First Sight

First Sight
Part 18



*


*


*


Hansel masih mengelus rambut Jesslyn dengan lembut Jesslyn yang mendapat elusan dari Hansel merasa nyaman dan membuatnya merasakan kantuk di matanya,


" Kau mengantuk Baby,? Pergilah ke kamar dan istirahatlah." Ucap Hansel


" Kau juga punya kamar pribadi di kantor,?


"Tentu saja, terkadang aku juga istirahat di sana saat sudah kelelahan, ayo aku antar," Hansel menggandeng tangan Jesslyn dan membawanya ke kamar pribadinya.


" Di rak itu juga ada novel jika kau ingin membacanya," Ucap Hansel menunjuk rak yang penuh dengan berbagai buku yang tertata rapi.


"Kau pecinta novel Hansel,? Tanya Jesslyn


"Tentu saja tidak." Jawab Hansel


" Lalu kenapa kau membelinya dan menyimpan di rak kamarmu.?


"Itu ulah si Jack dia berpikir karena aku tak pernah berhubungan dengan wanita bahkan aku tak pernah mau di dekati wanita sebelum mengenal mu, jadi si Jack membeli novel novel Romantis untuk ku baca agar aku bisa belajar dan tertarik dengan wanita, tapi aku tak membacanya Bahkan aku tak pernah menyentuh novel itu," Jelas Hansel


"Berarti aku satu-satunya wanita yang pernah dekat denganmu selain Mommy mu,?" Tanya Jesslyn, "Ada rasa bangga dan bahagia di hati Jesslyn karena menjadi wanita pertama yang dekat dengan Hansel.


"Tentu saja, Bahkan Ciuman pertamaku kau yang mencurinya,?" Jawab Hansel sambil menggerakkan alisnya naik turun untuk menggoda Jesslyn


Blussshh,,, wajah Jesslyn langsung ngeblush mendengar perkataan sarkas dari Hansel..


"Itu bahkan tidak pantas kau sebut Ciuman,! Itu hanya sebuah kecupan singkat," Ucap Jesslyn Gelagapan


Hansel yag melihat wajah Jesslyn merah karena malu pun tambah merasa gemas dan ingin menggodanya lebih lama


Plukk,,, Jesslyn menepuk pelan bibir Hansel untuk menghentikan tingkah konyol pria itu.


"Kau mau apa bibirmu kau monyongkan begitu,?" Sentak Jesslyn


" Mau minta Ciuman yang benar,baby". Memangnya apalagi,? Jawab Hansel dengan tampang tanpa dosa


" Kau sana menjauh dariku!,. Kembalilah bekerja aku akan istirahat di kamarmu yang besar ini" Ucap Jesslyn sambil melengoskan wajahnya untuk menyembunyikan wajah merahnya dari Hansel


Hansel terkekeh lmutnya calon istriku ini," batin Hansel merasa gemas


"Tidak mau,! aku akan terus dekat denganmu bahkan kalau perlu seperti perangko yang takkan lepas," Jawab Hansel


Mata Jesslyn membola karena Ucapan Hansel." kau gila Hansel,! Selesaikan kerjaanmu sekarang atau aku akan pulang saat ini juga!," Ancam Jesslyn merasa risih karena sedari habis makan siang tadi Hansel terus menempel padanya dan meninggalkan semua berkas berkas yang menumpuk di meja kerjanya.


Hansel yang mendengar ancaman dari gadisya merasa kelabakan


" Jangan dong sayang, aku mau kau tetap di sini sampai aku selesai kerja, dan kamu tidak lupakan nanti akan ke rumah Mommyku,?" Ucap Hansel


"Tentu saja aku tidak lupa karena seorang Jesslyn slalu menepati janjinya, sudah sana kembalilah bekerja," Ucap Jesslyn sambil mendorong pelan Hansel


Cup


Hansel mengecup sekilas bibir Jesslyn dan segera berlari keluar kamar.


" Hansel kau benar-benar sangat menyebalkan!!," Teriak Jesslyn


" Itu Vitamin penyemangat kerjaku Baby,'! Teriak Hansel dari ambang pintu.


" Issh menyebalkan jika begini terus bisa- bisa jatuh cinta beneran aku," Ucap Jesslyn dalam hati sambil memegang dadanya yang berdebar.


Jesslyn berjalan ke arah rak buku dan mengambil salah satu novel ber-genre Romantis dan membacanya, Jesslyn begitu meresapi cerita itu hingga tertawa saat adegan lucu menangis saat sang tokoh utama di kucilkan keluarganya dan merasa baper saat adegan romantis tiba,, Jesslyn begitu menikmati acara membaca novelnya dan tak terasa Jesslyn pun tertidur di kamar besar itu, kamar yang membuatnya terasa nyaman karena aroma maskulin kas pria tampan yang menyandang gelar kekasihnya saat ini...