafkan saya Nona Jesslyn saya berbohong pada anda,. Saya hanya ingin memberikan Surprise pada Tuan Muda," batin Jack tersenyum penuh kemenangan


" Baiklah ayo cepat kesana sebelum Jimmy terluka parah!! Ucap Jesslyn serasa berjalan cepat menuju ruang meeting dengan Jack sebagai petunjuk jalan.


" Di waktu yang sama di Ruang Meeting Hansel Menatap dingin Para petinggi perusahaan dan yang di tatap hanya bisa meremas ujung jass-nya erat-erat mereka semua di ujung tanduk sekarang, sang Pimpinan akan memecat mereka tanpa ampun.


" Kalian semua bereskan meja kerja kalian dan pergi dari perusahaanku segera,!! Kalian aku peec......


Brakkkkk suara pintu di buka dengan kasar


"Sayang apa yang sedang kau lakukan?! Teriak Jesslyn, yang memotong Ucapan Hansel.


Jesslyn terkejut melihat ada banyak orang di ruangan itu, Jesslyn melihat ke arah Jack dan jack terlihat menghindari tatapanya," Shiiii*** Jack Awas kau ya!!!! Umpat Jesslyn dalam hati


" Baby kau datang,? Dan kau manggilku apa tadi coba ulangi," Ucap Hansel berjalan mendekati Jesslyn


" Tidak, aku tadi memanggilmu Hansel iya Hansel," elak Jesslyn


Hansel memicingkan matanya " Baby kau harus di hukum," Bisik Hansel di telinga Jesslyn serasa memeluk tubuh Jesslyn


Deg....deg..


Hembusan nafas Hansel di telinganya membut Jesslyn meremang.


" Hansel apa yang sedang kau lakukan? Ada banyak orang yang melihat kita," Ucap Jesslyn


Benar saja para penghuni ruangan itu tengah menatap bengong kearah Hansel dan Jesslyn.


Mendengar hal iti Hansel langsung menatap mereka dengan dingin.


" Cepat Pergi dari sini Sebelum aku benar-benar memecat kalian semua!!! Bentak Hansel


Mereka semua langsung tersadar dan menggela nafas lega karena tak jadi di pecat, Dengan perasaan lega dan senang mereka keluar dari ruangan itu meninggalkan Presedir dan gadis cantik yang tidak langsung adalah penyelamat bagi mereka semua ..


Jack terseyum puas karena berhasil dengan rencananya..


Jimmy dan Jack juga segera keluar ruangan itu.


" Jack apa yang terjadi," Tanya Jimmy


Kemudian Jack menceritakan semua sandiwara-nya tanpa di tutup-tutupi kepada Jimmy.


Jimmy mengangguk," Tumben rencanamu berhasil, itu sangat bagus brother," Jawab Jimmy serasa mengajak toss ala laki-laki pada Jack


" Hemm Siapa dulu JACK." Ucap Jack sambil menepuk dadanya bangga


Mereka berdua menghela nafas lega dan menuju ruangan kerjanya, karena sudah tak perlu merasa khawatir pada Tuan Muda..


*


*


Thaks for Reading My Novel 🙏🙏🥰