First Sight

First Sight
Part 74



*


*


Vanya Menoleh kearah Jimmy dan Jack beserta keluarga besar Jesslyn yang sedang melihat aksinya itu, Vanya sedikit malu menyadari jika tingkahnya yang terkesan bar-bar itu dan terseyum kikuk.


Vanya dengan perlahan berjalan menghampiri Jimmy yang saat ini tengah menutup wajah tampannya menggunakan kedua tangan besarnya.


Vanya berlutut di depan Jimmy dengan satu lutut nya yang menyentuh lantai dan mengeluarkan sebuah kotak kecil berbentuk hati sembari menatap Jimmy yang terkejut atas apa yang Vanya Lakukan.


" Jimmy Smith Maukah kau menjadi Suamiku dan menjadi ayah anak-anak ku Kelak!" Ucap Vanya dengan lantangnya.


" Terima! Terima !


Teriak para tamu undangan yang melihat adegan dimana seorang wanita dengan beraninya melamar seorang pria.


" Say yess!!" Teriak Jesslyn dan Jessica Secara bersamaan.


Jimmy masih mematung di tempat seakan masih mencerna apa yang terjadi hingga Suara Vanya menyadarkan dari aksi terkejutnya itu.


" Sayang apa kau tak akan menjawab lamaran ku dan akan membiarkan diriku terus berlutut seperti ini?" Ucap Vanya.


" Vanya apa yang kau lakukan? Kau tidak seharusnya melakukan ini dan harusnya akulah yang melamarmu Terlebih dahulu!" Ucap Jimmy dengan wajah serius.


Vanya terseyum kearah Jimmy.


" Aku ingin melakukan ini dan Sekali lagi aku bertanya padamu apa kau mau menjadi suamiku Jimmy Smith?" Ucap Vanya.


" Say Yess!!!" Teriak Jesslyn menggema meneriaki Jimmy.


Jimmy terseyum dan menganguk mantap.


" Yes I will be your husband!" Ucap Jimmy.


" Oh My God!! So kau menerimaku!" Pekik Vanya yang langsung berdiri dari berlutut nya.


" Ya aku menerima pinangan mu!" Jawab Jimmy.


" Ahh akhirnya aku nikah juga! Jess, kak Icha Lihat aku akan menyusul kalian!" Teriak Vanya yang membuat Semua orang tertawa dan bertepuk tangan sebagai tanda selamat untuk Vanya Karena lamarannya berjalan dengan lancar.


" Selamat Vanya, dan kau jimmy jadi laki itu yang peka dong!" Ucap Jesslyn.


Jimmy hanya menggaruk tengkuknya yang tak gatal mendapat Cibiran dari nyonya mudanya.


" Saya akan berusaha yang terbaik nyonya Muda!" Jawab Jimmy.


" Tidak apa sayang, aku tetap Cinta sekalipun kau datar dan tidak peka!" Ucap Vanya Cepat sembari bergelandotan pada lengan kokoh Jimmy.


" Cih, dasar Wanita bucin tidak tahu malu!" Cibir Jesslyn


*


*


Saat ini Hansel dan Jesslyn sudah berada di kamar presidential suite, Setelah Sekian lama berdiri menjamu para tamu undangan dan Drama lamaran dadakan Vanya akhirnya pasangan lama rasa baru itu bisa merilekskan tubuh nya.


" Sayang? Tolong bantu aku menurunkan Resleting Gaunku!" Pinta Jesslyn yang saat ini tengah kesusahan menggapai resleting bi bagian punggung-nya.


Hansel Tanpa banyak kata dengan langkah cepat dan wajah yang berbinar menghampiri sang istri dan memeluknya dari belakang.


" Hey? Aku menyuruhmu membantuku bukan untuk memeluk ku!" Ucap Jesslyn saat Hansel bukannya melakukan apa yang dimintanya malah memeluk erat tubuhnya.


" Aku sangat merindukanmu baby!" Bisik Hansel Dan mencium leher jenjang Jesslyn.


"Ehmm H-Hansel biarkan aku mandi dulu okey?" Ucap Jesslyn menahan Geli karena ulah Hansel.


Bukanya menghentikan aksinya Hansel dengan sengaja malah menghisap dalam leher Jesslyn yang membuat Jesslyn mendesah.


" Ehhhmm Hansel Please! Biarkan aku membersihkan tubuhku dulu!" Lirih Jesslyn sembari menahan gejolak karena tangan Hansel sudah merambah je arah dadanya.


" Baby I Want You! Kita bercinta dulu aku sudah tak tahan rasanya, Junior ku sudah lama menganggur Babbbyyy!" Bisik Hansel tepat di telinga Jesslyn dengan suara Sexy-nya.


" Tapi sayan.... Ahhhhh!!!! Desah Jesslyn tak bisa melanjutkan kata-katanya karena tangan Hansel sudah mengeluarkan dua buah Jesslyn dari Gaunya karena gaun Jesslyn berbentuk V dan berdada rendah jadi memudahkan Hansel untuk menjamah buah kesayangan yang sudah lama tak di pegangnya.


" Baby aku sangat merindukanya, ahhh Sepertinya ini bertambah besar apa karena si kembar!" Bisik Hansel Sembari memainkan jarinya di area choco chips milik Jesslyn.


" Ahhhh. Mu-mungkin saja karena mereka meminum asiku!" Jawab Jesslyn disertai ******* Sexy-nya.


" Sekarang ini adala miliki ku seorang si kembar juga tak boleh menjamahnya lagi!" Ucap Hansel Egois Dan membalikkan tubuhnya Jesslyn menghadap kearahnya.


" Kau egois sekali kalo kita punya baby lagi aku juga harus menyusuinya Hansel!" Ucap Jesslyn mencebik.


" Si kembar saja sudah cukup! Awalnya aku ingin memiliki anak lagi tapi setelah kupikir-pikir aku masih ingin memanjakan si kembar karena aku tak ada dimasa bayinya dan selain itu aku tak Rela jika harus membagi dirimu apalagi membagi buah kesukaan ku !" Ucap Hansel.


" Dasar! Apa kau sadar apa yang kau katakan barusan?!" Tanya Jesslyn yang tak habis pikir karena Hansel Begitu tak masuk akal bahkan kepada anaknya sendiri.


" Ya aku sangat sadar baby! Oleh karena itu cukup memiliki si kembar disisi kita dan kau tak akan kubagi dengan anak lainnya!" Ucap Hansel dengan serius.


Jesslyn memijat pelipisnya yang terasa berdenyut, dirinya memang tak berniat hamil lagi karena memiliki si kembar saja sudah cukup, dan sangat repot apalagi dirinya yang selama ini merawat mereka sendirian tapi Jesslyn juga tak menyangka jika Hansel memiliki pemikiran yang terkesan egois Seperti ini.


*


*


...****** Sorry Telat Update dua hari ini pulang malam terus biasa kejar target 🤣 ehh salah banyak kerjaan maksudnya, sebagai gantinya aku akan Double up hari ini😅......