
*
*
*
Setelah dua Minggu di sibukan untuk menyiapkan acara resepsi pernikahan Jesslyn dan Hansel, Kini Hari yang telah ditunggu-tunggu oleh keluarga Johnson dan Rodriguez akhirnya Tiba,.
Saat ini Jesslyn berada di kamar, Jesslyn sudah siap dengan gaun putih bak Seorang putri di temani Vanya Dan Jessica, Jesslyn Tampak Sangat Cantik Bahkan Vanya dan Jessica sampai terpesona dibuatnya.
" Kau benar-benar Sangat cantik Jess! Aku saja yang seorang perempuan sangat terpesona kepadamu tidak Heran jika Hansel begitu tergila-gila padamu," Ucap Jessica.
Jesslyn tampak sangat malu mendapatkan pujian dari Jessica.
" Itu karena gaun pengantin yang kau buat kak," Jawab Jesslyn dengan Malu.
" Yang dikatakan Kak Ica benar Jess kau memang Cantik, Gaun itu Cantik tapi kau lebih cantik, Jika aku tidak sedang tergila-gila dengan Jimmy mungkin aku juga akan menikahimu," Celetuk Vanya.
" Kau Gila ya?! Yang benar saja kita ini sama-sama perempuan!" Ucap Jesslyn.
" Bercanda buk! Gitu aja ngegas Lagian Hatiku sudah jatuh, sejatuh jatuhnya pada My Jimmy," Ucap Vanya mendongak keatas sembari menangkup tanganya didada membayangkan wajah Jimmy.
" Dasar Bucin!" Cibir Jesslyn dan Jessica.
" Habisnya Jimmy sangat Hot dan Ganteng Banget bikin adek gak kuat!" Jawab Vanya senyum-senyum sendiri.
Jessica dan Jesslyn hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat tingkah Vanya yang seperti itu mereka sangat tahu seberapa tergila-gila Vanya pada Jimmy dan Wanita itu lebih agresif dalam hubungan ini karena Jimmy memiliki kepribadian yang sangat datar.
Beberapa saat kemudian Hansel menghampiri kamar dimana ada Jesslyn didalamnya, Hansel Terlihat berlipat-Lipat lebih tampan malam ini, Hansel melihat Jesslyn yang tengah mengobrol dengan Vanya dan Jessica, Vanya yqng melihat kedatangan Hansel pun mengajak Jessica untuk keluar kamar untuk memberikan ruang pasangan itu, tapi sebelum keluar Vanya tampak Mengatakan sesuatu pada pasangan itu.
" Jess nanti kalau sudah waktunya lempar bunga tolong lempar ke arahku ya aku akan berdiri di barisan terdepan! Ingat lempar kearah ku!" Ucap Vanya yang sangat ingin mendapatkan bunga pengantin.
Jesslyn Hanya mengangkat jempolnya sebagai Jawaban.
" Sepertinya kau sudah kebelet ingin menikahi Jimmy ya?" Celetuk Hansel.
" Sangat Tuan bahkan aku sangat ingin membawanya Ke kantor sipil saat ini juga!" Jawab Vanya Cepat tanpa malu-malu.
" Ahh Kasian sekali kau! Si Jimmy itu memang sangat lelet dan tidak peka!" Ucap Hansel.
" Ya anda benar, tapi tidak masalah karena saya akan bertindak lebih agresif lagi!" Jawab Vanya penuh tekat.
Hansel hanya manggut-manggut menanggapi Ucapan Vanya yang terkesan blak-blakan itu kemudian Vanya dan Jessica menuju area pesta Dimana para tamu dari kalangan atas yang sudah berkumpul.
Hansel menatap Jesslyn dengan pandangan penuh cinta, hatinya slalu berdebar kencang saat berdekatan dengan Istrinya ini, sungguh Jesslyn telah membuat Hansel jatuh cinta berulang kali.
" So Beautiful! Kau cantik sangat cantik rasanya aku tak ingin para tamu melihat kecantikan dirimu Baby,!" Ucap Hansel.
" Mana bisa begitu! Kan kau sendiri yang ngotot ingin menggelar resepsi meriah!" Cibir Jesslyn.
" Iya sekarang aku berubah pikiran! Aku tak Rela jika kecantikan mu dinikmati oleh pria lain! Aku akan menyuruh Jack membatalkan pestanya!" Ucap Hansel.
Jesslyn membolakan matanya mendengar perkataan Hansel yang seenaknya, Bahkan acara akan segera dimulai bagaimana bisa Tuan Muda Arogant ini membatalkan pesta yang menghabiskan biaya fantastis ini.
" Kau mau mati ya! Jika kau terus bertindak semaumu jangan harap kau bisa tidur dalam satu ranjang lagi denganku!" Bentak Jesslyn Kesal yang membuat nyali Hansel langsung ciut,
.Sungguh, Ceo kejam yang ditampilkan diluar tidak ada saat di hadapan istri tercintanya yang ada Hanyalah Hansel yang seperti anak anjing yang penurut.
" Sa-sayang? Maaf, baiklah kita akan tetap melanjutkan acara ini, jadi cabut kata-kata mu barusan aku tidak bisa tidur jika tak memelukmu!" Rengek Hansel dengan panik.
