First Sight

First Sight
Part 52



*


*


* Warning 21+ Masih Edisi Belah Duren..


...INGAT 21+!!!!!!!!!!...


*


*


*


" Let's Play Baby, mari kita kehidangan Utamanya," Bisik Hansel dan mengecup dahi Jesslyn .


Jesslyn yang sudah dipenuhi oleh birahipun hanya pasrah mengikuti kemauan suaminya itu.


Hansel dengan perlahan mengarahkan Juniornya ke arah milik Jesslyn.


" Sayang wait!!" Teriak Jesslyn Menahan dada sang suami saat Hansel akan memasukinya.


Hansel menghentikan kegiatannya dan memandang Jesslyn dengan bingung, Kenapa Istrinya tiba-tiba menghentikan-nya Padahal tinggal sedikit lagi Juniornya akan masuk ke sarangnya.


" Why? Ada apa Baby?" Tanya Hansel


" Sayang punyamu terlalu besar itu pasti sakit" Ucap Jesslyn sembari melihat kebawah perut Hansel dengan takut-takut.


Hansel terseyum Smirk penuh arti dan berbisik di telinga Jesslyn.


" Justru nanti kau akan keenakan Baby, Rileks sakitnya Hanya sebentarr setelah itu hanya ada kenikmatan yang kau rasakan" Ucap Hansel.


Jesslyn mengangguk seakan terhipnotis oleh kata-kata Hansel.


" Lakukan dengan lembut!" Pinta Jesslyn.


" Of Course Baby" Jawab Hansel dengan lembut.


Hansel dengan perlahan mulai mendorong Juniornya memasuki milik Jesslyn dengan hati-hati seakan takut akan menyakiti istrinya.


" Babyyy kenapa sulit sekalii?" Ucap Hansel parau serasa mendorong lebih kuat agar segera mencetak gol.


Dan beberapa saat kemudian terdengar Jeritan kesakitan Jesslyn bersamaan dengan ******* Hansel yang merasakan Hal yang luar biasa.


" Ahhh" Desah Hansel sembari mengadahkan kepalanya keatas merasakan kehangatan dan sempitnya di bawah sana ketika miliknya sudah tertanam sempurna.


" Hanselll ini sangat sakitttt arghh!" Teriak Jesslyn tanganya mencakar punggung Hansel untuk menyalurkan betapa sakit yang dia rasakan di bawah sana..


" I know Baby! Tahan sebentar lagi, Aku janji habis ini tak akan sakit lagi," Bisik Hansel serasa mengusap air mata Istrinya.


Hansel pun sebenarnya juga merasakan sakit di punggungnya akibat Cakaran ganas Jesslyn tapi menurut-nya itu tak sebanding dengan sakit yang di rasakan istrinya.


Hansel dengan perlahan mulai menggerakkan pinggulnya sembari melihat wajah istrinya yang masih sedikit menahan sakit, dan Lama kelamaan rintihan Jesslyn berubah menjadi dessahan saat rasa sakit yang ia rasakan tadi berubah menjadi rasa nikmat yang tak pernah dirinya rasakan sebelumnya.


" Ahhh Hansel Fasterr Please ahhh sayang" Desah Jesslyn ingin Hansel bergerak Cepat.


" Yeahh Baby,. Ahhh aku tak menyangka jika bercinta senikmat ini! Sayang kau sangat sempitttt ahhhh" Ucap Hansel serasa memompa semakin cepat.


Hansel membalikkan tubuh Jesslyn hingga posisi Jesslyn membelakangi-nya Kemudian Hansel memasuki dari belakang yang membuat Jesslyn kian mende-sahkan namanya berkali-kali' Satu tangan Hansel memeluk perut Jesslyn dan satunya lagi bermain di dada Jesslyn sembari menggerakkan tubuhnya dengan cepat.


" Yeahh baby! Ohh godd .... You drive me crazy with your body Baby" Ucap Hansel


Hansel membalikkan tubuh Jesslyn dan merebahkan di ranjang, Satu kaki Jesslyn di letakkan di bahunya Mereka melanjutkan penyatuan dengan gaya seperti itu hingga beberapa saat kemudian...


" Ahhh sayangg akuuu mauu...ahhh Hansell" Teriak Jesslyn tak jelas.


" Yess baby! Yeahh kita lakukan bersama sayangghh" Ucap Hansel mempercepat gerakan pinggulnya hingga.


" Ahhhhh" desah keduanya saat mencapai apa yang mereka inginkan.


Tubuh Hansel langsung ambruk di atas tubuh Jesslyn, Nafas keduanya memburu akibat percintaan gila yang baru mereka lakukan.


" Thank you sayang untuk semuanya" Ucap Hansel mengecup kening Jesslyn.


Jesslyn hanya tersenyum dengan mata yang masih terpejam sembari terengah-engah..


" Sayang Menyingkirlah dari atas tubuhku kau sangat berat" Rengek Jesslyn.


Hansel Terkekeh dan segera beranjak berbaring di sebelah Jesslyn menarik Selimut untuk menutupi tubuh pooos Jesslyn dan dirinya.


Hansel memeluk tubuh lelah istrinya dan membiarkan istri tercintanya itu tertidur.


" I Love You sayang dan Terima kasih telah memilihku" Bisik Hansel mengecup bibir Jesslyn sekilas dan menyusul Jesslyn Ke alam mimpi.


*


*


Keesokan paginya Jesslyn bangun sangat kesiangan yang benar saja jam sudah menunjukkan Pukul 10;00 dilihatnya Hansel yang masih telelap di sampingnya.


" Ck ku pikir suamiku ini tak punya lelah dilihat bagaimana semalam di menggemburku tanpa ampun," Cibir Jesslyn dalam hati.


" Sayang bangun!" Ucap Jesslyn sembari menggoyangkan tubuh Hansel.


Hansel mengeliat dan membuka matanya dengan perlahan.


" Good morning baby?" Ucap Hansel memberikan senyuman termanisnya untuk Jesslyn.


" Ini udah siang Hansel!! Aku malu sama Mom Mirna masak jam 10 baru bangun!" Ucap Jesslyn mencebik.


" It's Okey Baby. Mom dan Dad lagi keluar negeri ada kerjaan yang harus mereka urus" Ucap Hansel memeluk Jesslyn.


" Apa kenapa kau tak memberitahuku?" Ucap Jesslyn


" Mereka berangkat pagi sekali saat kau sedang tertidur aku tak tega membangunkan mu sayang," Jawab Hansel


" Ishhh ini semua karena ulahmu! Sekarang gendong aku ke kamar mandi seperti yang di Novel-novel itu!" Titah Jesslyn.


" Tentu Baby ini semua salahku jadi aku akan menggendongmu ke kamar mandi" Ucap Hansel.


Hansel dengan sigap mengangkat tubuh polos Jesslyn dengan ringan dan membawanya ke kamar mandi.


Mereka berdua mandi bersama tanpa mengulangi adegan seperti semalam Karena Hansel tak tega melihat Jesslyn yang sangat kelelahan dan masih mengeluh sakit di area pangkal pahanya itu...


*


*