First Sight

First Sight
Part 81



*


*


*


Beberapa hari ini Hansel Dibuat bingung dan kelimpungan dengan sikap sang istri yang sangat berbeda bahkan setiap yang diinginkan Jesslyn harus segera di penuhi kalau tidak istrinya itu akan sangat marah dan berakhir menyuruhnya tidur diluar dan Hansel mau tidak mau harus menurutinya. Seperti semalam istrinya itu terbagun dan meminta sate di Tengah malam dan Hansel harus keliling kebeberapa tempat untuk mendapatkan permintaan Istrinya itu Dan untung saja masih ada penjual tapi kegembiraan Hansel sirna setelah Jesslyn mengatakan sudah tak menginginkan Sate dan malah menyuruhnya membuatkan nasi goreng.


Dengan Lemas Hansel membuat nasi goreng dengan kemampuan nya yang minim dan anehnya Jesslyn Sangat menyukai nasi goreng yang rasanya menurut Hansel sangat amprul adul bahkan Jesslyn tak mengijinkan saat Hansel ingin membuangnya, Sungguh aneh, Pasti ada yang tidak beres dengan istrinya ini tapi apa?.


Pagi ini Daren berkunjung ke Mansion Hansel karena Uncle dengan dua keponakan itu sangat Rindu si kembar dan ingin mengajaknya jalan-jalan apalagi hari weekend Seperti ini.


" Tumben kau pagi-pagi begini udah bertamu? Tanya Hansel.


" Kangen sikembar mau aku bawa keluar boleh kan adik ipar?


" Bikin sendiri aja biar punya yang made in Daren" Ucap Hansel di selingi tawa.


" Sialan kau!" Umpat Daren


" Ngomong-ngomong Dimana Jesslyn dan keponakan ku?" Tanya Daren.


Hansel menghela nafas kasar.


" Ada diatas Lagi ngurusin anak-anak baru mandi," Ucap Hansel.


" Tapi kenapa kau jadi gak Semangat gitu?" Tanya Daren Heran yang melihat wajah Hansel tiba-tiba terlihat lesu.


" Bro, Belakangan ini Jesslyn sangat aneh tak seperti biasanya aku sampai bingung dibuatnya," Ucap Hansel yang seakan curhat ke kakak iparnya.


" Maksudmu Jesslyn udah tak mencintaimu gitu?" Celetuk Daren.


" Aku tak ingin bercanda Daren!" Kesal Hansel.


" Okey-okey, Lantas aneh seperti apa yang kau maksud itu?


" Setiap apa yang dia mau harus dituruti saat itu juga terus terkadang lengket banget sama aku kadang gak mau lihat wajahku dan lebih parahnya lagi minta sate ditengah malam giliran udah dapet tu sate dianya malah gak mau dan malah nyuruh aku masakin nasi goreng." Jelas Hansel dengan semangat.


Daren nampak mencerna cerita Hansel dengan serius bahkan lipatan didahinya sampai terlihat karena begitu serius berfikir.


" Jangan-jangan Jesslyn Hamil Bro! Karena aku punya teman istrinya juga kayak gitu mintanya yang aneh-aneh dan setelah di cek teryata hamil dia!" Ucap Daren.


Tentu saja Hansel tak percaya karena Jesslyn sudah meminum pil Kb jadi mana mungkin istrinya itu Hamil.


" Itu gak mungkin Daren, Jesslyn minum pil kb!" Bantah Hansel yakin.


" Cek aja dulu Siapa tahu emang beneran Hamil karena kau terlalu ganas sampek tembus deh tu obat!" Ucap Daren asal.


Hansel menjadi kepikiran oleh perkataan Daren apa mungkin hal itu bisa terjadi padahal dirinya dan Jesslyn mencegah dengan pil KB. Tapi Lamunan Hansel tiba-tiba buyar karena teriakan Lio yang menangis sembari memanggilnya.


" Dad Tolong mom suddenly fainted in the room!" Teriak Lio dari atas tangga.


Hansel dan Daren yang mendengar teriakkan Lio segera berlari ke kamar, saat tiba di sana terlihat Jesslyn yang pingsan dengan Fio yang menangis disampingnya.


Hansel tanpa banyak kata langsung mengangkat tubuh Jesslyn dan membawanya kerumah sakit denga raut wajah yang sangat khawatir.


" Keponakan papi jangan nangis Mommy pasti baik-baik saja okey?" Ucap Daren menenangkan sikembar yang kian menangis setelah Sang daddy membawa Mommy pergi.


" Mom ndak akan tinggalin Lio kan papi?" Tanya Lio dengan menunduk bahunya bergetar menahan tangis.


Daren yang melihat itu segera menggendong kedua keponakannya dan mengikuti Mobil Hansel dari belakang.


" Hemm mom akan baik-baik saja jadi berhentilah menagis, Kita akan menyusul Mom dan Dad," Ucap Daren Lembut.


Sikembar nampak mengaguk sembari mengelap air mata di pipinya yang merah.


*


*


Sesampainya dirumah sakit Hansel dengan tergesa-gesa membopong Jesslyn sembari berteriak memanggil Dokter dan Perawat,.


Perawatan dan Dokter yang melihat bos besarnya sedang berteriak seperti orang gila Sembari membopong seorang wanita yang tak sadarkan diri langsung menghampiri dan menyuruh Meletakkan Jesslyn di blangkar dan membawanya keruang periksa.


Setelah sepuluh menit Hansel mondar mandir sampai membuat Daren dan dikembar pusing dibuatnya akhirnya Dokter yqng memeriksa Jesslyn Keluar.


" Gimana Keadaan Istri Saya Dok?" Tanya Hansel.


" Istri Anda baik-baik saja Tuan, Hanya Saja......


" Hanya Saya apa Cepat Katakan!"Bentak Hansel tak sabar.


Dokter itu sangat ketakutan karena Hansel yang mencengkram Jas Dokternya sembari menatapnya tajam..


" H-hanya Saja Jangan Membuat Nyonya Kecapekan itu akan berakibat Fatal pada Janin yang dikandungnya apalagi kandungan nya masih sangat muda Tuan." Jelas Dokter itu takut-takut.


Hansel termagu belum begitu mengerti Ucapan Dokter hingga perkataan Dokter Membuat Hansel sangat Shock.


" Selamat Istri Anda tengah Hamil 4 minggu Tuan!" Ucap Dokter dengan senyum Tulusnya.


" WHAT!!!!!


Brukkkk!!!!!


Hansel yang Shock mendengar kabar kehamilan Jesslyn langsung pingsan tak sadarkan diri.


Begitupun Daren dan dikembar yang Shock bukan karena mendengar kabar kehamilan Jesslyn melainkan karena Hansel yang pingsan dengan cara yang tak elit sama sekali. Itu Sungguh Memalukan bagi Hansel saat sudah sadar nanti melihat bagaimana Hansel yang mementingkan Image-nya.


*


*


*