Mana bisa Hansel membiarkan hal itu terjadi, dirinya sudah enam tahun berpisah dengan Jesslyn dan sekarang ingin pisah ranjang? Jangan harap itu akan terjadi karena Hansel hanya bisa tidur saat memeluk dan mencium aroma manis istrinya itu.
Jesslyn hanya mendengus sembari mencebikan bibirnya.
" Jangan gitu dong Baby, acara akan segera dimulai jadi kau harus tersenyum di hari bahagia kita hemm?" Bujuk Hansel.
Jesslyn menampilkan senyum paksanya kearah Hansel.
" Yang ikhlas dong masak kaku gitu senyumnya," pinta Hansel sembari menarik bibir Jesslyn agar terseyum.
Jesslyn yang melihat tingkah Hansel yang seperti ini tak bisa lama dengan aksi ngambeknya dan Tanpa sadar sebuah senyuman terbit di wajahnya.
*
Acara pun dimulai seorang MC membuka pesta dengan sangat profesional dan mempersilahkan mempelai untuk naik ke altar pernikahan, para tamu undangan sangat terkagum dengan kecantikan dan ketampanan pasangan itu sungguh pasangan yang sangat serasi.
Setelah mengucapkan Janji suci sehidup semati yang dibimbing pendeta dengan di saksikan para tamu undangan, Akhirnya Hansel dan Jesslyn telah menjadi pasangan sah baik Negara dan agama.
Tidak Lama kemudian muncullah sikembar dengan membawa sepasang cincin untuk Mommy dan Daddy-nya, Lio mengenakan Setelan yang sama seperti sang Daddy dan Fio mengenakan Gaun Princess berwarna putih kedua bocah itu terlihat sangat menggemaskan dan membuat para tamu Sekali lagi merasa terpesona.
Jesslyn dan Hansel terseyum kearah kedua anaknya yang saat ini tengah menyerahkan cicin kearahnya.
" Thank you baby," Ucap Hansel dan Jesslyn pada si kembar.
" Celamat Mom Dad! Cemoga kita celalu bahagia!" Ucap Lio dan Fio dengan senyum di wajahnya.
Cup. Cup.
Jesslyn dan Hansel mencium kedua anaknya dengan sayang yang membuat para tamu undangan terharu sekaligus iri dengan keharmonisan pasangan itu.
Para tamu itu sangat kagum dengan Hansel, Walaupun terpisah Sangat lama dengan Istrinya tapi tak membuat rasa cinta Hansel berkurang pada istri dan anaknya, bahkan Hansel Terlihat sangatlah bucin dan memanjakan istri dam anaknya. Sungguh beruntungnya seorang Jesslyn Johnson.
Hansel menyematkan Cincin bertabur berlian itu di jari manis Jesslyn begitupun Sebaliknya setelah selesai memasang cincin di jari manis masing-masing. Kemudian sang MC menyuruh pasangan itu untuk berciuman di depan para tamu undangan.
Hansel menatap dalam Jesslyn yang sedang tersenyum kearahnya.
" I love you my wife" Ucap Hansel.
Cup..
Hansel melabuhkan bibirnya di bibir Jesslyn dengan lembut.
" I Love You Too My Perfect Husband" Jawab Jesslyn setelah mereka melepaskan Ciumannya.
Prok...prok...prokk...
Tepuk tangan para tamu undangan memenuhi gedung megah itu.
Dan inilah saatnya moment yang paling ditunggu oleh para tamu yang masih lajang yaitu Lempar Bunga pengantin.
Para Tamu undangan dengan cepat mencari tempat yang pas untuk menangkap bunga saat sang pengantin Melemparnya, Begitupun dengan Vanya yang begitu antusias dan berada di tempat paling depan dengan tekat mendapatkan bunga itu.
" Jess Sebelah Sini please!" Teriak Vanya yang mendapatkan angakatan Jari Jempol dan senyuman dari Jesslyn.
" Satu.. Dua...tiga... Lemparr!!!
Jesslyn melempar bunganya setelah memastikan arah lemparannya mengarah kearah Sahabatnya.
Vanya dengan semangat melompat agak tinggi untuk mendapatkan bunga yang diinginkan nya.
Dan. Grebbbb....
Akhirnya Vanya berhasil mendapatkan bunga itu bahkan para perempuan yang saat itu juga tengah berebut untuk mendapatkan bunga itu cukup terkejut dengan Vanya yang begitu gigih bahkan sampai melompat tinggi untuk mendapatkan bunga itu.
" Jess aku mendapatkan-nya!" Teriak Vanya sembari mengangkat Bunga di tangannya sambil tersenyum.
Jimmy yang melihat tingkah Kekasihnya hanya bisa menutup wajahnya yang memerah.
" Jimm wanitamu sungguh bar-bar sekali" Ucap Jack sambil terkekeh.
Sedangkan Jessica beserta keluarga Johnson dan Rodriguez hanya tertawa melihat tingkah sahabat baik Jesslyn itu.
Vanya Menoleh kearah Jimmy dan Jack beserta keluarga besar Jesslyn yang sedang melihat aksinya itu, Vanya sedikit malu menyadari jika tingkahnya yang terkesan bar-bar itu dan terseyum kikuk.
*
*
*
*